chapter 15: aku? salah?

23 15 2
                                        

.
.
.
dengan sigap Chloe langsung turun dari motor dan masuk ke dalam bangunan tersebut.

perasaan yang sangat campur aduk saat dia melihat Fidelya yang pingsan di gendong oleh Reagan kakak kedua Fidelya serta Glory yang gemetaran berada dalam pelukan kakaknya.

entah apa yang akan dia lakukan tiba-tiba Matthew berjalan mendekati nya dan.... Matthew menampar pipi Chloe cukup keras yang membuat Chloe sempoyongan.

"pembawa sial!! gara gara lu adik gue pingsan tau gak?!" bentak Matthew dengan menunjuk ke arah Chloe.

"ngak puas ngehancurin geng yang kita buat sekarang lo ngebuat adik gue kayak gini? " ucap Matthew

Chloe hanya terdiam menatap lantai sembari memegangi pipinya, tak lama kemudian Chloe mengangkat wajahnya dan menatap tajam Matthew.

Carlos yang awalnya berdiri di belakangnya dan mencoba untuk memegang Chloe yang sempoyongan tertahan oleh kakaknya.

"pulang" ucap Claudia

Carlos hanya memandangi Claudia dengan wajah yang tidak senang.

"ck"
Claudia langsung menarik Carlos keluar bangunan tersebut dan terjadilah
cek cok diantara mereka berdua.

dan terdengar suara motor, yah Claudia pulang bersama dengan Carlos.

Glory sempat ingin menghampiri Chloe tapi kakak nya langsung menarik tangan nya dan masuk ke dalam mobil.

saat Matthew juga hendak keluar Chloe menariknya untuk masuk lagi dan berhadapan dengan nya.

"mau apa lagi lo? gak ngerasa bersalah lagi? cepat letakin tangan lo di dada lo biar harga diri lo turun lagi" ucap Matthew cekikikan.

"pfft... ternyata Fidelya lebih dewasa dari pada kakaknya ya..." Chloe mengatakan hal tersebut dengan wajah manipulatif nya.

"jadi... lo itu yang dulu di belakang Yoona, pantes kayak gak asing ternyata lu kakaknya Fidelya? dunia sempit ya, gue pikir gak bakalan berhubungan sama Yoona lagi.." ucap Chloe sembari menatap tajam wajah Matthew.

"pembawa sial diem aj--" mulut Matthew tertahan untuk melanjutkan perkataannya karena Chloe sudah terlebih dulu memukul hidungnya.

"mau lo kakaknya Fidelya kalau udah bikin gue kesal gue bakalan gak segan-segan mukul lo, kayaknya Yoona ngak cerita awal dia ketemu gue ya?" ucap Chloe dengan seringai liciknya.

"ck, Yoona ngapain milih orang kayak lo anj*ng" ucap Matthew sembari memegangi wajahnya karena hidung bekas pukulan Chloe mulai meneteskan darah.

seringai yang muncul di wajah Chloe mulai melebar, tidak segan-segan dia langsung melepaskan pukulan serta tendangan ke arah Matthew.

Matthew sempat menangkis dan melakukan serangan balik namun Chloe terus memukul di titik vitalnya.

"lo pikir yoona cuma asal milih gue?"

pukulan terus berlanjut dan membuat Matthew terluka tapi karena Matthew memiliki ketahanan tubuh yang kuat luka yang dia dapatkan tidak lah parah.

"tadi lo bilang gue harus minta maaf lagi? pfft... iyaa nih gue salah, eh gue? salah?"

Matthew sempoyongan dan hampir saja terjatuh.
tetapi Chloe menarik kerah bajunya dan mendekati telinga nya.

"Yoona masih hidup kan?" bisiknya

Matthew langsung melepaskan tangan Chloe dan berjalan keluar bangunan tersebut dengan sempoyongan.

"ingat gue bebasin karena lo kakak nya Fidelya kalau bukan udah gue buat masuk RS lu" ucap Chloe sebelum Matthew pergi.

Regret My Life Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang