Hanya seorang anak yang biasa. Sudah bertahun-tahun kehidupannya biasa-biasa saja. Seperti halnya dengan remaja pada umumnya, dia juga punya sesuatu yg sangat disukai, hobi, kegemaran, dan lain-lain.
Namun, di suatu hari terdapat lelaki populer yang...
"Coba kau ulangi lagi," ucapku sambil terus mencengkram pundaknya.
"Aku benar-benar minta maaf! A-aku s-ss-salah! Aku hanya tak mau cewe jelek itu mendekatimu!" Jelasnya.
"Biar saya perjelas, gadis mana yang hatinya busuk? Hm?" Ucapku sambil menatap tajam kearahnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dia hanya diam menunduk kebawah diiringi rasa ketakutan yang luar biasa.
"Hey, forgive me for breaking my promise, i'm sorry.." ucapnya sambil memelas.
"You don't want my love," ucapku untuk terakhir kalinya.
Aku mulai mundur dan meninggalkannya. Kudengar dia bebicara kalimat kotor pada dirinya sendiri. Tanpa pikir panjang, aku segera menuju suatu tempat yang sangat penting. Aku langsung menancap gas motorku.
Sampai pun dirumahnya, aku turun dari motor dan melepas helmku. Aku mengetuk pintunya perlahan.