"Maka-sih ya-" Ucapan Prilly seolah seketika itu juga di suruh berhenti oleh mulut nya saat menemukan sosok di hadapan nya, tubuh nya menegang mata nya membulat lebar.
Mata itu bertemu dengan mata hitam pekat yang meneduh kan seakan waktu berhenti di atas kaki nya, tatapan yang ia rindukan
"Aku harus pergi" Prilly segera berlari menjauh dari pemuda itu, ia tak bisa dan tak tahan jika harus berada lebih dekat.
Bertemu tanpa sengaja seperti tadi saja sudah berhasil membuat darah nya berdesir dan jantung nya berdegup kencang.
Ia tak mau bertemu dengan Ali, dia belum siap. Ya pemuda itu adalah Ali, Ali yang sebenar nya tanpa sengaja ingin menyelamat seorang gadis yang berjalan di jalanan ramai hampir saja tertabrak pengendara motor yang sedang mengebut, dan ternyata gadis itu Prilly
Seketika wajah Ali yang sebelum nya kusut berubah menjadi senyum yang mengembang, ia belum mampu mengucapkan sepatah kata pun dia hanya bisa terdiam memaku di tempat mencerna apa yang baru saja terjadi.
Prilly baru saja keluar dari cafe nya fikir nya. Dan tahukah kalian apa yang Ali rasakan Ia ba-ha-gia!
"Mas Ali?" seseorang berhasil membuyarkan tatapan kosong Ali pada bayangan gadis yang sudah hilang entah kemana.
Ali mendelik, tatapan nya menajam saat bertemu dengan mata pelayan wanita yang baru saja memanggil nya
"Ada apa?" Tanya nya ketus, Ali sekarang lebih sensitif terhadap pegawai nya bahkan dia tak segan membentak dan memarahi pegawai yang menurut nya salah, sebelum nya Ali tidak pernah bersikap seperti itu.
Kini dia lebih pemarah
"Kebetulan mas Ali ada di sini" Pelayan itu menundukan kepala nya saat Ali menatap nya tajam penuh keheranan "Tadi ada yang mencari mas Ali, dia ke sini dan baru aja keluar. Apa mas Ali sempat ketemu?" sambung nya memperjelas melihat dari sorot mata Ali yang keheranan seperti nya pelayan itu dapat memastikan bahwa Ali belum bertemu dengan orang yang mencari nya.
"Cari saya? Berapa orang?"
"Cuma satu orang mas, dia nitip pesan dia bilang kalo mas Ali ke sini dia minta mas Ali bisa ketemu sama dia di Restaurant Candle malam ini"
"Restaurang Candle?" Ulang Ali, Ali kembali memperhatikan tempat di mana barusaja terakhir kali bayangan Prilly menghilang "Kamu yakin?"
"Iya mas, kalo begitu saya masuk dulu. Pelanggan di cafe hari ini sangat ramai" Ucap pelayan itu terdengar seperti sebuah keluhan. Fikiran Ali yang mulai terfokus membuat Ali hanya mengangguk dengan sebuah anggukan nya.
Siapa orang yang mencari nya itu? Beberapa nama terlintas di otak Ali namun hanya ada satu yang meyakinkan, karena pelayan itu bilang bahwa orang yang mencari juga baru saja keluar dari cafe nya "Apa itu Prilly?" Gumam nya ragu, ia tak yakin penuh tapi hanya Prilly lah yang baru keluar dari cafe.
Tanpa fikir panjang dan merasa banyak pertanyaan terpenuhi di otak Ali memutuskan untuk segera pergi untuk menemui seseorang yang masih 'misterius' itu tentu nya ke Restaurant Candle
Setelah menuruni motos ninja milik nya Ali bergegas masuk ke sebuah restaurant yang berada di kawasan ramai Junfire, mata nya bergerilya mencari sosok yang mungkin adalah Prilly seperti apa yang ia tebak.
"Ali??" Suara panggilan itu sedikit tercampur dengan suara bising para pengunjung lain di restaurant. Ali berbalik, berusaha mencari sumber suara sambil sedikit melangkah kan kaki di sana "Di sini Li" Suara itu kembali terdengar meminta Ali untuk segera menghampiri meja yang telah di isi oleh nya.
Sekali lagi Ali berbalik dan akhir nya bertemu pada si pemilik suara
"Akhir nya kamu datang juga" Mata Ali menyipit memastikan pengelihatan nya lalu sepersekian detik kemudian mata itu berubah menatap tajam, tersorot sebuah amarah di sana
"Elo? Jadi lo yang cari dan minta gue ke sini?" Desis Ali tak berminat senyum nya menyeringai
"Ali duduk dulu"
KAMU SEDANG MEMBACA
[NF] Us, Love and Oddity
Teen FictionAku mencintai nya, mencintai segala ke anehan nya dan keanehan yang Tuhan telah ciptakan di antara kami berdua. Keanehan yang membuat cerita kami sempurna.
![[NF] Us, Love and Oddity](https://img.wattpad.com/cover/26202490-64-k785245.jpg)