13

257 18 0
                                        

Saat ini Luna sedang latihan dance di dekat lapang basket bersama dengan Zeeta yang menemani nya.Di sekolah nya memang di fasilitasi ruang dance untuk mereka gunakan,tapi saat ini ruangan itu sedang di renovasi sehingga belum bisa digunakan.

" Guys latihan nya sampe sini dulu ya." Ucap Ana kakak kelas nya yang merupakan ketua dari ekskul dance.

" Oke kak." Ucap anggota dance bersamaan.

" Zee lama ya nunggunya? Maaf ya." Ucap Luna sembari menghampiri Zeeta.

" Santai aja Lun,gue seneng malah liat kalian latihan.Nih minum dulu."

" Thank you,kamu mau coba nge dance gak?."

" Mau sih,tapi kaku,gue gak bisa."

" Ayo coba dulu aku yang ajarin."

Ketika Luna sedang mengajari Zeeta dance,tiba-tiba Siren dan kedua teman nya datang menghampiri mereka berdua.

" Lo gak ngerti-ngerti ya maksud gue?." Ucap Siren tiba-tiba.

" Kenapa ya kak?." - Luna.

" Gak usah pura-pura bodoh lo,gue kan udah bilang jauhin Arkana!." - Siren.

" Dih ngatur,orang Luna pacar nya." - Zeeta.

" Maksud lo?." Tanya Siren sedikit bingung karena dia belum mengetahui hal itu.

" Iya,Luna tuh pacar kak Arkan." Jawab Zeeta sembari menekan kan di setiap kata yang ia ucapkan.

" Gue gak percaya!." Ucap Siren sambil menarik lengan Luna agar lebih dekat dengan nya.

" Berani ya lo deketin Arkana,hah? Gue bilang jauhin dia! Kenapa lo gak ngerti-ngerti si Luna?."

PLAKK  Satu tamparan mendarat di pipi mulus Luna.

" KAK! LO GILA YA?." Ucap Zeeta lalu mendorong Siren hingga terjatuh.

" Gak usah ikut campur lo." Ucap salah seorang teman Siren itu dan membalas mendorong Zeeta hingga terjatuh.

Kebetulan Arkan,Marvin,dan Gabriel melihat saat Zeeta terjatuh dan segera menghampirinya.

" Lo kenapa sih Ren?." Ucap Arkan sedikit marah sembari menghampiri Luna yang memegang sebelah pipi nya yang perih akibat tamparan Siren.

" Cari perhatian ya lo? Buat masalah mulu." Sambung Marvin lalu membantu Zeeta yang terjatuh.

" Arkana kok lo malah belain Luna sih?." - Siren.

" Berhenti ganggu cewe gue,ngerti?. " Ucap Arkan yang memegang kedua bahu Siren dengan keras.

" Ih sakit Arkana." - Siren.

" Kak udah kak,jangan kaya gitu aku gak papa." Ucap Luna sembari menarik Arkan agar menjauh dari Siren.

" Gak usah sok baik! Yu cabut guys." Ucap Siren lalu pergi meninggalkan mereka.

" Kak,sabar jangan marah ya,aku gak papa kok." Luna menenangkan Arkan sembari mengelus halus lengan Arkan yang mengepal.

" Kamu gak papa Zee?." Tanya Marvin khawatir.

" Gak papa kak,Luna yang sakit tadi dia di tampar." Jawab Zeeta sengaja yang dibalas senggolan pelan Luna.

" Ditampar?." Tanya Arkan dengan raut wajah yang marah.

" E-em engga kok." Jawab Luna yang merasa sedikit takut.

" Jujur." Ucap Arkan sedikit membentak dan membuat Luna terdiam.

" Gak bisa jawab?."

" I-iya."

" Iya apa?."

" Di tampar kak Siren." Balas Luna pelan.

Alpha Centauri ft Jungwon EnhypenTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang