41

154 10 3
                                        

" Mar kenapa kaga dimakan? Daritadi cuma di aduk tu makanan." Tanya Riky di kantin yang melihat Marvin melamun sembari mengaduk makanannya.

" Mar?."

" Hah?." Marvin baru tersadar jika Riky mengajaknya bicara.

" Hihah koboy." - Ravin.

" Lo kenapa gak makan?." - Riky.

" Oh gak papa." - Marvin.

" Makan Mar udah mau bel." Titah Gabriel yang dibalas anggukkan Marvin.

Saat Marvin sedang makan,banyak orang yang membicarakan dan menyindir dirinya.

" Ternyata yang baik belum tentu temen ya,dan yang kelihatan jahat belum tentu musuh."

" Bener banget,dan yang deket juga belum tentu tulus."

" Gue sih kalo jadi Arkana sakit hati banget."

" Jelas lah,apalagi ngebandingin kehidupan orang yang berbanding terbalik sama kehidupan dia yang bahagia aja udah salah banget."

" For real!."

" Lo berdua ngomongin gue?." Ucap Marvin kepada kedua perempuan yang duduk di meja sebelah nya.

" Menurut lo?." Jawab mereka berdua bersamaan.

" Udah biarin Mar." Sambung Ravin.

" Heem biarin aja,memang lo salah kan?." - Gabriel.

" Gue duluan ke kelas." Balas Marvin lalu pergi.

" Lah makanannya belum habis." - Ravin.

" Marvin,Marvin,aya-aya wae sih lo." - Riky ( aya-aya wae = ada-ada aja).

Saat pulang sekolah Gabriel menuju ke kelas Luna dan mengajak nya untuk pulang bersama.

" Luna." Panggil Gabriel saat baru keluar dari kelas nya.

" Kenapa kak?."

" Lo mau ke rumah Arkan?."

" Engga,soalnya kata kak Arkan dia lagi mau sendiri dulu."

" Arkan ngomong gitu? Tumben banget."

" Iya tadi aku chat kata nya gitu,kayanya kak Arkan mau nenagin diri nya dulu."

" Yah padahal gue mau ke rumahnya,kalo gitu gak jadi deh.Lo balik sama siapa? Atau bawa mobil?."

" Aku mau minta di jemput kak soalnya gak bawa mobil."

" Mau bareng gue?."

" Gak usah deh nanti ngerepotin."

" Engga ko,bareng gue aja yu."

" Em boleh deh kalo gitu."

" Oke ayo." Ajak Gabriel yang disetujui Luna.

Saat diperjalanan pulang ke rumahnya,Luna melihat Arkan melewati mobil Gabriel menggunakan motor nya.

" Kak itu kak Arkan kan? Soalnya motor nya kaya punya kak Arkan banget." Ucap Luna dan Gabriel mencoba mencari keberadaan Arkan sampai akhirnya ketemu.

" Oh iya itu beneran Arkan Lun."

" Aduh ko ngebut gitu mau kemana ya? Kalo jatuh gimana coba?."

" Kita ikutin ya."

" Ayo kak kita ikutin."

Akhirnya Gabriel dan Luna mengejar Arkan yang sudah melaju lumayan jauh dan langsung mengikuti nya.Setelah beberapa lama Arkan berhenti di suatu tempat yang lumayan menyeramkan karena orang-orang yang datang kesana seperti preman dan tubuh nya pun tinggi dan besar.

Alpha Centauri ft Jungwon EnhypenTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang