Tak terasa sudah hampir seminggu,Arkan dan Luna pun jarang bertemu karena Arkan yang sibuk untuk olimpiade nya,dan Luna yang sibuk karena ikut kepanitiaan.Mereka berdua hanya berangkat bersama,dan setelah itu berpisah untuk mengerjakan urusannya masing-masing.Saat pulang pun terkadang Arkan tidak bisa mengatar Luna,jadi ia meminta tolong kepada Gabriel atau Marvin untuk mengantar Luna pulang.
Saat ini Luna dan Gabriel sedang sarapan di kantin,karena Marvin dan Zeeta tidak masuk sekolah.Sementara Arkan sedang mempersiapkan untuk olimpiade besok.
" Kak Marvin kemana kak? Tumben gak keliatan." Tanya Luna sembari memakan bubur nya.
" Dia sakit,jadi gak masuk."
" Sakit? Zeeta juga hari ini gak masuk soalnya sakit,ko bisa bareng gitu ya."
" Kayanya janjian." Jawab Gabriel sembari tertawa kecil dan diikuti tawa Luna.
" Hari ini Arkan gabisa nganter pulang Lun,lo sama gue aja ya?."
" Oke,sebenernya aku ngerasa gak enak,karena ngerepotin terus."
" Santai aja,gue gak ngerasa direpotin."
Tak lama Angkasa datang bersama kedua temannya dan duduk di sebelah Luna,Sontak membuat Luna terkejut dan merasa sedikit takut apalagi mengingat kejadian waktu itu.
" Siapa yang ngizinin lo duduk disitu?." Tanya Gabriel sinis kepada Angkasa.
" Ini tempat umum,kan? Jadi bebas gue mau duduk dimana aja." - Angkasa.
" Ck,cari tempat lain." - Gabriel.
" Dih ngatur." - Angkasa.
" Lo ko gak sama Arkana sih Lun? Cowo lo banyak banget,ganti-ganti tiap hari. Sama gue kapan?." Angkasa menggeser duduk nya sehingga lebih dekat dengan Luna dan membisikkan ucapannya itu.
Luna yang mendengar itu tiba-tiba teriak ketakutan karena mengingat kejadian saat itu dan sontak membuat mata semua orang yang berada di kantin tertuju pada nya.
" Lo ngapain sih,hah?." Gabriel menarik Angkasa kasar agar menjauh dari Luna.
" Santai man,orang gue diem." - Angkasa.
" Lo bisikkin apa tadi hah?." - Gabriel.
" Gue cuma bilang dia ganti-ganti cowo tiap hari,kenapa? Bener kan?."
Gabriel langsung meninju pipi Angkasa sampai terjatuh yang membuat meja dan kursi disekitarnya bergeser.
" Gue ngomong sesuai kenyataan! Gak salah kan?." Angkasa malah makin menantang Gabriel.
" Tutup mulut lo!." - Gabriel.
" Gak akan. Lo kira gue takut apa sama lo,hah? Gak usah sok jagoan lo!." - Angkasa.
Gabriel memukul Angkasa, dan Angkasa pun tidak tinggal diam,ia juga membalas pukulan Gabriel.
Saat ini suasana di kantin sangat tidak kondusif karena perkelahian Gabriel dan Angkasa.Tidak ada yang berani memisahkan mereka berdua,dan siswa siswi yang berada disana hanya menonton dan merekam perkelahian itu sampai akhirnya guru kesiswaan yang memisahkan mereka berdua.
" CUKUP! Kalian ini ada apa sih? Ini sekolah bukan tempat pertarungan!." Ucap Pak Genta guru kesiswaan laki-laki.
Gabriel dan Angkasa hanya terdiam menahan rasa kesal dan marahnya sembari mengatur nafas yang belum stabil.
" Sekarang kalian ikut bapak ke ruangan." Pak Genta menarik lengan mereka berdua.
" Maaf pak sebentar." Gabriel menghampiri Luna sebentar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Alpha Centauri ft Jungwon Enhypen
RomanceRead this book, and you will not regret getting to know the character Arkana Aksara Dinata Edit cover : Canva Pict : https://pin.it/qg4fHVb Background : unsplash.com { Selamat membaca,jangan lupa vote nya yaa,tysm! }
