bercerita

1.5K 87 3
                                        

"aku hanya ingin melihat mu tertawa"

     ___________*****___________
Aku akan selalu mengikuti mu kemana pun kamu berjalan.meski tidak dengan jarak dekat tapi aku pastikan kamu aman.
Aku tau kamu menerima kehadiran ku,meski bibir mu terus terkunci untuk berkata menerima ku tapi sikap mu pada ku.sudah membuktikan rasa itu untuk ku."

Setelah mengikuti segala kegiatan yang sudah di jadwalkan dari pihak idol.para kontestan idol diperbolehkan untuk istirahat di sela sela anak anak kontestan sedang duduk santai sambil saling berbincang dan becanda.paul datang mendekati Nabila yang sedang kumpul dengan Anggis,syarla dan Edo.
"Nabila",,Paul memangil Nabila dengan lembut..
"Iyah powl,ada apa..?"ucap Nabila pada Paul  pura pura tidak mengetahui maksud Paul mendekatinya padahal sebelum nya Paul sudah chat Nabila di wa.
"Boleh ikut aku sebentar,lagi istirahat kan,,"ucap Paul sebenernya tadi di chat Paul mengajak Nabila duduk di taman,untuk membeli kopi kesukaan mereka.
"Boleh bentar ya powl",,ucap Nabila pada Paul dan mereka benar benar berakting seperti tidak dekat..
"Dek bli pinjam Nabila nya bentar ya",,ucap Paul pada angis...
"Cie bli,jagain sahabat aku itu ya",,ucap anggis pada Paul,karena anggis sebenarnya tau kedekatan mereka apa lagi tengtang Paul yang sangat menyukai Nabila sahabatnya.
"Siap Dek,yok nab",,ucap Paul sambil melangkah menjauh dari mereka dan di ikuti oleh Nabila mengikuti langkah Paul berjalan menuju taman..
Di taman Paul dan Nabila duduk tadi mereka sebelum sampai ke taman sudah memesan kopi serta cemilian yang di pesan lewat gofod.
"Powl ada apa sih,kalo kita terus terus berdua kaya gini.semua bakalan tau kedekatan kita.."ucap Nabila sedikit kesal ke pada Paul karena semakin hari bukan nya makin berjarak tapi malah makin dekat,sampai Nabila pusing karena harus memikirkan alasan apa lagi buat ngejelasin ke teman temannya tengtang sikap Paul.
"Aku juga gak tau nab,,aku pengen terus deket kamu,pengen nyapa kamu setiap saat,pengen bercerita denger keluh kesah kamu,aku pengen kita kaya gitu meski aku tau itu gak bisa.."ucap Paul jujur semakin hari kini dia susah mengkontrol diri dia ..
"Iyah Paul aku ngerti,tapi kita tau sekarang ini kita baru mulai melangkah kompetisi.aku takut ini semua bakalan mengganggu aku dan kamu buat kita maju paul.apa lagi kalo nanti ketauan sama kru idol,boleh kita bersikap seperti biasanya Paul.."ucap Nabila menjelaskan panjang lebar..
"Iyah nab aku ngerti sekarang,dan aku bakalan berusaha buat menahan diri aku kalo itu yang kamu mau..",,ucap Paul sedikit sedih.
"Sorry Paul kamu jangan sedih gitu,aku gak ada niat buat menghindar tapi ini buat kita berdua Paul .."ucap Nabila berbicara sebaik mungkin agar Paul juga tidak sedih.
"Engga mana ada aku sedih",,ucap Paul mengelak namun Nabila melihat Paul sangat gemas biar pun kita tau Paul lebih dewasa usia nya tapi semakin Nabila mengenal Paul malah terlihat Paul lebih muda dari dia tingkah lakunya.
"Itu mata kamu merah",,ucap Nabila meledek Paul...
"Nda nda nda gak ada",,ucap Paul sambil senyum gemas..
"Iyah bayi",,ucap Nabila kembali meledek Paul dan itu membuat Paul tertawa khas nya...
"Iya nab",,ucap Paul singkat namun lembut
"Giman tadi latihannya cape,,?ucap Paul bertanya pada nabila..
"Engga terlalu cuman aku takut tampil nanti powl",,ucap Nabila bercerita kepada Paul.
"Kamu kan udah latihan sekeras itu masa masih takut aku yakin kamu bisa nab",,ucap Paul mengulur kan tangan nya memegang tangan Nabila yang ada di atas meja untuk memberi semangat..
"Iyah powl,tapi aku takut aku belum maksimal ngasih yang terbaik "keluh Nabila kepada Paul
"Nab kamu percaya aku kan,dengerin kata kata aku,kamu pasti bisa Nabila taqiyyah aku yakin akan hal itu",,ucap Paul dan Nabila mengangguk kepalanya dan menatap mata Paul sebentar ..
"Paul aku merasa beruntung banget kenal kamu di hidup aku,aku harap kamu sabar nunggu aku sampai aku siap buat semuanya",,batin Nabila sambil menatap Paul...
"Kenapa nab",,Paul ngeh Nabila menatapnya..
"Hah kenapa powl,,"Nabila malah bertanya balik,,
"Ko kamu tanya balik,nda nda ada papa..."ucap Paul kini yang memandang kagum kepada Nabila,,
"Nab kamu bisa ya secantik ini,dan berfikir dewasa melebihi seumuran kamu pada umumnya,gimana aku gak makin jatuh cinta sama kamu",,batin Paul masih dengan tangan menggenggam jari jari Nabila dan Nabila juga seakan tidak bergerak melepas nya...
"Paul,powl,powl halo",,ucap nabila sambil melambaikan tangan di depan wajah Paul..
"Eh Giman nab,maaf ngelamun aku hehehe",,ucap Paul mengelak bahwa sebenarnya dia sedang memandang wajah indah Nabila tapi tanpa sadar kelewatan...
"Ngelamun atau liatin aku",,ucap nabila dengan nada meledek..
"Kalo iya gimana",,ucap Paul jujur dan itu membuat Nabila salting dan berniat pergi dari hadapan Paul karena harus kembali dengan kegiatan mereka ...
"Ya gak papa itu hak kamu,tapi jangan kelewatan tar makin jatuh cinta",,ucap Nabila langsung lari pergi meninggalkan Paul...Nabila sudah sebaik mungkin agar tidak salting di hadapan Paul ...
"Nab,nab,Nabila taqiyyah ko ningalin aku, salting ya kamu,,"ucap Paul yang kini berjalan mengikuti Nabila karena langkah Paul itu besar sangat gampang buat Paul ngejar Nabila...
"Engga mana ada aku salting,biasa aja",,ucap Nabila gengsi banget kalo Nabila keliatan saltingnya padahal semua orang juga tau salting nya Nabila ketika di dekat Paul dan itu udah jadi rahasia umum",,
"Masa sih Nabila taqiyyah",,ucap Paul yang kini malah meledek Nabila ..
"Iyah powl,udah akh bentar lagi kita ketemu anak anak dan inget apa yang kita bicara in tadi di taman",,ucap Nabila berjalan mundur tapi pelan ...
"Siap Nabila taqiyyah demi calon masa depan aku tidak ganggu kamu waktu di saat kamu sama teman teman.."
"Powl udah",,ucap Nabila sambil memutarkan badan nya dan berlari meninggalkan Paul..
"Nab ingat aku benar tulus buat deket sama kamu seberapa waktu yang harus aku butuhkan buat nunggu kamu aku akan lakukan buat kamu",,batin Paul sambil berjalan masuk ke gedung MNC dan bersiap menyelesaikan segala latihan serta jadwal lain nya dia udah gak sabar buat pulang ke unit dan hanya di sana Paul dan Nabila bisa bebas tanpa takut ada yang melihat kedekatan mereka.*
Semua kontestan telah menyelesaikan segala tugasnya dan sore ini Paul dan Rony selesai lebih awal sedangkan ada salma dan Nabila yang belum selesai.paul dan Rony menunggu keduanya karena yang lain sudah pulang duluan.tapi mereka berdua kata kru sekalian aja pulang nya sama Salma dan Nabila.
"Ul gua perhatiin Ahir Ahir ini lu sering bareng si Nabila di taman",,ucap Rony penasaran.
"Ya terus apa masalahnya kalo gua sama Nabila di taman",,ucap Paul dengan nada seperti biasanya kalo sama temen nya ...
"Gak gua nanya aja Cok,santai napa",,ucap Rony karena aneh dengan nada bicara Paul padahal Rony nanya baik baik.
"Nda,ni gua santai",,ucap Paul langsung merubah raut wajahnya.
"Jangan jangan lu beneran suka nih sama si nab,gua kira dulu lu pas cerita candaan aja",,ucap Rony pada Paul,dan tanpa Paul jawab pun liat perubahan wajah Paul sudah menjawab segala pertanyaan.
"Buat apa gua bercanda,gua bener suka sama nabila,tapi dia gak bisa Nerima gua karena ada alasan yang gak bisa gua ceritain sama lu,"ucap Paul.
"Ya Gimana gua mau percaya lu suka sama dia gua liat tingkah lu sama yang lain sama malahan lu kaya lebih deket ke si nov,gua nyangkanya lu suka sama si nov malah.."ucap Rony memang benar adanya semua orang yang lain lihat pun pasti bakalan berpikir sama kaya Rony karena dilihat kedekatan Paul dan Novia yang hampir Dimana ada Novia pasti disitu ada Paul.
"Mana mungkin gua bisa suka sama dia,dia udah kaya kakak buat gua gak lebih",,ucap Paul kepada Rony jujur adanya,Paul dekat dengan Novia karena Novia yang selalu mengajari Paul tengtang musik dan dia juga belajar banyak dari Novia dan yang lain hanya saja mungkin karena mereka lawan jenis.jadi suka di salah pahami.
"Ya gua cuma bisa suport lu Paul,gua harap lu juga ngerti tujuan lu di sini apa",,ucap Rony karena takut Paul gak fokus tujuan awal dia di idol.
"Tenang Ron gua tau itu",,ucap Paul tiba tiba Salma dan Nabila datang menghampiri mereka ....
"Woyyy kalian lagi ngomong in apaan",,,ucap salma dengan nada tinggi dan mengagetkan kan Paul dan Rony..
"Ma lu ngomong bisa pelan dikit",,ucap Rony kepada Salma memang Rony dan salma belum begitu dekat tapi terkadang suka berbincang Salma lebih dekat ke Paul karena lewat Novia.
"Iya maaf Ron",,ucap salma kepada Rony
"Yaudah gais kru udah manggil mobil kita udah siap di depan.."ucap Nabila mengajak mereka pulang.
"Iyah nab ayo,,"ucap Paul kepada Nabila dan kini Nabila dan Paul berjalan duluan kedepan di ikuti Rony dan Salma ..*




Twilight in your eyes Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang