43

231 9 6
                                        

Sepulang sekolah Luna langsung pergi ke rumah sakit bersama Gabriel untuk bertemu dengan Arkan.Tetapi sesampai nya disana ternyata Arkan sedang tidur.

" Zam Rasya kemana?." Tanya Luna setelah sudah sampai di ruang rawat Arkan.

" Tadi gue anter pulang Lun,kasian dia kalo disini gak bisa istirahat."

" Oh gitu,makasih ya.Kalo kak Arkan udah makan?."

" Jam makan sekarang sih belum soalnya belum bangun."

" Eh bentar deh,ko baju kak Arkan banyak bekas darah gini? Kenapa? Apa nya yang luka?." Tanya Luna dan Azzam langsung melirik Gabriel untuk bertanya lewat tatapan dan Gabriel pun mengangguk ragu.

" Ko diem aja? Kenapa?."

" Em tadi ada Garhan kesini Lun,dia nyerang Arkan."

" Hah ko bisa? Emang kamu kemana? Kamu gak jagain kak Arkan?."

" Sorry tadi gue keluar sebentar buat beli jajanan Rasya." Jawab Azzam yang membuat Luna membuang nafas kasar.

" Zam lo gak balik dulu? Istirahat sana kan dari pagi lo udah jaga disini.Biar gue sama Luna yang gantian jaga Arkan lo istirahat aja." - Gabriel.

" Iya kamu mending pulang aja istirahat,pasti cape kan?." - Luna.

" Yaudah kalo gitu gue balik dulu ya." Ucap Azzam yang di balas anggukan Gabriel dan Luna setelah itu dia langsung pergi.

" Gue mau beli minum dulu ya Lun,lo mau nitip apa?." Tanya Gabriel.

" Gak usah kak makasih."

" Oke deh kalo gitu."

Setelah Gabriel pergi,Luna duduk di kursi sebelah ranjang Arkan sembari memperhatikan setiap luka yang ada di wajah Arkan.

" Sakit banget liat kak Arkan kaya gini." Ucap Luna pelan sembari merapihkan rambut Arkan yang sedikit berantakan lalu memeluk nya.

" Maaf ya Lun buat kamu sedih terus." Ucap Arkan tiba-tiba yang baru bangun sembari mengelus pucuk rambut Luna.

" Eh kak Arkan udah bangun,mau minum kak?."

" Engga,belum haus."

" Terus mau apa?."

" Mau dipanggil sayang."

" Ih masih sempet-sempet nya bercanda terus."

" Ini serius,lagian kamu jarang bilang gitu ke aku.Perasaan aku terus yang bilang sayang ke kamu."

" Rasa sayang kan gak harus selalu diungkapin dengan kata."

" Tapi aku pengen dipanggil sayang."

" Beneran? Orang sekali nya aku manggil sayang kak Arkan langsung blushing."

" Kata siapa? Tau darimana?."

" Tau lah,keliatan."

" Yaudah biarin,aku kan malu-malu kucing."

" Hahaha ada-ada aja,iya deh aku sering-sering panggil sayang.Tapi dapet imbalan gak nih?."

" Dapet."

" Apa?."

" Cinta dan seluruh nafas aku buat kamu."

" Hahaha kak diajarin siapa nggombal kaya gitu?."

" Gak ada yang ngajarin lah,aku kan pro dalam segala hal."

" Iya deh iya."

" Lun." Panggil Arkan dan tak lama Gabriel pun datang.

Alpha Centauri ft Jungwon EnhypenTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang