#20

486 34 2
                                        

Duaarrr! CIE DAH NUNGGU YA?!! WKWKWKWKW! KASIAN BANGET CIH UTUTUTU! AWOKAWOKAWOK!


Fang Yin pun langsung berbalik dan hampir kejedot dada bidang milik Wen Hua yg ada di belakangnya.

"Maaf jika mengejutkan mu" ucap Wen Hua lalu mundur kebelakang memberi Fang Yin dengannya jarak.

Fang Yin sedikit terpaku dengan wajah tampan yg dimiliki oleh Wen Hua, bahkan wajahnya lebih tampan dari Hao Cun.

Tersadar dari pikirannya Fang Yin pun langsung menatap Wen Hua tajam, sedangkan Wen Hua menatap Fang Yin dengan senyuman senang.

"Jadi kau kaisar lembah hantu?" Tanya Fang Yin yg mendapatkan anggukan dari Wen Hua.

"Kenapa kau mengklaim ku sebagai calon permaisuri mu ha? Aku sama sekali tidak mengenalmu!" Ucap Fang Yin yg membuat Wen Hua menghela nafasnya lalu berjalan ke arah Fang Yin.

Fang Yin otomatis mundur tapi karena ada sebuah patung di sana jadi ya gak bisa mundur.

"Rahasia" ucap Wen Hua menaruh jari telunjuknya ke bibir yg tersenyum dan mengedipkan matanya.

Fang Yin yg melihat hal tersebut menatap Wen Hua seperti melihat orang gila.

"Aneh" ucap Fang Yin lalu pergi tapi sebelum kakinya keluar dari tempat tersebut Wen Hua menghentikannya.

"Kau datang kemari hanya untuk menanyakan hal tersebut?" Tanya Wen Hua menatap Fang Yin seperti menatap majikannya.

"Tentu saja" ucap Fang Yin dengan dingin dan tidak berbalik untuk menatap Wen Hua.

Wen Hua tersenyum lalu menghampiri Fang Yin.

"Ini untuk mu" ucap Wen Hua mengambil tangan Fang Yin lalu memasangkan gelang dengan giok hijau.

Fang Yin menatap gelang tersebut cukup lama, entah kenapa di lubuk hati Fang Yin ada rasa nyaman saat berada di dekat Wen Hua

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Fang Yin menatap gelang tersebut cukup lama, entah kenapa di lubuk hati Fang Yin ada rasa nyaman saat berada di dekat Wen Hua.

"Terimakasih" ucap Fang Yin lalu pergi meninggalkan Wen Hua yg menatap kepergian Fang Yin.

Setelah dirasa Fang Yin sudah cukup jauh Wen Hua langsung memegang dada kirinya dengan wajah memerah.

"AKHIRNYA AKU BERBICARA LANGSUNG DENGAN PERMAISURI KU!!" Ucap Wen Hua yg langsung guling guling di lantai seperti orang gila.

Dan itu disaksikan oleh para hantu yg ada di sana yg sedang menatap Wen Hua jengah.

"Kenapa lembah hantu bisa memiliki kaisar seperti ini?" Tanya Zhi Yang memijat pelipisnya karena lelah dengan Wen Hua.

Sedangkan Fang Yin sekarang masih dalam perjalanan menuju kediamannya.

"Aku merasakan ada mana di gelang ini" ucap Fang Yin menatap gelang yg ada di tangannya cukup lama lalu mengalihkan pandangannya ke jalan.

Lama berjalan akhirnya Fang Yin sampai di kamarnya dan langsung melepaskan jubahnya.

"Nona" panggil Qiu yg baru saja masuk dan melihat Fang Yin yg sudah kembali.

Qiu langsung menghampiri Fang Yin dengan perasaan lega, sedangkan Fang Yin sedang mengikat rambutnya yg terurai.

"Apakah ada seseorang yg ingin menemui ku?" Tanya Fang Yin setelah mengikat rambutnya.

"Ada nona, tuan dan pangeran Hao Cun" ucap Qiu membuat Fang Yin menaikkan satu alisnya saat mendengar Hao Cun mencarinya.

'Apakah otak anak itu sedang rusak? Kenapa dia memperhatikan ku?' Batin Fang Yin.

"Lalu, apa yg kau ucapkan?" Tanya Fang Yin yg duduk di kursi dan menatap Qiu.

"Saya bilang bahwa nona sedang sakit dan tidak ingin menemui siapapun untuk sekarang" ucap Qiu yg mendapatkan anggukan dari Fang Yin.

"Tolong siapkan makan siang, aku ingin makan siang di kamar" ucap Fang Yin dan di laksanakan oleh Qiu yg langsung keluar.

Sedangkan Fang Yin kembali menatap gelang pemberian Wen Hua dan membayangkan wajah Wen Hua.

Menyadari apa yg dia pikirkan Fang Yin langsung menggelengkan kepalanya dengan wajah memerah.

"Astaga Fang Yin... Apa yg kau bayangkan" ucap Fang Yin mengusap wajahnya dengan kepalanya yg menunduk dan wajahnya yg masih memerah seperti lampu merah.

Sedangkan di lembah hantu terjadi sebuah kejadian yg membuat Zhi Yang benar benar ingin membuang Wen Hua ke jurang.

Pasalnya setelah kepergian Fang Yin, Wen Hua tak berhenti berteriak dengan menyebutkan bahwa 'Permaisuri ku mengunjungi ku!'.

"Wen Hua, apakah kau bisa tenang?" Ucap Zhi Yang yg sudah pusing dengan tingkah Wen Hua yg semakin dibiarkan semakin gila.

"TIDAK BISA ZHI YANG!! AKU SANGAT BAHAGIA KARENA SETELAH SEKIAN LAMA AKHIRNYA PERMAISURI KU MENGUNJUNGI KU!!" Ucap Wen Hua yg meloncat loncat seperti seorang anak kecil yg melihat ibunya datang.

"Wen Hua, jika kau terus berteriak maka semua yg ada di istana akan terganggu" ucap Zhi Yang mencoba bersabar dengan Wen Hua yg sudah tak tertolong.

"AKU TIDAK PEDULI!! YG TERPENTING AKU BAHAGIA KARENA BERTEMU DENGAN PERMAISURI KU SECARA LANGSUNG!!" Ucap Wen Hua dan membuat kesabaran Zhi Yang habis.

"WEN HUA!! BISAKAH KAU DIAM?!!" Ucap seorang laki laki yg datang membuat Zhi Yang yg ingin membuka mulut menjadi menutupnya.

"Tenanglah hantu keegoisan" ucap Zhi Yang mencoba menenangkan hantu keegoisan.

Sedangkan Zhu yang duduk di samping singgasana milik Wen Hua hanya bisa menghela nafasnya.

"Dasar kaisar hantu gila"

T.B.C

Weee pa kabar klean?

Masih idup?

Masih jomblo? Ya kasian wkwkwkwkw, gw juga sih.

Author buat saluran ye, jadi kalo mau ngikut gak papa, tapi w jarang on, dan mungkin ya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Author buat saluran ye, jadi kalo mau ngikut gak papa, tapi w jarang on, dan mungkin ya.... Gw bakal kasih update inpo di saluran w? Maybe? Tapi keknya iya sih.

Dah gitu aja sih, btw, jan salpok ama profil nya, gw pake itu karena gak ada poto lain.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jan 31, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Empress of the Ghost ValleyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang