berjalan sendiri

756 66 8
                                        

Malam yang terasa begitu lama dan siang yang terasa singkat sungguh dunia ini terbalik sekarang,atau mungkin hanya aku yang merasakan nya.

Kadang rasa rindu itu datang begitu menyakitkan seakan hati ini tertusuk pisau yang sangat tajam.aku tak bisa berlari mau pun menolak.

Dia datang tanpa permisi seenaknya masuk lalu menyakiti seperti ingin membunuh dengan keji tidak ada yang bisa aku lakukan untuk menghindarinya.

Malam yang jahat untuk ku saat ini,air mataku masih terus saja mengalir di pipi nama dan wajah mu masih sangat jelas terbayang di kepala ku mengambil waktu tidurku yang damai menjadi begitu menakutkan.

Kini kamu begitu dingin kepada ku, seakan aku yang melakukan kesalahan pada mu, seakan aku yang menyakiti mu dan seakan aku yang meninggalkan mu.

Padahal aku dan kamu serta tuhan tau kamu yang ingin berhenti.kamu yang tidak ingin menggenggam tanganku lagi dan kamu yang melepaskannya secara sepihak.

Tapi kenapa sekarang sikap mu benar benar dingin padahal jika kamu memohon untuk kita kembali bisa saja aku menyetujuinya tapi aku hanya melihat kamu hanya terdiam melihat kepergian ku, tanpa ada langkah sedikit pun untuk mengejar saat itu.

Ternyata khayalan dan harapan ku terlalu tinggi untuk seorang seperti kamu, terimakasih untuk luka ini dan terimakasih ternyata cinta dan kecewa di satukan begitu menyenangkan.

Aku terus tertawa dengan kepalsuan dan ketika sendirian aku seperti orang gila yang terus menangisi seseorang yang menyakiti ku sendiri.

"Powl gimana kabar kamu disana??",,ucap suara lirih Nabila dengan pelan dan tetesan air mata berjalan bersamaan.

"Powl apa kamu hidup dengan baik disana?, apa kamu sama kaya aku terus bersedih dan menangis setiap malam",,nabila menarik nafas panjang rasa sakit di dadanya sungguh menyiksa.

"Powl bohong ketika aku bilang baik baik saja,aku juga sakit aku juga rindu!!",,ucap nabila sambil fokus memandang foto paul di samping tempat tidur nya.

Nabila mengambil foto itu dan memeluknya hal rutin yang selalu Nabila lakukan ketika akan tidur memeluk foto paul sambil meneteskan air mata dalam tidurnya.

Ternyata melupakan jauh lebih sulit di banding kan memulai mencintai mu.
............

"Sayang kamu kenapa sedih?",,,ucap paul sambil menggenggam tangan nabila dan menatapnya begitu dalam.

"Powl kamu disini!",,nabila kaget powl ada rumahnya dan mereka sedang duduk di ruang tv.

Nabila melihat kiri kanan ruang itu hanya ada mereka berdua dia menarik tubuh aro di pelukan erat seperti tidak ingin kehilangannya.

Namun hitungan menit mereka dalam keadaan yang berbeda,di tempat terakhir mereka bertemu sebagai kekasih dan itu juga tempat berakhirnya hubungan mereka berdua.

"Nab jawab aku!!",,aro membentak Nabila dan dengan pandangan mata tajam menahan amarah.

Nabila kaget mendengar bentakan yang keluar dari mulut paul itu hal yang pertama dan yang terakhir sebelum mereka berpisah.

Nabila seperti melihat reka adegan kejadian itu air matanya kembali jatuh membasahi pipinya.

"Apa powl sakit tangan aku!!lepasin",,suara nabila begitu terdengar sayu karena saat ini paul sedang memegang tangannya begitu kuat dan tanpa sadar menyakiti nabila.

"Kamu selingkuh dari aku!!,kamu gak cinta lagi sama aku!!",,ucap aro putus asa

"Aku udah bilang powl aku gak selingkuh dan aku cinta sama kamu kenapa kamu selalu mempertanyakan hal yang sama dan kamu udah tau jawabannya!",,ucap Nabila Memberanikan diri buat bicara lebih tinggi kepada powl

Twilight in your eyes Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang