Xiao Zhan menghela nafas panjang. Sudah 30 menit dia menunggu mommy dan mamanya, tapi tidak kunjung kesini juga. Lagi, kemana perginya Wang Yibo. Ini sudah 1 jam xiao Zhan menunggu suaminya.
Krryukk krryukk
Perutnya kembali keroncongan. Xiao Zhan mencebikkan bibirnya. Jika saja ada seseorang dirumahnya sudah dipastikan orang itu akan kena omel sekarang juga.
Drrtt.
Xiao Zhan melirik ponselnya. Dengan cepat dia mengangkat panggilan dari Yibo.
Yibo:
Say-...
Xiao Zhan:
Jangan memanggilku sayang. Aku laparrrr! Kau dimana! Lama sekali. Sudah satu jam aku menunggumu tapi kau tak kunjung pulang sampai sekarang. Kau sedang berselingkuh dibelakang ku ya?! Dengan Bu dosen itu hah?! Pulang. Aku ingin makan. Kau tega membiarkan istrimu mati kelaparan hah?!
Yibo:
Jalanan macet. Maaf, sebentar lagi aku pulang
Xiao Zhan:
Halahhh sebentar-sebentar pasti sampai malam. PULANGGGG! AKU INGIN MAKANNN.
Yibo:
Mn, tunggu sebentar lagi
Xiao Zhan:
Ya. 10 menit. Awas kau tidak pulang juga. Dasar Wang sinting. Tidak kasihan dengan istrinya. Aku matikan.
Tuttt.
Xiao Zhan membanting ponselnya, dia berdecak sambil menggerutu tidak jelas. "AAAAAAAAAAAA AKU INGINNN MAKANNNN"
"Zhanzhan."
Xiao Zhan terdiam, dia seperti mendengar suara yang memanggilnya.
"Zhanzhan. Ini mommy dan mama."
"Oh!" Xiao Zhan langsung berlari keluar untuk membukakan pintu. Matanya berbinar melihat makanan di tangan kedua orang tuanya. "Ini untukku?!!" Pekik xiao Zhan girang.
"Untuk yibo juga"
Bibir xiao Zhan mengerucut mendengarnya. "Tidak. Ini untukku. Zhanzhan sudah lapar mommyy. Putramu belum juga pulang dari 1 jam lalu." Beritahu xiao Zhan dramatis.
Xinye dan yinzee terkekeh, masuk kedalam rumah. "Memangnya Zhanzhan menitip apa pada Yibo hm?" Tanya xinye.
"Menitip teakbokki, anggur. Cake brownies. Itu saja. Tapi lama sekali. Zhanzhan ingin makan tapi belum masak."
"Makan ini saja. Mama membelikannya untuk Zhanzhan. Kebetulan mama melihat ada pedagang pecel lele tadi di pinggir jalan"
"Benarkah?!" Binar xiao Zhan. Xiao Zhan memakan lahap makanannya tanpa niat ingin berbagi pada mereka berdua.
Mereka tertawa kecil melihat kelakuan putra/menantunya. Sangat menggemaskan.
"Zh-... Mommy, mama" gumam yibo. Yibo mendekati mereka yang kini sudah duduk anteng dihadapan xiao Zhan. Pria itu menaruh beberapa plastik berisi pesanan xiao Zhan.
"Lama." Gertak xiao Zhan, tapi tetap mengambil semua pesananya.
"Maaf, macet."
"Ya."
Kedua wanita itu memperhatikan interaksi antara anak mereka. "Zhanzhan jadi?"
"Jadi. Tapi nanti saja, aku pegal mommy. Lelah juga." Keluh xiao Zhan sudah sedikit keringatan.
"Dari kapan kesini?"
"Barusan. Memangnya Zhanzhan mau mommy ajarkan masak apa hm? Bukankah Zhanzhan sudah bisa masak?"
KAMU SEDANG MEMBACA
My Handsome Lecturer (yizhan) ✓
RandomPerjodohan tentang Yibo dan xiao Zhan. Awal pertemuan yang tidak disengaja berakhir perjodohan konyol orang tua mereka berdua. Dan menyatukannya dalam ikatan pernikahan. Baca aja.
