49

204 11 40
                                        

Malam ini Luna pergi ke salah satu club malam karena Bening menyuruhnya datang kesana,sesampai nya disana ia sempat mencari keberadaan Bening sampai akhir nya pun bertemu.

" Datang juga lo,gue kira gak akan kesini."

" Datang lah."

" Yaudah duduk." Titah Bening dan Luna pun menurut untuk duduk.

Jujur saja ia merasa sedikit takut karena belum pernah merasakan suasana seperti ini karena pertama kali nya ke tempat ini pun hanya saat Arkan mabuk pada waktu itu.

" Tegang amat muka lo." Ucap Bening sembari sedikit tersenyum smirk kepada Luna.

" Engga biasa aja." Balas Luna dan tak lama Nara dan Maritsa datang.

" Duh feeling aku gak enak." Batin Luna.

" Wah wah ada princess nya Arkana nih." Ucap Maritsa sembari duduk di sebelah Luna.

" Berani juga lo datang kesini." - Nara.

" Luna, kapan sih lo mau lepasin kak Arkan?." - Bening.

" Gak akan pernah sampai kapan pun,kamu sengaja mau jebak aku? Kamu pasti ngerencanain sesuatu kan karena tau aku beneran datang kesini?." - Luna.

" Pinter,emang iya.Kalo disini gue bisa bebas buat maksa lo jauhin kak Arkan dengan cara apapun."

" Maksudnya?." - Luna.

" Maksudnya lo harus jauhin Arkan kalo gak,kita bisa lakuin hal yang dulu Bening lakuin ke lo lagi." - Nara.

" Aku gak takut." - Luna.

PLAK!

Satu tamparan Bening meluncur di pipi Luna dan membuat bekas merah serta rasa panas dan sakit .

" Gak usah sok berani sama gue! Lo itu gak ada apa-apa nya dibandingin gue, ngerti?."

" Oh ya? Bukannya kebalik?."

" Gak usah ngerasa hebat karena lo punya kak Arkan,lo itu cuman anak cupu dan lemah.Lo gak akan bisa lawan gue!." Ucap Bening sembari menjambak rambut Luna.

" Kayanya lebih asik bully dia di belakang sana deh." - Maritsa.

" Bener juga,ayo kak bawa dia." Balas Bening dan mereka langsung menarik Luna kasar untuk ke tempat sepi yang ada di sana.

" Ish sakit lepasin!." Luna memberontak tapi usaha nya tetap gagal.

Setelah membawa Luna,mereka bertiga melakukan aksi nya untuk membully Luna,mereka tidak segan untuk menampar,menjambak,memukul,dan menendang.Luna yang mendapatkan perlakuan itu pun menangis,keberaniannya hilang dan ia merasa sangat takut dengan mereka bertiga.

" Hahaha gak usah sok-sok an berani sama gue! See,akhirnya lo gak akan bisa lawan gue kan?." Ucap Bening sembari menginjak keras kaki Luna.

Luna meringis kesakitan sembari menangis.

" Awas aja lo berani ngadu ke Arkana." - Nara.

" Kalo sampe lo ngadu ke ke Arkana,kita akan buat yang lebih dari ini ngerti lo?!." Ucap Maritsa sembari memegang tulang rahang Luna yang dibalas anggukan Luna.

" Kak kita bawa dia lagi ke tempat duduk,katanya dia mau minum." - Ucap Bening asal.

" Engga,aku mau pulang." Ucap Luna yang merasa takut.

" Heh lo udah sama kita disini jadi lo gak akan bisa kabur,ayo." Bening menarik kembali lengan Luna dengan kasar dan dibantu oleh Nara dan Maritsa.

Saat sudah kembali ke tempat duduk tadi,mereka bertiga menyuruh Luna untuk meminum alkohol yang sudah mereka pesan.

Alpha Centauri ft Jungwon EnhypenTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang