Hanya seorang anak yang biasa. Sudah bertahun-tahun kehidupannya biasa-biasa saja. Seperti halnya dengan remaja pada umumnya, dia juga punya sesuatu yg sangat disukai, hobi, kegemaran, dan lain-lain.
Namun, di suatu hari terdapat lelaki populer yang...
Hari senin lagi. Huft, minggu-minggu yang membosankan akan dimulai kembali.
Kami para siswa siswi bergegas menuju lapangan sekokah tuk melakukan upacara bendera pada hari senin.
Ditengah upacara bendera, aku melihat banyak guru yang berkeliling menyebar ke seluruh barisan untuk memeriksa kelengkapan atribut siswa siswi.
BoBoiBoy terciduk saat upacara bendera dikarenakan rambutnya yang terlalu panjang. Menurut peraturan di sekolahku, rambut siswa dan siswi tidak boleh terlalu panjang dan disemir.
Kulihat ia sudah dipaksa tuk keluar barisan bersama guru. Ia hanya bisa tertunduk.
Aku merasa kasian padanya. Setelah ini, aku akan pasti memberitahu mengenai peraturan sekolah kepadanya.
...
Seusai upacara, aku kembali ke ruang kelas. Aku lapar. Jadi, aku memutuskan untuk memakan bekalku dengan cepat sebelum guru datang.
Hari ini aku membawa bekal nasi goreng dan martabak isi daging yang kubuat tadi pagi. "Pasti rasanya enak," batinku.
Aku bela-belain bangun sekitar jam 4 pagi untuk membuat bekal spesialis hari ini. Aku mencetak nasi gorengnya dengan bentuk kelinci yang ada matanya.
Aku curiga kepada diriku sendiri tentang mengapa aku tiba-tiba bersemangat seperti ini. Biasanya aku tak terlalu memperdulikan bekalku.
Aku bersiap untuk membuka kotak bekalnya. Dan...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Aku kaget sekaligus kecewa.
"HAHAHAHA!" BoBoiBoy tiba-tiba datang disampingku dan menertawakanku.
Aku langsung memukulnya dan ia hanya bisa meringis kesakitan.
"Aduhh sakit lah," ucapnya memelas.
Aku memasang muka marah kepadanya. Tiba-tiba aku menyadari sesuatu ehh? Sepertinya ada yang aneh? Rambutnya..
"HAHAHA!" Aku menertawakannya kembali sambil menunjuk nunjuk rambutnya.
Rambutnya berubah menjadi pendek dan acak-acakan. Itulah hasil potongan rambut dari pelanggaran rambut panjang lelaki di sekolahku.
BoBoiBoy membalasku dengan muka kesal.
Aku tak memperdulikannya dan segera memakan bekal hasil karyaku, hahaha.
Lumayan, rasanya enak tapii tidak dengan bentuknya. Akan tetapi, tidak apa-apa yang penting aku kenyang sekarang.
Kulirik BoBoiBoy sedang mengalihkan pandangan dariku. Pasti dia masih marah.
Aku hanya bisa tersenyum melihat tingkah lakunya yang kekanak-kanakan seperti itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Lalu aku teringat dengan pr science yang belum aku kerjakan.