50

228 12 62
                                        

Keesokan hari nya Arkan menjemput Luna seperti biasa,saat sedang menunggu di depan gerbang tiba-tiba Maya yang merupakan mama nya Luna itu keluar.

" Eh tante?." Arkan langsung melepas helm dan turun dari motor nya.

" Yaampun tante kangen banget sama kamu." Ucap Maya sembari memegang tangan Arkan.

" Sama tan Arkan juga,oh iya keadaan Om Dikta gimana?."

" Udah baik-baik saja sayang,tapi masih harus banyak istirahat."

" Syukurlah kalo gitu,tante sampe rumah kapan?."

" Tadi malem nak,em itu tangan kamu kenapa di perban? Muka nya juga kaya lebam gini."

" Biasalah ma,kak Arkan latihan bela diri tapi kemarin sempet ada kecelakaan dikit jadi nya luka deh." Sambung Luna yang tiba-tiba datang.

" Aduh lain kali hati-hati ya." -Maya.

" I-iya tan." - Arkan.

" Yaudah ma kita berangkat dulu ya." - Luna.

" Oke sayang,hati-hati di jalan ya." - Maya.

" Siap." Balas Luna dan setelah berpamitan mereka berdua segera pergi.

Sesampai nya di sekolah,Arkan memarkirkan motornya.Saat mau menuju ke kelas bersama Luna mereka berpapasan dengan Nara dan Maritsa.

" Nar kabur Nar." Ucap Maritsa yang hendak kabur tapi gagal karena Arkan menahannya.

" Urusan kita belum selesai." Arkan memegang tangan mereka berdua.

" Lepasin Arkana! Sakit!." - Nara.

" Kak lepasin." Ucap Luna tapi tidak didengarkan oleh Arkan.

" Lo berdua ikut gue." Arkan menarik paksa mereka berdua dan membawa nya ke belakang sekolah.

Karena khawatir Arkan akan melakukan hal yang aneh-aneh,akhirnya Luna mengikuti kemana mereka pergi.

" Ini apa?." Tanya Arkan sembari memperlihatkan video mereka yang membully Luna.

Nara dan Maritsa terkejut karena bingung siapa yang merekam mereka pada malam itu.Jujur saja mereka merasa takut apalagi berurusan dengan Arkan.

" Aduh kak Arkan dapet video itu dari mana ya?." Batin Luna.

" Maksudnya apa,hah?." Lanjut Arkan.

" Arkana gue minta maaf,kita berdua gak bermaksud kaya gitu." - Maritsa.

" Waras lo ngomong gitu? Dimana letak gak bermaksud nya gue tanya?!." - Arkan.

" Ki-kita cuma di suruh Bening." - Nara.

" Terus lo berdua mau aja disuruh gini?!." - Arkan.

" Sorry,Luna gue beneran minta maaf." Ucap Maritsa yang ketakutan.

" Iya Lun,sumpah kita berdua gak akan ngelakuin hal itu lagi." - Nara.

" Gue bakal laporin lo bertiga ke sekolah dan polisi." Ucap Arkan yang membuat mereka takut.

" Udah lah kak,jangan diperpanjang." - Luna.

" Kamu diem." - Arkan.

" Na please lo jangan lakuin itu,kita berdua beneran minta maaf." - Nara.

" Iya Na tolong banget kasih kita kesempatan,kita janji gak akan lakuin itu lagi." - Maritsa.

" Semua permintaan lo bakalan kita turutin asal lo gak laporin kita." Ucap Nara yang menangis sembari bersujud di kaki Arkan,begitu juga dengan Maritsa.

Alpha Centauri ft Jungwon EnhypenTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang