BAB 12

29.2K 1.2K 7
                                        

BAB 12
KECELAKAAN

Jarum jam hampir menunjukkan pukul 12

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jarum jam hampir menunjukkan pukul 12.50 WITA ketika sebuah mobil berwarna putih memasuki halaman rumah keluarga Atmaja. Setelah menempuh perjalanan panjang dari vila, Yohan dan Jean akhirnya tiba di rumah.

Begitu mobil berhenti, Jean menjadi orang pertama yang turun. Langkahnya terlihat sedikit gontai ketika memasuki rumah, sementara Yohan berjalan di belakangnya sambil membawa dua tas berisi barang-barang mereka.

"Tumben sepi banget. Yang lain ke mana?" Jean mengernyit saat menyadari suasana rumah terasa begitu sunyi.,

Tanpa sengaja, Jean berpapasan dengan Ayla yang sedang membersihkan meja di ruang keluarga.

"Sepi banget, Ayla," ucap Jean sambil mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan. "Mama, Papa, Kak Zehan, sama Kak Zidan ke mana?"

Sebelum menjawab, Ayla sempat melirik ke arah Yohan yang sedang menaiki tangga menuju lantai dua.

"Tuan Nathaniel, Nyonya Rosa, dan Tuan Zehan sedang menghadiri pertemuan penting di perusahaan, Nona. Katanya kemungkinan baru pulang malam nanti," jelas Ayla sopan. "Kalau Tuan Zidan, dari tadi ada di kamarnya."

"Ohh begitu, ya." Jean mengangguk pelan. Pantas saja rumah terasa begitu sunyi.

"Ya udah, La. Aku ke atas dulu, ya, mau istirahat. Capek banget soalnya."

"Oke, Jean. Silahkan."

Tanpa menunggu lebih lama, Jean mulai menaiki anak tangga menuju lantai dua. Langkahnya terasa semakin lambat karena rasa kantuk yang mulai menyerangnya. Yang ada di pikirannya saat ini hanyalah mandi air hangat, lalu tidur sepuasnya.

°°°°°

Klek!

Jean mengerjapkan matanya beberapa kali ketika samar-samar mendengar suara pintu kamarnya dibuka, lalu kembali ditutup dengan pelan.

Dengan pandangan yang masih buram, ia mengangkat kepalanya sedikit dari bantal. Keningnya berkerut kebingungan, mencoba memastikan apakah suara itu hanya bagian dari mimpinya atau memang ada seseorang yang sempat masuk ke kamarnya. Namun, saat menoleh ke sekeliling, kamar itu sudah kembali sunyi.

Jean mengembuskan napas pelan sebelum melirik jam dinding yang menunjukkan pukul 19.20 WITA.

"Aww, kepala aku sakit banget kayak mau pecah," gumam Jean sambil memegangi kepalanya yang terasa begitu berat.

Dengan langkah yang masih sedikit sempoyongan, ia turun dari ranjang dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

Beberapa menit kemudian, Jean sudah duduk seorang diri di ruang makan.

RETROUVAILLESCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang