Sesuai dengan rencana mereka masing-masing, sesudah pulang dari penginapan Glory langsung saja semangat bekerja dan memikirkan kado apa yang cocok untuk kakaknya.
Saat bekerja di kafe dia sering menemui orang yang dia kenal di sekolah, pada hari itu dia melayani teman sekelasnya yaitu Audrey yang membeli kopi.
Glory mengantarkan pesanan nya dan melihat Audrey bersama dengan Icha dan teman temannya.
Glory agak kaget karena Audrey bersama dengan Icha dan teman temannya tapi menenangkan diri karena dia sedang bekerja.
Setelah menyajikan pesanannya dia langsung pergi untuk mengantar pesanan yang lain tapi masih mengamati mereka.
Tak lama kemudian setelah mereka berbincang bincang Audrey pergi bersama dengan Icha dan teman temannya, Glory berniat untuk mengikutinya tapi tertahan oleh panggilan dari pak Rafli yang menyuruh Glory pergi ke kasir.
Glory tidak dapat mengabaikan pekerjaan nya jadi dia mengurungkan niatnya untuk mengikuti Audrey dan melakukan pekerjaannya.
Glory masih kepikiran dengan apa yang di katakan oleh Icha kepada Audrey.
"Ck, tadi ngomongin apa ya?" Gumam Glory.
Glory mencoba untuk mengabaikannya dan mulai fokus dengan pekerjaan nya.
Selang beberapa menit Chloe datang ke kafe tersebut bersama dengan ibunya
Pak Rafli membungkuk melihat ibunya Chloe.
"Mau beli apa nyonya Jhonson? " Tanya pak Rafli kepada ibunya Chloe.
"Chloe yang mau beli katanya" jawab ibu Chloe dengan menatap Chloe yang berdiri di sampingnya.
"Aku beli dulu ya ma~"
Chloe langsung pergi menghampiri Glory untuk memesan sementara ibunya sedang berbincang-bincang dengan pak Rafli.
"Chloe mau beli apa?" Tanya Glory.
"Kayak biasa dessert hehe" sahut Chloe dengan tawa tengilnya.
Glory langsung memroses pesanan Chloe dan sembari menunggu Glory berbincang bincang dengan Chloe.
"Eh.. kamu mau kemana?" Tanya Glory.
"Nganterin mama ku terapi soalnya papa ku lagi ke luar kota sama ayahnya Aurora " sahut Chloe.
"Oh, I see, hari ini Aurora ikut olimpiade kan ya? " Ucap Glory.
"Iya kita tunggu saja gimana hasilnya " sahut Chloe.
Pesanannya sudah siap dan Chloe langsung pergi bersama dengan ibunya, ke rumah sakit untuk mengantarkan ibunya yang menjalani terapi.
"Terapi nya agak lama loh, kamu bisa pulang dulu kalau gak betah nunggu"ucap ibu Chloe.
"Tenang aja ma aku bakalan setia nunggu mama sampe selesai kok" sahut Chloe dengan senyum yakin yang membuat ibunya ikut tersenyum.
Ibunya Chloe masuk ke ruangan terapi sedangkan Chloe duduk di kursi tunggu.
.
.
.
Aurora sedang bersiap untuk pergi ke olimpiade sains antar sekolah
Saat hendak naik mobil dengan supir pribadinya tiba-tiba ibunya datang menghampirinya
Entah karena apa ibu Aurora menyerahkan sekotak bekal untuk Aurora.
Aurora merasa sangat senang karena sudah lama ibunya tidak memberikannya bekal sejak dia masuk SMP.
"Jangan lupa dimakan" ucap ibu Aurora dengan senyum tipis dan langsung berbalik badan dan pergi.
Aurora tersenyum menatap bekal yang dibawakan oleh ibunya.
Ia lalu berangkat ke tempat yang sudah di tentukan untuk olimpiade sains antar sekolah tersebut.
Sesampainya di sana karena masih memiliki waktu dia memutuskan untuk memakan bekal dari ibunya, mungkin karena rasa kangennya bekal tersebut langsung ludes dimakannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Regret My Life
Ficção Adolescente"b*r*ngs*k setelah semua yang lo lakuin lo masih gak mau ngaku?!" "gue gak pantes bahagia ya?" "kalian benar... gue yang salah!! semuanya salah gue!!" "berisik!! gue takut " . . sesuai dengan judulnya "REGRET MY LIFE" mereka memiliki banyak peny...
