𝟑𝟐♟

1.2K 121 8
                                        


'Tolong aku'

◦•●◉✿ 𝑤𝑒𝑒[𝑤𝑖𝑡ℎ 𝑟𝑒𝑎𝑑𝑒𝑟] ✿◉●•◦

"АМU!!! [NAME]!!!"

"Oit???"

"Yee?"

"Gud mor-КІЕКККК!!!!"

Sapaan Amu dan [Name] terhenti saat seseorang tiba-tiba mencangkup pipi mereka

NGEK!

"AMU, [NAME] TOLONG AKU" pinta orang tersebut membuat Amu dan [Name] bertanya-tanya

"????"

"KAMWU UPWI?!" Kaget [Name]

"Wajahmu kenapa?" Tanya Amu dengan susah payah

"BANTU AKU! PLEASE!" Ucap orang itu lagi

"Aku.."

"WAJAHKU GAK BISA KEMBALI SEPERTI SEMULA!!!!" Histeris Upi memegangi wajahnya dan melepas tangannya dari [Name]

Duk

Ya, kakinya [Name] jadi agak sakit tentunya kan dia tadi diangkat Upi apalagi dia juga lebih pendek dari Upi pastinya pas mendarat agak ketekuk kakinya

"Aduh-WOAH SHINI-SFAK!"

[Name] kembali diangkat Upi bedanya ia beneran dicekik tapi syukurnya gak terlalu kuat

"HEEEEEEE?!!!! BISA GITU?!!!" Amu kaget apalagi sekarang dia dicekik

Syut!

"G'mornin guys-" Kiki terdiam menatap kejadian didepannya

Begitu pun Sho

"Iki, sho, tenang, jangan ngamuk ini mungkin kelihatan ambigu, tapi kami bisa jelasin" Ucap Amu panik saat melihat ekspresi yang tidak mengenakkan dari Kiki dan Sho

"Wajah cantikku hilang..." Gumam Upi pada dirinya sendiri

"Yang ini punyaku. Cari yang lain sana."

"Kau siapa pula?" Lanjut Kiki bertanya pada Upi sambil mengangkat Amu layaknya anak kucing

Sedangkan [Name] di peluk Sho

"Punyaku."

"ITU SI UPI!!!" Teriak Amu saat melihat Upi yang ingin menangis

"MASA KALIAN GAK KENAL SIH?!!" Sambung [Name] sambil memberontak dari pelukan Sho

"Hah? Itu Upi? Kok mukanya beda?" Bingung Kiki

"Dodol!"

Sedangkan Sho hanya diam dan tetap memeluk [Name] dasar cari kesempatan./ditampol Sho

'Mereka sampe ga kenal aq'

◦•●◉✿ 𝑤𝑒𝑒[𝑤𝑖𝑡ℎ 𝑟𝑒𝑎𝑑𝑒𝑟]✿◉●•◦

"Jadi kemarin malam aku terlalu serius memikirkan kejombloanku"

"Aku sampai menangis dan tertidur"

"Tapi begitu bangun wajahku sudah berubah menjadi tampan dan berani!"

"Ini tadi pagi udah digosok pake minyak jelantah sama ummi tapi, kegantengan ini cuma luntur sedikit"

"Bantu aku, aku ingin wajah cantikku kembali"

"KALAU TERNYATA AKU JADI GANTENG SELAMANYA GIMANA?! HUEEEEEE!"

Dan ya Upi menangis lagi membuat teman-temannya bingung harus berbuat apa

"Jadi penyebabnya Karena overthinking ya" Ucap Kiki menyimpulkan

"Pathetic" Ucap Sho datar lalu dicubit [Name] pelan

"Kasian tau" Bisik [Name] disamping Sho walau ya gitu agak jinjit sedikit

"KALAU GANTENG BEGINI NANTI MAKIN GA ADA COWOK YANG MAU SAMA AKU!!!!" Histeris Upi tidak berhenti menangis

"Dicoba dulu Pi" Saran Amu

"Iya, mumpung Enzo lagi diluar" Sambung [Name] menatap Enzo yang menyapanya diluar kelas

"Enzo, jadi bebeb aku mau ga?"

"Maaf, kamu terlalu tampan" Tolak Enzo

"Kan"

"Sabar ya Pi, sini foto dulu"




𝕋.𝔹.ℂ
ℕ𝕠𝕥𝕖: 𝕛𝕒𝕟𝕝𝕦𝕡 𝕧𝕠𝕥𝕞𝕖𝕟𝕥

𝙰𝚞𝚝𝚑𝚘𝚛 𝚗𝚘𝚝𝚎: 𝚊𝚗𝚗𝚢𝚎𝚘𝚗𝚐 𝚊𝚗𝚗𝚢𝚎𝚘𝚗𝚐~
𝙳𝚞𝚑 𝚖𝚊𝚊𝚏 𝚋𝚊𝚗𝚐𝚎𝚝 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚛𝚒𝚗 𝚐𝚊𝚔 𝚞𝚙 𝚊𝚞𝚝𝚑𝚘𝚛 𝚕𝚊𝚐𝚒 𝚐𝚊𝚕𝚊𝚞𝚒𝚗 𝚞𝚓𝚒𝚊𝚗 𝚓𝚊𝚍𝚒𝚗𝚢𝚊 𝚕𝚞𝚙𝚊 𝚑𝚎𝚑𝚎^^

𝙱𝚊𝚋𝚊𝚢𝚢𝚢𝚢𝚢 𝚜𝚎𝚎 𝚢𝚘𝚞 𝚗𝚎𝚡𝚝 𝚌𝚑𝚊𝚙𝚝𝚎𝚛 ᥫ᭡

𝐖𝐄𝐄!!! [𝐖𝐢𝐭𝐡 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐞𝐫]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang