56

162 8 25
                                        

Sesampainya di rumah sakit,ternyata Arkan dan Luna datang disaat Angkasa dan Siren datang juga.Melihat Angkasa yang membantu Siren keluar dari mobil,Arkan langsung mengambil kursi roda yang berada di luar rumah sakit untuk Siren.Setelah itu mereka segera membawa Siren masuk ke dalam rumah sakit agar bisa cepat ditangani oleh dokter.

" Sa perut gue sakit Sa." Ucap Siren yang kesakitan sembari menangis.

" Iya sabar ya,gue juga bingung harus gimana." Balas Angkasa sembari mendorong kursi roda itu.

" Mas mari ikut saya." Ucap suster yang datang dan mereka pun segera mengikuti kemana suster itu pergi.

" Sa temenin gue kedalem,gue gak mau sendiri." Pinta Siren ketika mau dibawa masuk oleh suster.

" I-iya,lo duluan masuk ya Ren." Ucap Angkasa dan suster pun langsung membawa Siren masuk kedalam.

" Na yang bener aja gue disuruh masuk."

" Ya iya lah lo yang masuk,udah buruan sana masuk."

" Gak berani gue,lo aja lah."

" Ngada-ngada lo,masa gue yang masuk."

" Sumpah gue gak berani,gue takut."

" Tapi kan lo bapaknya,udah buruan sana."

" Gue takut mual,apalagi nanti kalo liat darah gue gak mau gak berani."

" Kalo mual ya tinggal keluar dulu,habis muntah lo masuk lagi."

" Enteng banget lo ngomong gitu."

" Ya terus gimana?."

" Luna aja deh yang masuk,ya Lun? Please tolongin gue."

" Aku juga gak berani kak,gak tega liatnya." Balas Luna.

" Ah elah gue juga gak berani,Siren sendiri aja bisa kali ya?."

" Parah lo,udah masuk aja kalo takut lo nemenin nya sambil tutup mata gak usah diliat."

" Mana bisa Arkana,gue gak berani."

" Bisa,pasti bisa,buruan masuk biar anak lo cepet lahir." Ucap Arkan sembari mendorong paksa Angkasa agar masuk kedalam ruang bersalin.

" Nah kan masuk juga." Ucap Arkan ketika berhasil memasukkan paksa Angkasa kedalam ruang bersalin.

" Ih kak Arkan kasian tau,kak Angkasa nya ketakutan gitu."

" Gak papa itu kan tugas seorang bapak-bapak,lagian Siren nya juga pengen di temenin."

" Iya sih yaudah kita bantu doa aja dari sini." Ucap Luna yang disetujui Arkan.

Sementara di dalam,Angkasa sedang mendapingi Siren yang melahirkan,jujur saja tubuhnya terasa lemas mendengar Siren yang terus meringis kesakitan dan Angkasa juga merasa mual karena melihat darah.Tapi ia mencoba untuk tetap disana menguatkan Siren sembari menahan rasa takut dan mual nya.Setelah beberapa lama,anak yang berjenis kelamin laki-laki itu pun lahir,dan Angkasa bisa bernafas lega.

Akhirnya ketika Siren dan anaknya sudah dibawa ke ruang rawat,Arkan dan Luna pun menjenguk untuk melihat anak bayi yang baru lahir itu.

" Wihh congrats ya anak lo berdua udah lahir." Ucap Arkan yang ikut senang tetapi Angkasa masih shock karena menemani Siren tadi.

" Kak Angkasa gak papa?." Tanya Luna memastikan.

" Mual gue mau ke toilet dulu." Jawab Angkasa dan langsung pergi berlari sementara yang melihatnya hanya bisa tertawa.

" Nama ade bayi nya siapa kak? Ini cewe apa cowo?." Tanya Luna kepada Sieren.

" Cowo Lun,tapi belum kita kasih nama." - Siren.

Alpha Centauri ft Jungwon EnhypenTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang