Hanya seorang anak yang biasa. Sudah bertahun-tahun kehidupannya biasa-biasa saja. Seperti halnya dengan remaja pada umumnya, dia juga punya sesuatu yg sangat disukai, hobi, kegemaran, dan lain-lain.
Namun, di suatu hari terdapat lelaki populer yang...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dia yang sadar terciduk menatapku, langsung mengalihkan pandangannya ke arah lain. Aku hanya menggeleng-gelengkan kepala dan lanjut mengambil beberapa foto.
Selanjutnya kami berdua terdiam beberapa saat, aku memutuskan mengitari kebun bunga matahari ini. Berjalan kesana dan kemari. Sungguh, aku yang sudah lama tinggal disini tak pernah melihat kebun ini. "Apa ini baru dibangun?," pikirku.
Pov BoBoiBoy
"Dia sangat cantik sekali, tapi sayang rambutnya yang panjang telah pudar," batinku.
Andai saja waktu itu aku pergi bersamanya saat esktra, huft.
"Semoga saja dia tak apa-apa. Kesedihan biarlah berlalu, jangan dipendam tau," pikirku.
Aku terus menatap kearahnya, dari atas sampai bawah. "Comelnya!" pikirku sambil tersenyum.
Saat dia melihat kearahku, aku menatap lekat matanya indah. Berwarna kecoklatan terang, itu sangat indah.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kenapa?," tanyanya.
Sial, dia menyadarinya. Aku langsung menolehkan pandanganku kearah lain. Pura-pura tidak dengar.
Beberapa saat kemudian, kulihat dia mengitari kebun ini. "Seperti anak kecil saja," pikirku.
Povends
"BoBoiBoy, saya mau tanya boleh?" Kataku.
"Boleh," jawabnya singkat sambil tersenyum kelihatan giginya.
"Kamu tahu tempat ini dari siapa?" Tanyaku penasaran.
"Ohh, aku tau ni dari-" kalimatnya terpotong karena ada yang memanggil kami.
"Eh korang!" Ucap seseorang yang tiba-tiba menghampiri kami berdua.
Kami menoleh ke sumber suara tersebut, "yaya? Ying?" Ucap BoBoiBoy.
Mereka berdua menghampiriku dan mengabaikan BoBoiBoy, "hai y/n! Jom ikut kitorang!" Ajaknya kepadaku.
Aku mengangguk, kemudian mereka berdua menyeretku. Aku hanya melambai-lambaikan tanganku kepada BoBoiBoy.
Pov BoBoiBoy
"Lah tinggal aku sorang je?," ucapnya sambil menunjuk dirinya sendiri.
Yasudahlah, aku balik saja.
Handphoneku tiba-tiba berbunyi. Gopal ternyata yang menelponku.
"Iya ada apa gopal?" Tanyaku.
"Dey, mari lah sini! Kitorang nak main game! Fang dah ada kat sini tau," ucapnya sambil menunjukkan muka fang yang serius memainkan game.
"Ehh, tunggu akuu!!!" Teriakku di handphone. Buru-buru langsung tancap gas pol kerumah gopal.