54

197 14 36
                                        

Malam ini Luna sedang bersiap-siap di kamar nya untuk pergi.Ia menggunakan jaket dan celana panjang dengan rambut panjang yang ia urai,dan setelah selesai ia langsung pergi keluar dengan mobil nya diam-diam.Tadi nya Luna mau izin kepada kedua orang tua nya,tapi mereka pasti tidak mengizinkan karena sekarang sudah pukul 11 malam.

Luna melajukan kecepatannya di atas rata-rata dan segera menuju ke basecamp Aorda,sebelum nya ia sudah mencari tahu dimana lokasi basecamp itu jadi sekarang Luna bisa langsung segera datang kesana.Sesampai nya disana Luna memarkirkan mobil nya cukup jauh agar tidak ketahuan,setelah itu ia mengendap-endap untuk mencari tahu siapa leader nya.

" Hah,kak Jordan? Ko dia ada disini? Aku harus cari tau." Ucap Luna pelan ketika melihat Jordan baru datang,setelah itu Luna mengintip dan menguping pembicaraan mereka .

" Wei si bos baru datang,kemana aja lo?." Tanya Janu.

" Tadi ada urusan.Oh iya ada yang mau gue omongin sama kalian." - Jordan.

" Apa? Soal Arkana?." - Janu.

" Heem,tapi sebelum nya gue mau minta tolong buat kita pura-pura gak kenal." - Jordan.

" Maksud lo?." Tanya salah satu temannya yang lain.

" Gue pernah bilang mau deketin cewe anak Nusa Antara,nah ternyata cewe itu benci sama kita Aorda." - Jordan.

" Ko bisa? Perasaan kita gak pernah ada urusan sama cewe,dia siapa?."

" Dia Luna,gue juga gak tau kenapa dia bisa benci sama kita.Tapi yang jelas gue udah sayang sama dia,gue gak mau dia ngejauh karena tau kalo gue ada di Aorda bahkan jadi leader nya." - Jordan.

" Kak Jordan suka sama aku? Dan dia ternyata leadernya?." Tanya Luna yang bingung sembari terus menguping pembicaraan mereka.

" Ko bisa lo suka sama dia? Tapi kita gak tau dia yang mana." Tanya temannya.

" Nanti gue tunjukkin orang nya,pokonya gue harus dapetin dan gak mau kehilangan dia.Jadi gue minta buat kita pura-pura gak kenal,dia gak boleh sampe tau gue ada hubungannya sama Aorda." - Jordan.

" Oke kalo gitu,terus rencana kita buat Voulus gimana?." - Janu.

" Untuk sekarang kita fokus ke Arkana,karena Voulus gak ada apa-apa nya tanpa dia.Gue gak tau kenapa mereka bisa deket,tapi yang jelas Arkana gak bisa kita anggap remeh,walaupun dia sendiri tapi kekuatannya gak selemah itu.Kita semua belum ada apa-apa nya dibandingkan dia,jadi kita harus kerjasama buat jatuhin dan singkirin dia." - Jordan.

" Bener kata lo Dan,nanti kita harus susun rencana buat Arkana." Ucap Janu yang disetujui mereka semua.

" Oh gitu,aku udah tau semuanya dan aku gak akan tinggal diam.Welcome Luna,let's start the game." Ucap Luna setelah mendengar pembicaraan mereka dan segera pergi ke mobil nya karena takut ketahuan.

Keesokan harinya Luna menghampiri mama papa nya yang sedang minum teh hangat sembari mengemil makanan di depan teras rumah nya karena hari ini libur.

" Morning mama,papa." Sapa Luna ceria dengan masih menggunakan baju tidur.

" Morning sayang,ada apa nih seneng banget kayanya." - Dikta.

" Pasti ada mau nya nih." - Maya.

" Hehe mama tau aja." - Luna.

" Kamu mau apa emang nya?." - Dikta.

" Luna boleh minta sesuatu gak pa,ma? Nilai semester Luna kemarin kan bagus tuh,Luna juga rangking satu.Nah kalo baru mau minta hadiah nya sekarang boleh?." - Luna.

" Boleh dong." - Maya.

" Kamu mau apa sayang?." - Dikta.

" Mau motor boleh gak hehe?." Ucap Luna yang membuat kedua orang tua nya terkejut.

Alpha Centauri ft Jungwon EnhypenTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang