Keesokan hari nya Luna dan Zeeta berada di belakang sekolah,mereka berdua merasa bosan karena menemani Arkan,Marvin,Gabriel,dan Ravin yang bermain game.
" Eh Lun,lo udah ceritain semuanya ke Voulus belum?." Bisik Zeeta pelan kepada Luna sementara yang lain masih asik dan fokus bermain game.
" Udah ko Zee." Balas Luna yang ikut berbisik.
" Gue takut terjadi sesuatu,tapi Aorda belum tau kalo lo itu nyamar jadi Menara kan?."
" Belum,gak ada yang tau selain kamu."
" Hati-hati ya Lun,gue takut lo kenapa-napa."
" Iya Zee aman." Balas Luna sembari memperlihatkan senyumannya.
" Kak." Panggil Luna kepada Arkan yang masih fokus bermain game.
" Hm?." Balas Arkan lembut tapi masih fokus kepada hp nya.
" Kaak."
" Iya?."
" Kak Arkan."
" Apa?."
" Ish kak Arkana!." Ucap Luna kesal karena Arkan hanya menjawab tapi masih tetap fokus dengan game nya.
" Apa sayang? Kenapa?." Kini Arkan mengalihkan fokus nya kepada Luna.
" Yang bener aja,gue mati?." Ucap Arkan yang terkejut karena tiba-tiba kalah bermain game.
" Hahaha yang gak bisa main mending diem." Ledek Gabriel sembari memainkan game nya yang diikuti tawaan Marvin dan Ravin.
" Ah udah lah males." Ucap Luna kesal karena Arkan masih fokus ke game nya dan Luna pun langsung pergi.
" Hayo loh Luna ngambek." - Marvin.
" Ko ngambek?." - Arkan.
" Kak Arkan sih main game terus." - Zeeta.
" Iya lagi,ah salah gue." Ucap Arkan dan langsung berlari mengejar Luna.
" Lun tunggu bentar Lun." Ucap Arkan yang kini sudah menghampiri Luna.
" Udah lah lepasin gak usah pegang-pegang." Balas Luna kesal karena Arkan memegang tangannya.
" Maaf ya."
" Iya gak papa,aku mau ke kelas ya kak."
" Gak papa tapi ko marah?."
" Aku gak marah."
" Kalo gak marah kenapa ke kelas? Zeeta juga masih disana."
" Emang kenapa? Lagian kalo aku tetep disana kak Arkan asik sendiri kan main game? Kak Arkan mau nya aku gimana? Diem terus liatin kamu sama yang lain main game gitu?."
" Engga gitu,maaf dong jangan marah."
" Aku gak marah,cuma kesel.Selalu ngajak bareng tapi kalo udah main game lupa sama aku,kak Arkan kaya gitu gak sekali atau dua kali,tapi sering.Didiemin kan gak enak kak,aku gak larang ko,tapi kalo mau main game yaudah main aja sama yang lain puas-puas in.Dan kalo lagi sama aku ya seharusnya kak Arkan ngerti,jangan asik sendiri terus aku didiemin.Daripada di diemin,aku mending pergi terus lakuin hal lain yang lebih berguna."
" Iya aku salah,maaf."
" Kalo masih ngulangin terus mending gak usah minta maaf,percuma."
" Janji ini terakhir,aku gak akan gitu lagi ko,percaya sama aku ya? Aku janji main game nya bakalan tau tempat dan waktu."
" Iya gak papa."
" Maaf ya."
" Iya."
" Beneran di maafin?."
KAMU SEDANG MEMBACA
Alpha Centauri ft Jungwon Enhypen
RomanceRead this book, and you will not regret getting to know the character Arkana Aksara Dinata Edit cover : Canva Pict : https://pin.it/qg4fHVb Background : unsplash.com { Selamat membaca,jangan lupa vote nya yaa,tysm! }
