•1•

97 15 3
                                        

Jakarta, 13 Maret 2023

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jakarta, 13 Maret 2023

Jika Kenan ditanya tempat apa yang paling nyaman sedunia, maka sudah di pastikan bahwa Kenan akan menjawab dengan satu kata yaitu adalah kamarnya sendiri.

Bagaimana tidak? Kamar Kenan ukurannya terbilang sangat luas. Temboknya dicat putih elegan dengan langit-langit yang bertuliskan penuh rumus fisika yang akan dia baca saat malam hari.

Ranjang Kenan ukurannya luas serta besar. Hal tersebut tentu saja membuat Kenan bisa bergerak kesana-kemari tanpa khawatir akan terjatuh.

Meski pernah juga beberapa kali dia harus mengerang kesakitan di malam buta karena cara tidurnya yang sangat hiperaktif—tentu saja kasurnya terasa sangat empuk dan sepreinya juga terasa sangat lembut.

Namun, Kenan lebih menyukai posisi ranjang yang berada didekat jendela.

Karena menurutnya disitu adalah tempat yang paling nyaman. Dimana Kenan bisa merasakan semilir angin yang berhembus kencang...

Atau merasakan hangatnya matahari yang seakan membakar wajahnya yang tampan ketika jendelanya dibuka. Wangi mint itulah ciri khas kamar Kenan

Seperti saat ini.

Eh, tunggu. Apa tadi? Wangi mint?

Tidak! Kenan tidak mencium wangi mint sama sekali, melainkan dia sekarang mencium wangi bunga yang aromanya sangat harum dan sangatlah memabukkan sekali. Sungguh, Kenan tidaklah bohong.

Secepat kilat, kedua kelopak mata Kenan yang sedari terpejam langsung terbuka begitu saja. Dari sela kordennya, terlihat matahari di luar sana yang sudah meninggi.

Cahayanya yang hangat mampu menerobos celah jendelanya, menciptakan garis terang dalam kamar Kenan yang cahayanya tampak terlihat remang-remang

Mata Kenan masih terlihat sayu. Tanpa sengaja, dia menolehkan kepalanya kesamping kanan dengan malas.

Detik berikutnya dia langsung terlonjak dari tempat tidurnya, hal tersebut kontan membuat selimut yang menutupi tubuhnya kini turun hingga celananya—hingga membuat perut sixpack miliknya terpampang jelas.

Kini wajah Kenan sudah memucat. Dia benar-benar terkejut bukan main tatkala melihat seorang gadis imut berparas cantik yang dia tidak tahu asal usulnya sekarang tengah berbaring terlentang di atas ranjangnya.

Deru nafasnya terdengar sangat teratur saat dia tidur. Rambutnya yang panjang tampak menutupi sedikit wajahnya. Namun, hal itu nampaknya tak berhasil menutupi paras cantiknya.

Kenan lantas membulatkan matanya, dia mencubit lengannya dengan kencang. Rasanya sakit. Berarti dia tidak sedang bermimpi.

"Shit!" Kenan mengumpat kesal setelahnya.

Jangan berburuk sangka terlebih dahulu kepada Kenan. Perlu diketahui bahwa dia itu bukan cowok brengsek pada umumnya yang sering meniduri banyak gadis diluar sana.

Live TogetherCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang