Malam ini Arkan sedang berada di balkon kamar untuk melihat langit dan bintang menggunakan teleskop nya.Tak lama handphone nya bergetar dan memperlihatkan nama ayah nya di layar ponsel.
" Tumben." Ucap Arkan dan langsung mengangkat teleponnya.
📞 ..........
" Halo yah?."
" Kamu lagi dimana?."
" Di kamar lagi liat bintang,ada apa yah?."
" Kamu gak usah terlalu sering liatin bintang gitu,nanti yang ada inget mama mu terus."
" Mau sering liatin bintang atau pun engga,Arkan selalu inget mama."
" Terserah kamu.Ayah cuman mau bilang kalo ayah akan menetap di Spanyol sekitar satu tahunan karena masih banyak yang harus diurusi."
" Ayah disana sendiri?."
" Rencananya ayah mau ajak kamu untuk tinggal disini sementara bersama istri ayah dan Azzam jika dia mau."
" Arkan gak mau."
" Coba difikirkan lagi Arkana,ayah juga pengen kamu deket sama istri ayah.Mau sampai kapan kamu kaya gini?."
" Sampai Arkan gak ada di dunia lagi."
" Kamu ini kalo bicara asal saja! Saya jadi malas bicara sama kamu, yasudah cuman itu yang mau saya sampai kan."
" Sebentar,ayah inget kan janji waktu itu? Ayah bilang mau ngajak Arkan pergi,jadi Arkan bakal nunggu ayah pulang disini."
" Ingat,kalo kamu tidak mau ke Spanyol berarti kamu harus menunggu cukup lama."
" Gak papa ayah udah janji jadi harus nepatin,jangan terlalu cape disana harus istirahat yang cukup.Take care of your health,Arkan nungguin ayah pulang disini."
" Iya terima kasih,kamu juga.Selamat malam."
" Malam yah."
" Ngobrol sama bokap serasa jadi partner kerjanya.Iya terima kasih kamu juga,selamat malam." Ucap Arkan setelah sambungan teleponnya terputus sembari mengikuti nada bicara ayah nya.
" Minimal iya nak,atau iya sayang selamat malam ya mimpi indah.Lah ini sekalipun mana pernah,ketemu aja ribut mulu,kamu ini anak gatau diri! Nyusahin aja! Arkana kamu ini bikin saya kesal!.Ah udahlah dikasih kabar aja gue udah bersyukur." Arkan berbicara sendiri sembari mengikuti gaya bicara ayah nya.
Di rumahnya,Marvin sedang makan bersama Gabriel di meja makan.Saat mereka sedang menikmati makanannya tiba-tiba Iris menghampiri Marvin sembari mengomel.
" AVINNNN!." Panggil Iris kesal sembari menghampiri Marvin.
" Kenapa sih mi? Udah malem jangan keras-keras ngomong nya nanti ganggu tetangga."
" Biarin gak akan kedengeran juga.Kamu nih bandel banget ya,mami kan bilang buang boneka serem itu dibuang Avin! tapi kenapa malah kamu taro lagi di ruang tamu sih?."
" O-oh hehe itu punya temen Avin mi,katanya mau diambil sekarang jadi Avin taro disitu sambil nunggu dia datang."
" Temen kamu ngapain sih nitipin yang begituan? Mami gak mau liat itu lagi ah,mami takut! Untung ada kalian berdua,kalo engga mami udah kabur keluar."
" Iya mi maaf ini terakhir ko."
" Awas aja kalo besok masih ada mami gak akan kasih kamu uang jajan."
" Jangan lah mi,tar Avin gak bisa ngajak jalan Zeeta.Janji sekarang terakhir,mami gak usah takut ada Avin."
" Iya makanya keluarin boneka itu.Oh iya tumben kalian berdua,Arkana gak ikut kesini? Biasanya kemana-mana bertiga."
KAMU SEDANG MEMBACA
Alpha Centauri ft Jungwon Enhypen
RomanceRead this book, and you will not regret getting to know the character Arkana Aksara Dinata Edit cover : Canva Pict : https://pin.it/qg4fHVb Background : unsplash.com { Selamat membaca,jangan lupa vote nya yaa,tysm! }
