Di kantin sekolah,Arkan,Luna dan teman-temannya sedang duduk bersama di kantin seperti biasanya.Mereka semua sedang menunggu pesanannya datang sembari mengobrol.
" Tar malem ada balap motor, nominal hadiahnya besar banget,kapan lagi bisa dapet sebesar ini." Ucap Gabriel sembari melihat info balapan motor di hp nya.
" Dimana?." Balas Arkan dan Marvin bersamaan sontak membuat Luna dan Zeeta melihat ke arah mereka berdua.
" Hehe aku cuman nanya." Arkan tersenyum memperlihatkan gigi rapih nya karena Luna menatap tajam kepadanya.
" Aku juga cuman nanya Zee." - Marvin.
" Lo berdua nanya pasti mau ikutan kan?." - Faras.
" Engga." Jawab Arkan dan Marvin bersamaan.
" Kompak amat dari tadi." - Ravin.
" Kak Arkan mau ikutan ya?." - Luna.
" Engga ko,aku cuman nanya." - Arkan.
" Nanya berarti tertarik kan?." - Luna.
" Penasaran aja ko." - Arkan.
" Masa sih?." - Luna.
" Beneran, sayang." - Arkan.
" Padahal kalo ikutan juga aku gak akan kenapa-napa." Lanjut Arkan.
" Aku juga gak akan kenapa-napa Zee." - Marvin.
" Oh yaudah kalian ikut aja." - Zeeta.
" Beneran? Boleh?." - Marvin.
" Iya. Tapi aku sama Luna ikut balapan." - Zeeta.
" Ya jangan dong, bahaya." - Marvin.
" Kalo ikutan juga kita gak akan kenapa-napa." Sambung Luna.
" Tapi kan-." Belum sempat Marvin menjawab, Zeeta langsung memotong nya.
" Percaya gak? engga kan? walaupun kita bilang gak akan kenapa-napa juga gak akan percaya. Kita juga sama kak, kaya gitu." - Zeeta.
" Iya deh iya, gak akan ikutan." - Marvin.
" Pertengkaran rumah tangga dimulai." Sambung Gabriel.
" Gara-gara lo!." Balas Arkan dan Marvin bersamaan.
" Ko gue? Gue kan diem." - Gabriel.
" Lo sih ngasih info segala." - Marvin.
" Tapi gue gak nyuruh lo ikut." Balas Gabriel yang dibalas wajah kesal Marvin.
" Calon-calon suami takut istri." Ucap Ravin yang membuat Arkan dan Marvin menatap tajam ke arah nya.
" Hehe just kidding men." Ucap Ravin sedikit takut dan tak lama Angkasa menghampiri meja mereka.
" Hi Lun,lo udah masuk sekolah? Kondisi lo gimana? Udah gak papa?." Tanya Angkasa ramah dan sontak membuat mereka semua terkejut kecuali Arkan yang terlihat biasa saja.
" E-em iya kak,udah gak papa ko." - Luna.
" Syukurlah kalo gitu.Ini buat lo,kalo gitu gue ke kelas duluan ya." Ucap Angkasa sembari memberikan Luna satu kotak susu dan satu roti.
Melihat itu mereka sangat terkejut,apalagi melihat Arkan yang terlihat biasa saja dan malah asik memakan makanan pesanannya sedari tadi.
" Oh iya kak, makasih ya." - Luna.
" Sama-sama." Balas Angkasa sembari tersenyum manis lalu pergi untuk ke kelas nya.
" Kesambet apa tu anak?." - Gabriel.
KAMU SEDANG MEMBACA
Alpha Centauri ft Jungwon Enhypen
RomanceRead this book, and you will not regret getting to know the character Arkana Aksara Dinata Edit cover : Canva Pict : https://pin.it/qg4fHVb Background : unsplash.com { Selamat membaca,jangan lupa vote nya yaa,tysm! }
