𝟏𝟗♔

1.4K 132 7
                                        

◦•●◉✿ 𝑤𝑒𝑒[𝑤𝑖𝑡ℎ 𝑟𝑒𝑎𝑑𝑒𝑟]✿◉●•◦


Setelah tragedi coretpelukancoret Amu jatuh

Keadaan Amu

Sedangkan, keadaan Kiki dia masih salting di luar UKS

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sedangkan, keadaan Kiki dia masih salting di luar UKS

"Itu pacarnya kak Amu kenapa?" Tanya seorang murid pada Choi

Soalnya si Kiki mojok kayak setan biru

"Ga tau"

◦•●◉✿ 𝑤𝑒𝑒[𝑤𝑖𝑡ℎ 𝑟𝑒𝑎𝑑𝑒𝑟]✿◉●•◦

"He he he"

"He he he"

'Kejadian langka berhasil didokumentasikan' Batin Upi menatap ponselnya yang terdapat foto Amu dipeluk tadi

'Rasanya jadi pengen kubagiin ke yang lain, Tapi nanti pada salah paham'

'Sudahlah biar kusimpan sendiri aja'

'mau ku bagiin ke [Name] juga yang ada kepalaku dipukul, atau yang lebih parah hp ku dibuang' Batin Upi mengingat bahwa [Name] sangat protektif pada Amu

"Huft~"

'Kalo aku yang jatoh, pasti ga ada yang nangkep' Lanjut Upi masih sibuk dengan pikirannya

'Aku juga mau jadi favoritnya seseorang.....'

'Pengen punya pacar atau nggak ya kayak mereka berdua gitu juga gapapa' Batin Upi diakhir sambil menatap ketiga lelaki yang sedang adu otot lengan

[Name]? Tidur lagi ngantuk kayaknya

"Oi kalian" Panggil Upi pada ketiga Lelaki itu

"Diantara kalian"

"Gak ada gitu yang mau jadi pacarku?" Ucap Upi sambil berpose dan mengedipkan sebelah matanya

"Gak ah, pacarku lebih cantik" Tolak Lin

"Kamu bukan tipeku" Tolak Sho

"Maaf, aku nggak berminat"

Ouch-
Upi ditolak 3 Cowok Sekaligus

◦•●◉✿ 𝑤𝑒𝑒[𝑤𝑖𝑡ℎ 𝑟𝑒𝑎𝑑𝑒𝑟]✿◉●•◦


"Aku mah apa atuh.... Cuma remah rengginang" Ucap Upi yang belum pulang pada soang yang bernama Jeki (kalo gak salah)

"Honk" Balas Jeki yang mendengarkan curhatan Upi

Sedangkan Amu dan [Name] yang lagi nyari Upi

"Amu, itu Upi nggak sih?" Tanya [Name] menunjuk Upi

"Iya, dan dia ngerokok lagi..." Ucap Amu sendu

Kalo Upi merokok artinya dia sedang strees atau dalam masalah

"Kita samperin yuk [Na] siapa tau bisa ngehibur!" Ajak Amu yang membuat [Name] menatapnya

"Ayok!"

Mereka berdua menghampiri Upi yang belum sadar keberadaan mereka

"Oi katanya mau berhenti ngerokok" Ucap Amu disamping Upi sedangkan [Name] duduk sambil memangku Jeki

"Haha ini yang terakhir kok" Jawab Upi sambil tertawa hambar

"Gak mau pulang Pi?" Tanya [Name] sambil mengelus kepala Jeki

"Amu, [Name], Tukeran hidup yuk, kayaknya enak jadi kalian" Ucap Upi tiba-tiba yang membuat [Name] dan Amu menatapnya bingung

"Amu yang suka kamu banyak"

"[Name] juga selalu diratukan sama Sho"

"Gak kayak aku yang bahkan dianggap ga ada oleh siapapun itu" Celoteh Upi sambil tersenyum

Walaupun senyumnya itu terdapat luka

Upi mengeluarkan asap rokoknya lalu lanjut berbicara

"Iya kan? Ummi ku aja lebih bangga sama anak tetangga dari pada anaknya sendiri hahaha"

"Kalian tuh harusnya bersyukur [Na],Mu"

"Hidup kalian gak sesusah aku" Ucap Upi terus berceloteh tentang kisah hidupnya yang berbeda dengan mereka berdua

Dia tidak iri hanya merasa dunia sedikit tidak adil

' Andai kamu tau kenyataannya pi...' Batin [Name] sedih mendengar Ucapan Upi

ia merasa menjadi salah satu beban untuk Upi

"Shh... Shhh.... Shut up"

"Sudahi bacotmu kawan" Ucap Amu yang Tiba-tiba mencapit bibir Upi agar ia berhenti berbicara yang bukan-bukan dan akan membuat amarahnya memuncak

"Kami kesini bukan buat adu nasib sama kamu"

"Aku tau Kamu kalo lagi emosi bawaannya pengen maki-maki orang kan?" Ucap Amu yang memang disetujui [Name]

"Jadi ayo nginep dirumahnya Amu, Kita nonton film pelakor biar kamu bisa maki-maki sepuasnya!" Seru [Name] sambil berdiri dan tersenyum pada Upi

"Kok rumahku?" Tanya Amu saat mendengar rumahnya dijadikan tempat menginap

"Emang kamu mau jalan dari sini sampai rumahku? Kamu lupa rumahku diujung sana?" Tanya [Name] yang memang benar

Rumahnya [Name] kan diujung ya kali mereka jalan kaki kesana yang ada sampe malem

Apalagi [Name] mempunyai ibu yang......gila

Kalo kalian bingung gimana [Name] pulangnya jawabannya ia sering pulang naik bus atau bareng Sho, kalo Sho nya sempet

Tapi, hari ini ia berencana pulang bareng Amu urusan pulang? Tenang ada bang ijo yang siap mengantarkan asal ada uang

"Terharu ya? Jangan nangis heh" Ucap Amu saat melihat wajah Upi yang menahan tangis

"Aku gak nangis, aku gak terharu" Bohong Upi padahal dia sudah hampir menangis

Sedangkan [Name] dan Amu tertawa karena berhasil menghibur Upi

' Iya juga.. kenapa berlarut dalam kesedihan kalo punya temen kayak kalian..' Batin Upi sebelum tertawa bersama kedua temannya itu

Ya, mereka akan menjadi teman dalam suka maupun duka

𝕋.𝔹.ℂ
ℕ𝕠𝕥𝕖: 𝕛𝕒𝕟𝕝𝕦𝕡 𝕧𝕠𝕥𝕞𝕖𝕟𝕥

𝐖𝐄𝐄!!! [𝐖𝐢𝐭𝐡 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐞𝐫]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang