Waktu terus berlalu semua berjalan seperti biasanya, mereka sampai saat ini tetap backstreet itu demi keamanan hubungan mereka tapi untuk keduanya tetap nyaman menjalani hubungan yang saat ini terjadi.
Waktu berjalan dengan cepat sudah tidak terasa mereka sudah berbulan bulan menjalani hubungan sebagai kekasih bahkan nabila masih gak nyangka dia bisa punya pacar secepat ini yang awal dulu dia gak niat pacaran bahkan gak tertarik sama sekali tapi sekarang seakan menikmatinya.
Mungkin karena kenyamanan yang paul berikan untuk nabila,dia tau cara menjaga nabila dan dia tau hubungan sehat bahkan orang tua sangat menyayangi paul dia sudah di anggap seperti anaknya sendiri.
Paul juga sudah gak sungkan untuk main sesuka hati ke rumah nabila entah untuk sarapan ataupun untuk bermain dengan adik nabila,karena adik bungsu nabila sangat dekat dengan paul.
Seperti halnya saat ini aro sedang asik main bersama gaza dan nabila sedang asik nonton drakor di kamarnya dia tidak menemani paul dan gaza yang sedang main karena di temani adik nabila yang lainnya.
"Bang powl dor dor dor!!,,ucap gaza pura pura menembak powl dan paul pura pura mati tertembak
"Aakkhhhh!!",,,ucap paul pura pura pingsan.
"Bang powl kalah cama nza",,, celoteh gaza sambil mendekati paul yang pura pura pingsan terdampar di lantai.
Tak lama nabila turun karena ini sudah jam 8 malam nabila pun turun buat nemuin paul karena paul sudah dari siang di rumahnya.
Dia habis nganterin nabila treatment rutin yang biasa keduanya lakukan atau pun kebalikan nabila yang nemenin paul ketika dia senggang tidak ada kesibukan.
Tapi yang belum terwujud itu nemenin buat paul main bola karena kesibukan nabila yang tidak selalu tepat di jadwal paul main.
"Gaza udah malem ini,ka powlnya mau pulang",,ucap nabila sambil mendekatkan kepada keduanya yang sedang asik
"Gak mau,mau main cama bang powl",,ucap gaza ngambek
"Besok main lagi kan biasa",,ucap nabila dan kini lirik gaza melihat paul dia seperti tidak ingin berhenti main sama powl
"Iyah abang mau pulang,besok pagi kan bang main kesini lagi yah",,ucap paul lembut sambil memegang kedua lengannya gaza
"Iyah boleh,tapi besok kalo nza bangun ka powl udah di cini yah",,ucap gaza lalu memeluk powl
"Iyah gazaa"ucap powl kepada gaza lalu gaza dia naik ke atas mau mengganti bajunya dengan baju tidur.
"Be udah mau pulang beneran",,ucap nabila karena tadi nabila bilang gitu biar gaza naik ke kamarnya sama kakaknya yang lain.
"Kan udah malem sayang",,ucap paul kepada nabila jujur saja nabila tau besok adalah ulang tahunnya paul tapi dia pura pura bersikap biasa saja.
Meski paul udah mengkode dari tadi siang tapi dia pura pura cuek dan jujur saja dia udah siapin suprise buat paul besok pagi.
"Iyah sih udah malem ini,",,ucap nabila sambil melirik jam dinding
"Sayang kamu gak inget sesuatu gitu",,ucap powl mengkode nabila
"Inget apa be??",,ucap nabila berakting pura pura tidak ingat
"Ndak ndak adak",,,ucap paul kini dia duduk di kursi yang awalnya ngemper duduk di lantai
"Owhh gitu yaudah",,ucap nabila pura cuek
"Masa kamu gak inget sayang besok hari apa??",,batin paul berbicara sendiri karena nabila seperti seakan besok tidak tau hari ulang tahunnya
KAMU SEDANG MEMBACA
Twilight in your eyes
FanfictionGua orang yang gak percaya namanya cinta pandangan pertama tapi kata itu berubah setelah kenal bocil pendek yang merubah hidup dan cara pandang terhadap dunia-, Nyoman Paul aro hidup aku terlalu lurus untuk masalah yang rumit namun setelah kenal dia...
