SeKai / HunKai FanFiction
Hurt & Comfort, bxb!friend-to-lovers ⚠️
.
.
.
Hari ini adalah malam minggu, restoran akan tutup lebih malam dari biasanya, tapi Jongin tidak bekerja sampai akhir karena permintaan dari adik owner restoran. Siapa lagi kalau bukan Sehun.
"Kekasihmu sudah datang." Sooyoung menyenggol lengan Jongin yang masih sibuk di meja kasir. Dia menoleh ke arah Sehun yang sedang melambaikan tangan ke arahnya dari balik jendela kaca. "Cepatlah bersiap, sebelum dia jadi tontonan pengunjung."
Jongin terkekeh melihat semua pengunjung menatap Sehun dengan penasaran dan beberapa dari mereka dengan iseng membalas lambaian tangan dari Sehun.
Si tan itu pun bergegas ganti pakaian, dia tidak ingin membuat Sehun menunggu lama. "Aku duluan ya." Jongin berbisik pada Sooyoung sebelum akhirnya dia bergegas menghampiri Sehun.
"Lelah bekerja seharian?" Tanya Sehun sambil merapihkan poni rambut Jongin yang berantakan karena dia menghampirinya dengan berlari.
"Begitulah, bagaimana denganmu?"
"Sekolah tidak menarik tanpamu, tapi aku menjalaninya dengan baik."
"Anak pintar." Jongin terkekeh, dia berjinjit sambil menepuk-nepuk pucuk kepala Sehun dengan gemas.
"Aku ingin mengajakmu ke suatu tempat."
"Kemana?"
"Rahasia, dan kau harus pakai jaket karena udara malam tidak baik untuk kesehatanmu." Karena dia tahu kalau Jongin jarang mengenakan jaket, dengan inisiatifnya Sehun membawa jaket untuk si tan. Dia pun juga memakaikannya.
Semua pengunjung restoran seperti mendapat tontonan gratis melihat adegan kedua remaja itu dari balik jendela kaca. Semuanya dengan kompak tertawa gemas melihat mereka.
Sehun langsung menarik Jongin menjauh agar mereka berdua tidak semakin jadi tontonan pengunjung di sana.
"Kita mau kemana?"
"Tempat yang pasti kau suka," jawab Sehun sambil memakaikan helm di kepala si manis.
Jongin hanya ikut saja titahan dari sahabatnya itu. Hari ini kedua orang tuanya sedang berada di luar kota, jadi dia bisa lebih bebas.
"Jongin." Panggil Sehun dengan sedikit berteriak karena ia yakin Jongin akan sulit mendengar suaranya.
"APA?" Jongin juga membalas dengan suara keras.
"SEBELUM AKU PERGI, AKU INGIN MEWUJUDKAN KEINGINANMU."
"HAH?"
"SEBELUM AKU PERGI, AKU INGIN MEWUJUDKAN KEINGINANMU." Sehun mengulangi ucapannya dengan suara lebih keras, dia bisa mendengar kekehan kecil dari Jongin yang sudah berhasil menangkap ucapannya.
"TERIMA KASIIIIH!" Balas Jongin.
Setelah hampir setengah jam berkendara, motor yang dibawa Sehun mula memasuki kawasan parkiran sepeda motor. Jongin mengedarkan pandangannya, dia penasaran tempat apa yang sedang mereka kunjungi.
Mata bulat si tan langsung membola dengan lucu saat dia menyadari bahwa Sehun mengajaknya ke bar. Banyak anak-anak muda dengan pakaian minim berlalulalang di hadapannya.
Puk!
"Aw!" Sehun meringis saat kepalanya yang masih ditutupi helm dipukul sama si cantik.
"Kenapa ke sini?!"
KAMU SEDANG MEMBACA
UNWANTED
FanficKatanya, keluarga itu adalah rumah. Namun rasa-rasanya hal itu tidak berlaku bagi Kim Jongin. Sejak kecil ia harus dihadapkan pada kenyataan bahwa keluarganya sangat membenci dan selalu merendahkannya. Tidak ada satupun anggota keluarga yang menging...
