Yibo menggigit bibir bawahnya saking gugupnya dia saat ini, perasaannya sudah campur aduk. Takut. Tentu! Yibo sangat takut sekarang.
Yibo mengusap kepala xiao Zhan yang penuh dengan keringat. Pria itu bergumam lirih. "Kau bisa" bisik Yibo menguatkan xiao Zhan.
Xiao Zhan mengangguk lemah. Kali ini dia sangat tidak mempunyai tenaga. Dia sudah lelah dan ingin istirahat.
Yibo menatap xiao Zhan penuh dengan linangan air mata di pelupuknya. Xiao Zhan tersenyum tipis. "Aku bisa! Jangan memasang wajah seperti itu. Kau mirip Sugiono." Kata xiao Zhan.
Yibo terdiam tidak menjawab perkataan xiao Zhan. Sebentar lagi persalinannya akan segera di mulai. Dan xiao Zhan akan di Cesar. Dia melahirkan Cesar. Lewat mana lagi kalau bukan di Cesar? Xiao Zhan saja tidak mempunyai memek.
Yibo menggenggam tangan xiao Zhan. Dia tidak berhenti meramalkan doa agar istri dan anaknya selamat dalam keadaan sehat.
Yibo sangat ingin keluarga kecilnya bahagia. Semoga tuhan berpihak padanya. Semoga persalinan dan semuanya berjalan lancar.
Bertahanlah sayangku. Kau pasti bisa mengeluarkan anak kita. Aku yakin. Aku selalu berada di sisimu. Tuhan selalu berpihak pada kita. Semoga persalinan mu berjalan lancar. Dan selamat dalam keadaan sehat.
Xinye berdoa dalam diam. Dia sudah panik setengah mati menunggu diluar. Wanita paruh baya itu menelfon mommy dan Daddy Yibo. Memberitahukan bahwa xiao Zhan tengah melakukan persalinan untuk melahirkan anak pertama dan cucu pertama mereka.
2 jam kemudian.
Oekk oekk
Suara tangisan bayi Terdengar begitu kencang didalam sana. Xinye, yinzee dan yang yang tidak berhenti berucap syukur. Setidaknya bayinya dalam keadaan sehat.
"Xinye cucuku!" Pekik yinzee kegirangan memeluk xinye.
"Cucuku juga." Kata xinye tidak ingin kalah membalas pelukan yinzee menyisakan yang yang yang terdiam sambil tersenyum melihat istrinya.
Mereka kini sudah berada didalam ruangan. Bayi yang berada digendongan Yibo terlihat sangat anteng setelah menangis terlalu lama. Yibo tersenyum tipis. Menyentuh kulit lembut anaknya. "Tampan"
"Tentu saja tampan. Itu mengikutimu! Mommy tidak menduga anakmu setampan ini melebihi ayahnya."
"Benar kan yang yang?" Kata yinzee meminta persetujuan suaminya.
Yang yang mengangguk. "Benar itu, Yibo kan anak buangan."
"Nah benar itu. Zhanzhan belum sadar juga?"
"Biarkan putraku istirahat. Ayo pulang besok lagi kita kesini untuk menjenguk mereka. Kasihan Yibo butuh istirahat." Ujar xinye memberi pengertian pada kedua manusia itu.
Yinzee dan yang yang mengangguk setuju. "Mama pulang ya, tolong jaga Zhanzhan untuk mama"
"Mn, hati-hati."
"Mommy juga pulang ya. Dadahh anak pungut" yinzee mengecup pipi putranya dan berlalu sambil menggandeng tangan yang yang.
Yibo mendengus. Berjalan mendekati xiao Zhan yang sudah membuka matanya. Yibo tersenyum pada xiao Zhan. "Kau sudah bangun?"
"Sudah mati"
Yibo tergelak. "Jangan mengucapkan sembarangan."
"Ya salahkan saja dirimu. Kenapa juga bertanya seperti itu. Dimana anakku? Dia selamat?*
"Tentu, dia tampan sepertiku." Kata Yibo PD.
Xiao Zhan membuat ekspresi ingin muntah. Dia mengambil alih putranya dari Yibo. "Aiyooo anak mommy tampan sekali seperti daddymu."
KAMU SEDANG MEMBACA
My Handsome Lecturer (yizhan) ✓
AcakPerjodohan tentang Yibo dan xiao Zhan. Awal pertemuan yang tidak disengaja berakhir perjodohan konyol orang tua mereka berdua. Dan menyatukannya dalam ikatan pernikahan. Baca aja.
