•14•

20 9 0
                                        

Setelah mengetahui rahasia besar yang selama ini di sembunyikan, Kenan menjadi lebih banyak diam dan banyak melamunnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Setelah mengetahui rahasia besar yang selama ini di sembunyikan, Kenan menjadi lebih banyak diam dan banyak melamunnya.

Hal tersebut tentu berhasil membuat mata Gabby berkaca-kaca. Bagaimana tidak? Melihat Kenan seperti itu membuatnya terluka. Dia lebih melihat Kenan yang menjahilinya dari pada yang lebih banyak diamnya.

Namun untuk yang pertama kalinya Kenan tidak mempedulikan Gabby. Dia masih terlalu sulit menerima rahasia besar yang sengaja disembunyikan oleh keluarganya.

Bukan tanpa sebab, tentu ada tiga alasan yaitu;

Alasan yang pertama akhir-akhir ini kepalanya sering berdenyut sakit.

Alasan yang kedua ketika dia melihat anak perempuan kecil yang menurutnya asing— yang pasti akan terasa sangat sedikit familiar walau baginya dia asing.

Dan alasan terakhir adalah Gabby sering melontarkan kalimat yang seolah-olah sudah lama mengenalnya.

Dari awal memang Kenan sudah curiga dengan semuanya. Seolah ada rahasia besar yang tengah ditutup-tutupi, entah rahasia apa itu, yang jelas Kenan tidak mengetahui. Tetapi sayangnya sekarang dia sudah mengetahuinya.

Tidak bisa jika Kenan tidak bisa jika harus diam saja.

Bodoh sekali jika dirinya harus berdiam sendiri terus-menerus, dia harus mencari kebenaran tentang semuanya.

Sorot matanya menajam, satu nama langsung terlintas diotaknya.

Siapa lagi jika bukan Gabby?

Kenan berpikir bahwa Gabby ikut menyembunyikan semuanya.

Tanpa pikir panjang Kenan melangkah lebar untuk menghampiri Gabby yang sudah bisa di pastikan sedang mengganti warna kutek pada kukunya. Kenan sudah mengetahui kebiasaan gadis itu.

Kamar yang Gabby memang berada tidak jauh dari kamar Kenan. Terletak tepat didepan kamar Kenan. Tanpa mengetok pintu terlebih dahulu, Kenan segera membuka pintu dan menerobosnya.

Mengabaikan Gabby yang terlonjak karena terkejut. Matanya masih sembab, dan benar dugaan Kenan jika gadis itu tengah sibuk dengan puluhan kutek.

Demi apapun, pemandangan tersebut kembali membuat emosi Kenan membara. Wajah gadis polos itu sedikit membuatnya menjadi lemah ketika berhadapan dengannya.

"Kenan?" Panggil Gabby lembut dengan wajah yang terlihat penasaran, mata bulatnya mengerjap pelan.

Wajah Gabby menjadi pucat pasi ketika melihat Kenan mendekatinya dengan wajah garangnya yang seolah ingin menerkamnya.

Gabby tidak bodoh untuk tidak mengetahui bahwa Kenan saat ini sedang marah. Kemungkinan besar marah karenanya.

Tetapi salahnya apa, huh?

Gabby benar-benar tidak mengerti alasan wajah Kenan begitu terlihat marah seperti saat ini.

Kenan mencengkram tangan Gabby, membuat gadis itu meringis karena merasakan sakit. Mau tidak mau, Gabby berdiri.

Live TogetherCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang