Lucky girl

15.2K 600 14
                                        

Chapter 8

   # Prilly's POV

    Aku cukup sedikit shock ketika mendapati Ali telah berdiri didepan rumah ku tadi dengan membawa seikat bunga dengan 3 warna yang aku sukai, entah bagaimana dia tahu atau hanya menebak nebak warna bunga kesukaan ku itu cukup membuat ku merasa berada diambang batas melayang pada lapisan langit ketujuh #alaygue

Aku merebahkan tubuh ku diatas tempat tidur beralaskan doraemon kesukaan ku, aku tidak menyangka akan bertemu lagi dengan pria berwajah arab yang bernama Ali itu.

Sebuah bunga?? Hmmmm aku beranjak dari kamar ku menuju sofa diruang tengah, dimana aku meletakan bunga bunga itu pada pot transparan yang ku taruh diatas meja

3 tangkai mawar itu aku ambil lalu ku langkahkan lagi kaki ku menuju kamar dan berdiri dibalkon sambil memandang langit dan memegang 3 tangkai mawar dengan 3 warna yang berbeda, putih, merah, dan kuning.

Apa artinya bunga ini? Setahuku biasanya orang yang memberikan bunga ini mempunyai satu niatan tertentu pada seseorang yang akan dia beri bunga ini, lambang ketulusan, berani, dan pantang menyerah? Hmmm apa ini maksudnya..... dia memiliki perasaan yang tulus untuk ku? Berani mengambil resiko terhadap perasaan nya dan pantang menyerah dalam memperjuangkan cintanya? Aahhh tidak tidak, sepertinya aku terlalu percaya diri, ungkapan ungkapan manis nya oun seharusnya tak terlalu aku bawa kehati bisa saja kan dia berbohong atau hanya gombal? Tapi.... lagi lagi aku tidak melihat kebohongan dari sorot matanya. Aaarrgghhh prill, berhentilah berfikir... jangan sampai kamu terjatuh dan terjatuh lagi, sudah cukup kamu terlalu bodoh selalu berharap dan mencoba pada cinta yang salah.

Aku menelungkupkan wajah pada telapak tangan ku, berharap ada bintang jatuh yang bisa mengabulkan doa doa ku agar pertanyaan yang selalu melintas diotak ku ini bisa terjawab.

Ku tatap kembali 3 tangkai bunga mawar yang berada pada genggaman ku, membuat aku kembali mengingat beberapa ucapannya yang terlintas dikepala ku

    "Bunga mawar dengan 3 warna, dipertemuan kita yang ketiga"

    "Aku cuma pengen ketemu kamu,, udah lama ga liat kamu"

    "Iya, soalnya kamu orang nya ngangenin"

    "Eh prilly!!! Eeeee... nomor kamu?"

    "Cappucino vocalo ice nya enak, kapan kapan aku harus nyicipin cappucino buatan kamu lagi"

Aahh pria itu, bisa bisa aku gila jika terus berfikir hal mustahil seperti ini..

Ali... dia itu berbeda, penuh kejutan dan ga bisa ditebak!!

Diawal pertemuan kami, dia begitu misterius, dingin, dan membuat ku penasaran.

Dipertemuan yang kedua sikapnya begitu manis, memperlakukan ku dengan baik dan asik

Lalu dipertemuan yang ketiga.....

Seolah olah ingin menunjukan sesuatu taoi tertahan, sikap romantisnya benar benar membuat aku melayang

Mengapa dia bersikap begitu pada ku? Bukan kah kami baru baru saja bertemu? Bertukar nomor telp pun barusaja, benar benar aneh. Aku terkekeh sendiri jika mengingat tingkah tingkah dia barusan.

Tak berapa lama dibalkon ku tatap bintang, seperti yang aku ingini malam ini aku mekihat bintang jatuh pada saat yang tepat aku menutup mata ku sambil menangkupkan kedua tangan ku yang masih memegang bunga.

  "Semoga waktu akan menjawab, bagaimana perasaan kami nantinya, semoga terus seperti ini dan tumbuh semakin dalam"

Batin ku berucap tanpa ku kendali kan, astaga!!! Mengapa aku berdoa seperti orang yang jatuh cinta?

[NF] Us, Love and OddityCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang