Let's spend time together

266 30 0
                                        

Rekomendasi baca ini sambil dengerin lagu: fire & water by faizal tahir.

Aku mengendarai sepedaku dengan cepat.

"Huft, dia mau kemana sih?!" Pikirku.

Beberapa menit kemudian, akhirnya sampai juga. "Sudah sampai!" Katanya sambil melebarkan kedua tangannya.

Aku melihat pemandangan disekitar, "wahh, bagus banget!," ucapku ternganga.

Kami terdiam sebentar, memandangi pemandangan yang bagus ini. Seragam kami tersibak oleh angin yang sejuk di sore hari yang cerah.

Kulihat BoBoiBoy buru-buru mengambil sesuatu dari tasnya. "Cuba pakai ni!" Ucapnya sambil menyodorkanku sebuah topi.

Aku mengambilnya dan memakaikannya di kepalaku, "makasih," ucapku sambil tersenyum.

Swuushh~

Kulihat dia malu-malu, mukanya memerah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kulihat dia malu-malu, mukanya memerah. "Pasti ini BoBoiBoy duri, hihihi," batinku.

"S-sebenarnya kan! I-ini topi cattus, kucing aku," jelasnya.

Aku tertawa terbahak-bahak. "Hahahaha."

"Aku buat ni topi tapi kebesaran," ucapnya lesu.

Aku tertawa sekali lagi, "ahahaha!,"

"Hmm, bagaimana kalau lain kali kubuatkan saja?" Lanjutku.

Dia hanya diam kemudian mengangguk, menunduk malu, kulihat wajahnya yang memerah seperti tomato.

Sekarang aku tengah sibuk mengambil beberapa gambar disini. Kulirik BoBoiBoy hanya sibuk melamun melihatku terus.

"Kenapa? Mau foto bareng? Hahaha," Tanyaku sambil menyodorkan kamera handphone kearahnya.

"Kenapa? Mau foto bareng? Hahaha," Tanyaku sambil menyodorkan kamera handphone kearahnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Dia yang sadar terciduk menatapku, langsung mengalihkan pandangannya ke arah lain. Aku hanya menggeleng-gelengkan kepala dan lanjut mengambil beberapa foto.

Selanjutnya kami berdua terdiam beberapa saat, aku memutuskan mengitari kebun bunga matahari ini. Berjalan kesana dan kemari. Sungguh, aku yang sudah lama tinggal disini tak pernah melihat kebun ini. "Apa ini baru dibangun?," pikirku.

Pov BoBoiBoy

"Dia sangat cantik sekali, tapi sayang rambutnya yang panjang telah pudar," batinku.

Andai saja waktu itu aku pergi bersamanya saat esktra, huft.

"Semoga saja dia tak apa-apa. Kesedihan biarlah berlalu, jangan dipendam tau," pikirku.

Aku terus menatap kearahnya, dari atas sampai bawah. "Comelnya!" pikirku sambil tersenyum.

Saat dia melihat kearahku, aku menatap lekat matanya indah. Berwarna kecoklatan terang, itu sangat indah.

 Berwarna kecoklatan terang, itu sangat indah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kenapa?," tanyanya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kenapa?," tanyanya.

Sial, dia menyadarinya. Aku langsung menolehkan pandanganku kearah lain. Pura-pura tidak dengar.

Beberapa saat kemudian, kulihat dia mengitari kebun ini. "Seperti anak kecil saja," pikirku.

Pov ends

"BoBoiBoy, saya mau tanya boleh?" Kataku.

"Boleh," jawabnya singkat sambil tersenyum kelihatan giginya.

"Kamu tahu tempat ini dari siapa?" Tanyaku penasaran.

"Ohh, aku tau ni dari-" kalimatnya terpotong karena ada yang memanggil kami.

"Eh korang!" Ucap seseorang yang tiba-tiba menghampiri kami berdua.

Kami menoleh ke sumber suara tersebut, "yaya? Ying?" Ucap BoBoiBoy.

Mereka berdua menghampiriku dan mengabaikan BoBoiBoy, "hai y/n! Jom ikut kitorang!" Ajaknya kepadaku.

Aku mengangguk, kemudian mereka berdua menyeretku. Aku hanya melambai-lambaikan tanganku kepada BoBoiBoy.

Pov BoBoiBoy

"Lah tinggal aku sorang je?," ucapnya sambil menunjuk dirinya sendiri.

Yasudahlah, aku balik saja.

Handphoneku tiba-tiba berbunyi. Gopal ternyata yang menelponku.

"Iya ada apa gopal?" Tanyaku.

"Dey, mari lah sini! Kitorang nak main game! Fang dah ada kat sini tau," ucapnya sambil menunjukkan muka fang yang serius memainkan game.

"Ehh, tunggu akuu!!!" Teriakku di handphone. Buru-buru langsung tancap gas pol kerumah gopal.

Pov ends

~

Back to realityCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang