𝟎𝟒♛

2.6K 223 53
                                        

"Tugas karangan bahasa inggris harap dikumpulkan Minggu depan, buatlah minimal 100 kata"

"Temanya tentang impian atau cita-cita kalian" Lanjut pak Noame

"Hmmmmmmmmmmmmm......."

"Sho, Upi, [Name] mau tanya, kalian kalo udah lulus sekolah, udah lulus kuliah, mau jadi apa?" Tanya Amu

"Aku? Kalau kau tanya aku, aku mau jadi selebgram~ biar banyak followers"

"Atau jadi kutubers bikin konten terus jadi terkenal~ dapet endorse, banyak duit, banyak followers~"

"Terus dapet sugar daddy~ ehe" Lanjut Upi senang

'Njir sugar daddy!!' Batin [Name] terkejut

"Hahaha" tawa Sho dengan nada mengejek

"OI?! LU KETAWA?! MAKSUD LU APA NGETAWAIN GUA?!" Teriak Upi tidak terima sambil menarik kerah seragam Sho

Sedangkan Amu dan [Name] hanya menonton dengan memakan popcorn juga roti

"Mau [Name]?" Tawar Amu yang dibalas gelengan oleh [Name]

"Ngga dulu mu aku makan ini aja" Tolak [Name] halus

Kembali ke Upi dan Sho

"COBA SINI KASIH TAU GUA IMPIAN LU APA?! BIAR BISA GW KETAWAIN!" Teriak Upi kepada Sho yang terlihat santai

"Impianku? Ngga ada" Ucap Sho santai sambil menjulurkan lidahnya

'Kecuali bisa bersama [Name] tanpa terganggu perbedaan' Batin Sho sambil melirik [Name] yang masih sibuk makan sambil menatap mereka berdua layaknya nonton TV

"Aku gak punya impian" Lanjut Sho lagi

"BOHONG! MANA ADA ORANG YANG GAK PUNYA IMPIAN!" Teriak Upi dan Amu tidak percaya

"Uh telinga ku" Ucap [Name] mengelus telinganya yang rasanya akan pecah

Sedangkan Sho sudah berbalik sambil menutup telinganya

"

Haha, bilang aja malu! Impianku lebih keren kan!" Ucap Upi memancing emosi Sho

"Pi.. jangan gitu ada hawa ngga enak tau" Bisik [Name] pada Upi

"Baiklah kalo kalian segitunya mau tau impianku, impianku adalah..."

Sho kembali menghadap mereka bertiga

"Tidak mati sendirian, aku akan jadi pilot atau masinis"

"Dan kalian berdua akan kuseret untuk duduk di kursi VIP, jadi kalian akan meledak bersamaku ha..ha..ha.." Lanjut Sho sambil menunjuk Upi dan Amu

Sedangkan yang ditunjuk sudah bersembunyi dibelakang [Name] yang kayak linglung sama keadaan

"Bercanda~" Ucap Sho tenang

"Dasar psikopat" Ucap Upi merinding

"Kan sudah kubilang aku nggak punya impian"

"Terus kenapa cuma aku sama Amu? [Name] juga ikut-ikutan loh!" Ucap Upi tidak terima

"Aku Ngapain njay?!" Sahut [Name] dengan nada kesal

"Dia aja linglung gitu kasian nanti tiba-tiba gak bernyawa kan kaget dia" Ucap Sho sambil melirik [Name] yang tampak kesal dengannya

"Lalu kamu [Name]?" Tanya Amu mengalihkan pembicaraan

"Entahlah~ aku ngga punya impian tapi aku pengen jadi entahlah mungkin.... [Cita-citamu]?" Ucap [Name] ragu

"Kamu sendiri gimana mu?"

"Nggak tau" Ucap Amu frustasi

"Aku belum menemukan impian masa depanku" Lanjut Amu murung

"Coba cari pekerjaan yang kamu mau" Saran Upi

"Ibuku sih pengennya aku jadi dokter" Ucap Amu

"Itukan mau ibumu kalau maunya kamu apa?" Kali ini [Name] yang bertanya

Sementara [Name] dan Upi memberi saran Sho diam-diam menancapkan apa ya kayak tusukan matahari(?) kerambut Upi dan menjepit jilbab [Name] dengan jepitan bergambar wajahnya

"Teuing ah!!!" Karena terlampau kesal Amu melempar kertas dan pulpennya kebelakang

Plok.

Sret.

Mengenai wajah Toro


"Amu, sampah mu, jangan dibuang sembarangan" Ucap Toro sambil memberikan kertas tadi pada Amu

"Oh Toro, sorry" Ucap Amu lalu mengambil kertas yang dikasih Toro

"Oh ya Toro, mau tanya dong" mata Amu tampak kembali berbinar

"Menurutmu! Pekerjaan yang cocok buatku apa?! Tanya amu dengan mata berbinar

Sedangkan dibalik Amu terlihat Upi sedang berusaha melepas tusukan matahari dari kepalanya

"KOK NGGA BISA LEPAS?!" Seru Upi kesal

"Makasih Sho, wajahmu lucu" Ucap [Name] sambil tersenyum senang

"Iya" Balas Sho yang sedikit tersipu

Sedangkan ekspresi Toro..

' Mana ku tau' Batin Toro lelah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

' Mana ku tau' Batin Toro lelah

"Harusnya kamu yang lebih tau soal itu kan" Ucap Toro pada Amu yang kembali murung

"nggak, aku gak tau" Jawab Amu frustasi

"Gimana caranya agar kita tau apa kemampuan kita? Apa kelebihan yang kita punya?" Lanjut Amu kesal

"Yhaa~ banyak belajar, banyak nyoba hal-hal baru, mungkin akan jadi lebih mudah kalau kamu tau passionmu apa" Nasehat Toro

"Teuing ah" balas Amu

"Kalau bingung mau jadi apa, mending jadi belahan jiwaku saja" Ucap Kiki yang tiba-tiba nongol

"Ki jangan mulai" Ucap [Name]


𝕋. 𝔹. ℂ
ℕ𝕠𝕥𝕖: 𝕧𝕠𝕥𝕞𝕖𝕟𝕥

𝐖𝐄𝐄!!! [𝐖𝐢𝐭𝐡 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐞𝐫]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang