39

153 7 1
                                        

Di kelas,Siren,Nara dan Maritsa sedang mengobrol seperti biasa untuk membicarakan hal-hal random atau gosip terbaru yang ada di sekolah.

" Lo berdua tau gak sih skincare yang di iklanin Zeeta?." Tanya Nara kepada Siren dan Maritsa.

" Yang mana? Dia ngiklanin banyak produk." - Siren.

" Itu yang baru,gue kan kepo ya sama dia jadi gue suka stalk account instagram dia pake account kosongan." - Nara.

" Oh yang dia jadi brand ambassador nya bukan sih?." - Maritsa.

" Iyap itu maksud gue.Keren juga tuh model gadungan bisa jadi BA produk seterkenal itu." - Nara.

" Gue udah coba tau,dan beneran bagus banget di kulit wajah gue." - Siren.

" Gue mau coba tapi kaya kesel aja liat dia tuh,tapi gue penasaran pengen coba.Kenapa sih si Marvin gak pernah lirik gue,padahal kan gue juga gak kalah cakep dari Zeeta." - Nara.

" Gabriel yang jomblo aja gak pernah lirik gue,padahal udah caper tapi dia nya bodo amat.Oh iya Ren,lo sekarang kaya udah gak deketin si bucin lagi." - Maritsa.

" Siapa?." - Siren.

" Ya Arkana,emang siapa lagi? Apa lo udah ada cowo? Ko gak cerita ke kita sih?." - Maritsa.

" O-oh iya udah engga,lagian mau sekeras apapun usaha gue kalo dia gak mau ya gak akan bisa.Gue juga udah cape sih,dan sekarang gue cuman mau fokus buat cari yang pasti aja." - Siren.

" Berusaha buat dapetin Arkana selama hampir 3 tahun tapi pada akhirnya milih untuk nyerah itu pasti sakit banget,yang kuat ya Ren." - Nara.

" I'm okay ko Nar,lagian sekarang gue udah bisa lupain Arkana juga and i'm so happy." - Siren.

" Syukurlah,kita berdua juga ikut seneng.Oh iya lo sekarang kaya aga gemukkan Ren." - Maritsa.

" Eh iya tau,tapi malah makin cakep." - Nara.

" Kayanya perut gue udah mulai membesar." Batin Siren.

" E-emang iya? Perasaan biasa aja." - Siren.

" Iyaa,aura cantik lo juga kaya makin keluar." - Nara.

" Hahaha bisa aja lo." Balas Siren sembari tertawa.Tapi jujur sebenarnya ia merasa takut.

Sesampai nya di sekolah,Arkan dan Luna tidak bisa masuk kedalam karena gerbang sekolah sudah terkunci,Arkan mencoba untuk keluar dari mobil untuk meminta tolong agar dibukakan pintu gerbang nya.Belum sempat bicara dengan pak satpam,bu Dita yang baru memeriksa keadaan di parkiran malah melihat Arkan.

" Heii Arkana,kamu lagi ya.Jangan kemana-mana tetep disitu." Ucap bu Dita ketika melihat Arkan dan langsung menghampiri nya.

" Duh kenapa ketemu bu Dita mulu ya." Ucap Arkan pelan.

" Baru datang sekolah ya kamu? Coba dilihat jam nya sekarang sudah jam berapa,hm?."

" Hehe udah siang bu.Maaf bu tadi ada-."

" Udah gak usah alasan lagi,aduh ini wajah mu bisa banyak bekas luka gini pasti karena berantem kan? Ibu mau bicara sama kamu."

" Pagi bu." Ucap Luna yang menghampiri Arkan dan bu Dita.

" Luna? Kamu terlambat juga?." - Bu Dita.

" Engga bu." - Arkan.

" Iya bu." - Luna.

" Arkana kamu tidak usah bohong.Sekarang kalian cepat masuk dan ibu tunggu di ruangan ibu." Titah bu Dita yang disetujui Arkan dan Luna.

Akhirnya Arkan dan Luna segera masuk kedalam mobil lalu menuju ke parkiran sekolah.Setelah itu mereka berdua langsung menemui bu Dita di ruangannya.

Alpha Centauri ft Jungwon EnhypenTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang