17. UJIAN AKHIR SEMESTER

3 0 0
                                        


Selamat membaca!!

Hari ini semua murid kelas 3 SMA di seluruh Indonesia sedang melakukan UAS ( Ujian Akhir Semester) begitupun dengan SMA STARS 45, semua siswa-siswi tengah berkutat dengan handphone dan kertas kosong sebagai coretan.

Kurikulum yang baru dan diera yang makin canggih menuntut guru dan murid untuk mengikuti serta melaksanakannya. Ujian pun sekarang pun harus menggunakan handphone atau ujian online. Tak banyak dari mereka yang masih belum punya handphone dan bahkan paket data untung bagi mereka yang tidak punya ponsel dan tidak ada paket, sekolah SMA STARS 45 memudahkan menggunakan komputer serta wifi sebagai perantara.

Namun sebagaian kecil murid merasa tidak suka ujian menggunakan ponsel, contohnya saja gadis ini..

"Mata gw capek banget ngeliat layar 2 jam nonstop, kangen ujian pake kertas." Ujar Geby sembari mendengus lemas.

"Emang sih gw juga ngerasain."

"Omong omong geb setelah lulus nanti gw mau kuliah di Jogja" imbuh Zara.

"Hah? Kata lo mau kuliah disini aja."

"Iya tauu, tapiii gw pengen nyari pengalaman keluar kota lah Geb bosen gw ngeliat area ini-ini terus."

"Terus gw gimana dong zar." Tatap sedih Geby kepada Zara.

"Ya lo kan disini dah ada suami, kak Yuda udah ada yang jagain lo, yang bisa lo ajak curhat, jalan-jalan dan diskusi kalo lo punya masalah. Inget ya zar gw selalu berdoa buat kalian berdua supaya tetap langgeng dan gak mentingin ego masing-masing." Ujar Zara dengan tegas.

"Gw takut lo gak bisa jadi istri yang baik dan bikin kak Yuda males sama lo, gw setakut itu Geb ngeliat lo hancur dan semoga itu gak akan pernah terjadi. Harus saling komunikasi sesering mungkin bahkan hal kecil biat hubungan kalian tetap harmonis." Imbuhnya

Geby mendengar kalimat banyak yang dilontarkan Zara, air mata nya seketika langsung bercucuran ia tak pernah se emosional ini mendengar kata-kata dari sahabatnya itu, kedua sahabat itu langsung berpelukan bak teletabis.

"Zar makasih karena lo mau jadi sahabat gue selama ini, makasih buat semuanya suka duka kita selama ini. Bahkan saat dititik terendah gue lo masih mau temenan dan nenangin gue yang.." Kalimat Geby terputus lantaran dia menangis.

"Iya gue juga ya geb makasih banget lo mau temenan sama gue yang cerewet dan kadang bikin lo darting." Balas Zara sembari menepuk punggung Geby yang sudah menangis sedangkan Geby dia hanya mengangguk.

"Udahan nangis nya yuk ke kantin gue traktir." Ujar Geby dibalas senyuman hangat Geby dengan mata dan hidung merah akibat menangis.

Zara mencoba untuk tidak menangis dia harus kuat, karena setiap pertemuan pasti ada perpisahan.

••••

"

Geb pulang sekolah ini lo mau kemana?"

"Gak kemana-mana sih hari ini, gue gak ada rencana" Jawab nya sembari mengunyah roti.

"Bisa gak lo temenin gue?"

"Kemana?"

"Ke kantor bokap gue."

"Hah? Seriously?" Kaget Geby lantaran hubungan Zara dengan Bokapnya tidak baik. Karena orang tua itu berselingkuh dengan asistennya saat Zara berusia 13 tahun.

Turtledove [On Going] Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang