𝟐𝟑♗

1.3K 113 2
                                        


◦•●◉✿ 𝑤𝑒𝑒[𝑤𝑖𝑡ℎ 𝑟𝑒𝑎𝑑𝑒𝑟]✿◉●•◦

"Amu, Upi, [Name], kantin lagi ada diskon lho! Jajan yuk!" Ajak vanilla di siang bolong

Lebih tepatnya jam istirahat sih..

"Diskon?!/Gorengan diskon ga?" Ucap Upi dan Amu bersamaan sambil menatap Vanilla dengan mata berbinar-binar

[Name]? Biasa always ngebo:)

"Nggak sih tapi, Sandwich kesukaanmu iya" jawab Vanilla lalu mengajak mereka menyerbu diskonan

"[Name] bangun! Ikut nyerbu diskonan nggak nih?" Tanya Upi sambil menggoyang-goyangkan bahu [Name]

"G, dah Sono lu" Ucap [Name] memukul tangan Upi

"Kantin kami datang" Ucap  ketiga gadis itu bersamaan

◦•●◉✿ 𝑤𝑒𝑒[𝑤𝑖𝑡ℎ 𝑟𝑒𝑎𝑑𝑒𝑟]✿◉●•◦

"Bu saya-" Ucapan Amu tak didengar karena suaranya yang kecil

suasana kantin sangat Ramai dan berisik

"BU! BELI ROTI SENWICH TIGA!!!" Teriak Amu yang membuat orang-orang protes

"Anak TK minggir!" Sahut seseorang mendorong Amu kepinggir

"Astagfirullah setan!"

Sedangkan [Name] sedang dalam perjalanan ke kantin dengan anggota osis iya, dia lapor ke Umami

"[Na] pengeras suaranya mana?"

"Ini kak" Jawab [Name] senang

'Maaf teman-teman, sebagai seorang penggemar aku mau tidak mau harus mengkhianati kalian' Batin [Name] sok mengasihani

"Cek cek, kok gak bisa nyala sih?" Tanya ketos menatap wajah [Name] yang terlihat polos dan bingung

"Nyalain dulu pinter baru bisa nyala!" Ucap Mahesa kesal dengan kebodohan temannya itu

"Ku kira udah nyala hehe" cengir ketos itu membuat [Name] menepuk dahi

"Ekhem- Tes! Tes! Satu, dua, tiga"

"Pemberitahuan kepada seluruh siswa-siswi yang ada di kantin sekolah"

Kembali ke keadaan kantin

Keadaan yang semula berisik tiba-tiba sunyi saat mendengar suara keramat si ketua osis

"Kami akan memberikan instruksi agar situasi menjadi lebih tertib"

"Harap dengarkan baik-baik, karena hanya akan saya ucapkan satu kali"

Ketos itu menarik nafas sedangkan anggotanya+[Name] menyiapkan diri

"BUDAYAKAN ANTREEEEEEEE!!!!"

Tepat saat ketos berteriak para anggota osis+[Name] mulai menembakan kapur menggunakan senapan

Keadaan kembali berisik karena mereka berusaha menyelamatkan diri dari tembakan para anggota osis

"KYAAAAA!!!"

"GILA! INI SEKOLAH APA SIMULASI MILITER?!"

"MAAAAAAAKK!!!"

Sahutan demi sahutan terus terdengar, suara yang panik dan suara langkah kaki terburu-buru terus terdengar tapi, ditengah-tengah kepanikan itu...

"Akhirnya, setelah perjuangan panjang, aku berhasil dapet Sandwich diskon" Ucap Amu bangga dan belum menyadari keadaan disekitarnya

PSYUU!!!

Sebuah peluru kapur mengenai bungkusan sandwich Amu dan membuat isinya berjatuhan ke lantai

Kalo ini temannya film-film India mungkin wajah Amu yang penuh dengan kekecewaan sudah di zoom berkali-kali

"NOOOOO!!!" Teriak Amu kesal dan sedih

Sedangkan disisi si penembak

"Duh, kena Amu lagi bismillah moga aja dia ga tau" Gumam [Name] selaku pelaku yang menembak bungkusan Amu

'Padahal niatnya mau nembak bocah tengik yang ga jauh dari Amu tapi meleset sudahlah' Batin [Name] sebelum pergi menyusul anggota osis yang akan meninggalkan kantin


𝕋.𝔹.ℂ
ℕ𝕠𝕥𝕖: 𝕛𝕒𝕟𝕝𝕦𝕡 𝕧𝕠𝕥𝕞𝕖𝕟𝕥

𝙰𝚞𝚝𝚑𝚘𝚛 𝚗𝚘𝚝𝚎: 𝚊𝚗𝚗𝚢𝚎𝚘𝚗𝚐 𝚊𝚗𝚗𝚢𝚎𝚘𝚗𝚐!!
𝙸𝚗𝚒 𝚊𝚔𝚞 𝚞𝚙 𝟷 𝚌𝚑𝚊𝚙 𝚍𝚞𝚕𝚞 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚌𝚑𝚊𝚙 𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚞𝚝𝚗𝚢𝚊 𝚊𝚔𝚞 𝚞𝚙 𝚗𝚊𝚗𝚝𝚒 𝚖𝚊𝚕𝚎𝚖 𝚜𝚘𝚊𝚕𝚗𝚢𝚊 𝚋𝚒𝚊𝚛 𝚐𝚊 𝚙𝚊𝚜 𝚊𝚞𝚝𝚑𝚘𝚛 𝚋𝚊𝚌𝚊 𝚞𝚕𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚞𝚑 𝚐𝚊 𝚗𝚞𝚖𝚙𝚞𝚔 𝚍𝚞𝚊 𝚐𝚒𝚝𝚞 𝚖𝚊𝚕𝚎𝚜 𝚗𝚐𝚎 𝚙𝚞𝚋 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚜𝚒𝚑 𝚜𝚎𝚋𝚎𝚗𝚎𝚛𝚗𝚢𝚊:)

𝚂𝚎𝚔𝚒𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒 𝚓𝚞𝚖𝚙𝚊 𝚗𝚊𝚗𝚝𝚒 𝚖𝚊𝚕𝚎𝚖!!

𝐖𝐄𝐄!!! [𝐖𝐢𝐭𝐡 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐞𝐫]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang