BAB 18

37.3K 1.2K 27
                                        

BAB 18
TIDUR BERSAMA YOHAN?

Jean terlihat sedang duduk di pinggir kolam renang malam ini dengan mengenakan celana jeans sepaha dan kaos putih oversize

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jean terlihat sedang duduk di pinggir kolam renang malam ini dengan mengenakan celana jeans sepaha dan kaos putih oversize. Rambutnya pun ia cepol agar terasa lebih sejuk.

Di rumah yang sangat luas ini, lagi-lagi Jean hanya berdua saja dengan Yohan. Jika Jean ditanya mengapa ia belum tidur padahal jam sudah menunjukkan pukul 23.15 WITA, maka jawabannya hanya 1. Ia takut.

Para pelayannya sudah tidur. Suasana di dalam rumah yang besar ini juga sangat hening. Biasanya, ia tidak begitu takut karena ada Zidan dan Zehan di sisi kiri dan kanan kamarnya. Namun, kali ini mereka berdua tidak ada di rumah, sehingga membuat Jean takut kembali ke kamarnya meskipun gadis itu sudah menguap berkali-kali.

"Jean."

Suara lembut seseorang membuat Jean spontan menoleh. Iris cokelatnya melihat Yohan berdiri beberapa langkah di belakangnya. "Iya, Kak?"

Yohan berjalan mendekat, lalu berdiri di samping Jean sambil menatap wajah adiknya yang tampak murung. "Kenapa sendirian di sini?" tanyanya lembut.

Jean menggigit pelan bibir bawahnya sebelum menjawab. "Aku takut tidur sendirian, Kak. Kak Zehan dan Kak Zidan belum pulang, jadi aku takut."

"Bilang, dong, kalau takut. Mau tidur bareng aja nggak sama aku?" tawar Yohan. Tangannya terulur dan mengusap lembut pundak Jean, membuat Jean mendongak dan menatapnya dengan kaget.

Jean dapat melihat wajah manis Yohan di depannya.

"Mau, Kak," jawab Jean antusias. Ia memang sudah mengantuk sedari tadi, namun takut untuk kembali ke kamarnya dan tidur sendirian di sana.

"Ya udah, ayo." Yohan mengulurkan tangannya kepada Jean.

Tanpa ragu, Jean menyambut uluran tangan itu. Baginya, tidak ada yang aneh dengan tidur di kamar Yohan. Lelaki itu adalah kakaknya. Lagipula, saat mereka menginap di vila beberapa waktu lalu, ia juga pernah tidur di kamar yang sama. Bedanya, waktu itu Yohan memilih tidur di sofa agar Jean bisa beristirahat dengan nyaman di ranjang.

Mereka berjalan berdampingan menuju kamar Yohan.

Sesampainya di sana, Yohan membuka pintu lalu mempersilakan Jean masuk lebih dulu.

"Kamu tidur duluan aja di ranjang. Aku mau bersih-bersih sebentar."

"Oke, Kak."

Setelah Yohan masuk ke kamar mandi, Jean naik ke atas ranjang. Ia menyandarkan punggung pada headboard sambil memandangi kamar kakaknya yang selalu rapi.

RETROUVAILLESCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang