27

165 13 2
                                        

Di dalam mobilnya Luna menangis setelah sedari tadi menahan air matanya karena ucapan Angkasa.Tak lama ponselnya berbunyi dan memperlihatkan nama Arkan di layar ponselnya,Luna mencoba untuk menghentikan tangisannya lalu menjawab telepon Arkan.

📞......

" Iya kak?."

" Ko lama jawabnya,Kenapa nangis?."

" E-engga nangis ko."

" Aku tau jadi jangan bohong,kenapa nangis? Siapa yang jahatin?."

" Beneran kak Arkan,aku lagi flu jadi suaranya berubah kaya habis nangis."

Drtttt drttttt

Ponselnya bergetar dan Luna shock karena Arkan langsung merubah dari telepon biasa menjadi Video call.

" Duh kalo diangkat bisa bohong gak ya nanti." Ucap Luna pelan.

Tapi tak lama akhirnya Arkan mematikan sambungan teleponnya.Baru saja Luna mau bernafas lega,Arkan malah mengirimi pesan dan Langsung meneleponnya kembali.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kak Arkan My Hero🕸👑❣

Angkat!

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Drttttt drttttt

" Astaga kak Arkan,duh semoga gak keceplosan."

" I-iya kak?." Akhirnya Luna mengangkat Video call Arkan.

" Kenapa nangis?." Tanya Arkan di sebrang sana dengan wajah seriusnya.

" Engga nangis ko,ini tadi kelilipan."

" Yang bener kelilipan apa flu?."

" Eh eeee dua-dua nya kak,lagi flu terus kelilipan."

" Jujur."

" Beneran kak Arkan."

" Jangan bohong Luna Ashara."

" .......... "

" Kenapa malah makin nangis? Ada apa?."

" Kak Arkan nya marah." Jawab Luna sembari menangis.

" Eh maaf,aku gak bermaksud marah.Kamu di mobil mau kemana?."

" Mau pulang habis belanja." Jawab Luna sembari mengelap air matanya.

" Sendiri?."

" Iya."

" Yaudah cepet pulang dulu,hati-hati ya.Kalo ada apa-apa langsung kabarin aku."

" Iya kak."

Akhirnya setelah itu mereka mematikan sambungan teleponnya.

" Hehe mempan juga cara baru ini,kan jadi bisa ngeles,maaf ya kak aku pura-pura nangis." Ucap Luna di dalam mobil lalu segera pulang.

~•~

Hari ini adalah hari dimana Arkan akan melaksanakan olimpiade sains,tapi sebelum itu Arkan masih bisa berpamitan dan berangkat ke sekolah bersama Luna.

" Kak,semangat ya,sekarang harus fokus dan jangan mikirin apapun dulu.Masalah menang atau kalah itu gimana nanti,oke?." Ucap Luna saat berada di parkiran sekolah yang masih sepi.

" Oke peincess." Arkan mengacak-ngacak rambut Luna pelan.

" Kak Arkan udah sarapan kan? Kalo belum ayo sarapan dulu,nanti disana pasti sibuk banget dan gak akan sempet buat sarapan."

Alpha Centauri ft Jungwon EnhypenTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang