ten

4.2K 236 12
                                        

Hari yang di tunggu-tunggu oleh para mahasiswa dan mahasiswi pun akhirnya tiba. Mereka terlihat sangat antusias karena akan pergi camping di hutan terdekat.

Yibo tengah menunggu xiao Zhan yang sedang berbincang-bincang pada temannya. Siapa lagi kalau bukan fan zhixin, pria manis itu sudah berjanji pada Yibo akan selalu bersamanya. Dan sebus, sekursi bersama Wang Yibo.

Fan zhixin menatap xiao Zhan kesal. "Ck. Kau tidak se tenda bersamaku?! Terus aku dengan siapa bodoh."

"Deng lun. Dia mengajakku se tenda dengannya. Tapi aku menolaknya." Usul xiao Zhan tanpa rasa dosa.

"Bangsat. Lalu kau?"

"Aku... Ada deh." Xiao Zhan menjulurkan lidahnya mengejek fan zhixin, tertawa kecil.

Fan zhixin mendengus. Nasib mempunyai teman Dajjal seperti xiao Zhan memanglah sangat ekstra sabar. Zhuocheng mendekati xiao Zhan dan juga fan zhixin.

"ZHAN."

"Apa?!!!!"

"Masuk goblok."

"Ya."

"Zhannn kenapa kau tega padaku?! Kau membia-..."

"Zhuocheng ada bodoh. Kau menganggap dia apa?!" Pekik xiao Zhan kesal pada fan zhixin. Sebenarnya dia juga kesal pada Yibo yang menyuruhnya se tenda dengannya. Padahal xiao Zhan kan ingin bersama teman-temannya.

"Si kucing betina itu. Pasti akan mencakar ku. Kau tidak kasihan dengan ku Zhan?!!"

"Untuk apa aku kasihan. Lagian kita juga satu hutan." Jawab xiao Zhan enteng. Xiao Zhan membawa tasnya masuk bergantian dengan fan zhixin.

"Zhan" panggil deng lun.

Xiao Zhan menoleh bersama fan zhixin. Mereka berdua saling memandang. "Deng lun."

"Kau duduk dengan siapa? Denganku ya?" Pinta deng lun memelas.

Xiao Zhan menggaruk tengkuknya, dia melirik kearah Wang Yibo yang menatapnya dingin. Seolah akan mengikutinya sekarang juga. Xiao Zhan bergidik. "Aku sudah bersama profesor/mr Wang." Jawab xiao Zhan gugup.

"Kau bersama profesor/Mr wang????" Pekik mereka berdua syok.

"Iya. Sudah cepat masuk." Ujar xiao Zhan greget sendiri.

Deng Lun tertawa canggung. Ia mempunyai firasat bahwa Yibo dan xiao Zhan memang memiliki hubungan tapi ntah hubungan apa itu. Mungkin sepasang kekasih?

"Kau me-.. tidak jadi Zhan"

xiao Zhan mengangguk-angguk saja, dia juga tau apa yang akan di katakan deng lun padanya. Sumpah. Xiao Zhan akan jujur jika waktunya sudah tepat, tapi.. jika sekarang mungkin dia akan merahasiakan nya terlebih dahulu, mungkin beberapa hari Minggu tahun kemudian.


Maaf ya, saya belum bisa buat cerita yang ada pelakornya. Misal kalau pelakor Yibo kan sudah biasa, tapi kalau xiao Zhan saya kurang bisa. Alias kurang nyambung lah, ini aja bikin bahasa formal macam ala-ala hahahaha ga nyambung. Rasanya hiks srottttttt gua gabisa sumpah. Btw maklumkan ya..... Ya.




Mereka semua masuk kedalam bus. "Zhan kau duduk dimana?" Tanya deng lun mengikuti xiao Zhan dari belakang.

"Disini. Kenapa?" Xiao Zhan menatap kursinya yang masih kosong hanya ada dua. Xiao Zhan duduk di kursi yang sudah di sediakan.

"Aku di-..."

"Xiao Zhan." Yibo datang dengan wajah khas dinginnya. Dia langsung duduk di samping xiao Zhan, deng lun menganga melihat Wang Yibo yang langsung menempati kursi kosong itu.

My Handsome Lecturer (yizhan) ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang