Keesokan hari nya Gaberiel sedang sarapan di meja makan sembari menelepon Azzam.
📞 ..........
" Halo Zam?."
" Kenapa kak?." Balas Azzam dengan suara khas bangun tidur.
" Hari ini jadi buat ketemu?."
" Oh yang waktu itu,sorry kak gue belum bisa uhukk uhukk.Lagi gak enak badan."
" Lo sakit?."
" Iya dari semalem."
" Oh yaudah gak papa kalo gitu,lo sama Arkan kan? Sekarang kondisi lo gimana?."
" Udah lumayan mendingan,dari semalem kak Arkan ngurusin gue."
" Syukurlah kalo gitu,lo harus tau Zam kalo kakak lo itu perduli sama lo, tapi dia emang cuek dan gengsian.Kalo gitu gue matiin ya teleponnya biar lo bisa istirahat lagi."
" Iya kak thanks."
" Azzam sakit ternyata,tar gue chat Sarah deh." Ucap Gabriel lalu melanjutkan sarapannya.
Pagi ini Luna mendatangi rumah Arkan sembari membawa sarapan bubur dan buah untuk Arkan dan Azzam.
Tukk Tukk Tukk
Luna mengetuk pintu rumah Arkan.
" Eh princess." Ucap Arkan setelah melihat yang datang adalah Luna.
" Bentar itu kenapa luka kaya gitu?." Arkan melihat pelipis Luna yang ditempel plester luka.
" Tadi malem kejeduk portal komplek kak,aku gak liat-liat lagi ngelamun."
" Hati-hati dong Lun,sakit ya?." Arkan memegang pelan luka Luna yang ditutupi plester itu.
" Udah engga sih kak,aman ko.Ini aku bawain bubur sama buah buat kalian."
" Terima kasih princess,yu masuk dulu." Ajak Arkan yang disetujui Luna.
Setelah itu mereka pun langsung masuk dan Luna menengok Azzam di kamar Arkan.
" Zam gimana keadaan kamu sekarang?."
" Better,tapi masih pusing."
" Ini bubur nya Lun." Arkan datang memberikan bubur yang Luna bawa tadi setelah ditaruh ke dalam mangkuk.
" Makasih kak."
" Suapin aja dia masih pusing,aku mau mandi dulu ya."
" Oke."
" Pelipis lo kenapa?." Tanya Azzam sembari disuapi Luna.
" Oh ini kejeduk portal komplek tadi malem gara-gara ngelamun."
" Ada-ada aja lo,lain kali hati-hati."
" Iya,kamu disini gimana? Nyaman tinggal sama kak Arkan?."
" Nyaman,bener kata lo Lun, kak Arkan emang baik ya.Dia beneran ngurus gue selama disini,apalagi pas gue lagi sakit kaya gini."
" Aku bilang juga apa,mungkin cara mengutarakannya aja beda." Ucap Luna yang dibalas anggukan Azzam.
" Gue udah kenyang."
" Nanggung dikit lagi."
" Udah gak mau."
" Yaudah kalo gitu ini minum obat nya." Luna membantu Azzam untuk minum obat.
KAMU SEDANG MEMBACA
Alpha Centauri ft Jungwon Enhypen
RomanceRead this book, and you will not regret getting to know the character Arkana Aksara Dinata Edit cover : Canva Pict : https://pin.it/qg4fHVb Background : unsplash.com { Selamat membaca,jangan lupa vote nya yaa,tysm! }
