Diubah menjadi kegiatan bersih-bersih area sekolah
Kelas kami mendapat bagian membersihkan taman
Wuushh
Amu dan Upi berputar-putar dengan kekuatan turbo membuat dedaunan disekitarnya terbang menjauh dari area mereka berputar
"Selesai pak! Sebelah sini dah bersih" Ucap Amu sambil memegangi kepalanya yang pusing
"Bagus, bagus, lanjut sebelah sana ya, tapi pake sapu aja" Balas pak Eko menunjuk 3 sapu yang dibawa [Name]
"Padahal udah dibantu nyari sapu malah muter-muter kayak angin topan, mampus kepala kalian pusing" Ucap [Name] kesal lalu memberikan Amu dan Upi sapu yang ia Carikan
"Hoek- izin ke kamar mandi pak, mau muntah"
Sedangkan ekspresi ketiga lelaki yang menonton..
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Makanya ga usah petakilan kalian" Ucap Pak Eko menasehati
"Ga usah digubris Pak, nanti juga sehat sendiri mereka" Ucap [Name] yang mulai menyapu dedaunan
Disisi para segan (setan ganteng)
"Ki pilihanmu bagus, tapi aneh" Ucap Toro dengan wajah datar mengingat kelakuan kedua bocah tadi
"Bukan aneh, tapi unik my weirdo" Balas Kiki bangga dengan Amu
"Stress"
"Kalian berdua sama-sama aneh jadi cocok" Lanjut Sho mengomentari Kiki yang berbangga diri
"Iya dong"
Disisi Amu yang masih agak pusing
"Kenapa Mu?" Tanya Vanilla yang juga membuat [Name] menatap Amu
"Kayaknya ada yang ngomongin aku deh" Jawab Amu memegangi leher belakangnya
Kemudian, Amu melirik ke arah Kiki, Kikinya tersenyum yang semakin membuat Amu curiga
"Ngomongin aku ya?" Tanya Amu dengan raut wajah yang tidak bersahabat
"Nggak"
"Gak salah lagi" Lanjut Kiki yang masih tersenyum
"Ada ya orang ghibah ngaku didepan orang yang dighibahin?" Gumam [Name] menatap bingung Kiki yang hampir dipukul Amu
'Oh iya, si Upi kemana ya? Jangan-jangan ke kantin lagi' Batin [Name] sebelum pergi mencari Upi
◦•●◉✿ 𝑤𝑒𝑒 [𝑤𝑖𝑡ℎ 𝑟𝑒𝑎𝑑𝑒𝑟]✿◉●•◦
"PAK UPI GA BANTU BERSIH-BERSIH MALAH MAKAN BASO!!" Teriak [Name] sambil berlari dari kejaran Upi
"ENGGAK PAK!! ITU GA BENER!!"
"Upi kamu bersihin toilet atas sekarang!" Ucap Pak Eko mengelus dadanya sabar
"TIDAKKKKK!!"
"AWAS LU [NAME]!!"
Sedangkan [Name] yang diteriaki hanya tertawa laknat