{ بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ }
{ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ }
Yang kangen "Al-Kaizen" cung☝
Setelah sekian hari akhirnya update
Jangan lupa🌟
°
°
°
°
°
°°°🌷°°°
"BANGUN, BANGUN, BANGUN SHALAT TAHAJUD!" ucap Ustadz Zulkifli lantang dan mulai menyibakkan selimut mereka satu persatu.
Namun, mereka semua tak berkutik dari tidurnya sama sekali. Ustadz Zulkifli yang melihat itu pun lantas menarik nafas dalam-dalam. Bagaimana cara membangunkan mereka semua? Apa harus ia siram dengan air.
"AYO SEMUA BANGUN, SUDAH SAATNYA SHALAT TAHAJUD. YANG TELAT AKAN DIKENAKAN SANKSI DARI PENGURUS."
"Bentar lagi ustadz, 5 menit lagi" ujar Azzam dengan suara khas orang yang baru saja bangun tidur.
"Gak ada 5 menit, kalian aja udah telat ini"
"Ustadz duluan aja, kita nanti belakangan" ujar Ayran.
"Kita baru tidur ustadz, masa iya langsung bangun lagi!" ucap Zaydan.
"Salah kalian sendiri mengapa telat tidur, jelas-jelas jam tidur lebih awal"
"Kita keasikan ngobrol, sampai lupa udah jam berapa" Agam ikut menimpali.
"Bukan urusan saya, cepat bangun" ujar ustadz Zulkifli yang tak menyerah untuk membangunkan mereka semua.
Satu persatu dari mereka mulai bangun, tetapi hanya masih terduduk diatas ranjang tanpa bangkit sama sekali.
"Saya tunggu di Mesjid, saya harus kembali ke sana karena ada urusan. Kalian semua, nanti temui saya di Mesjid." Ujar Ustadz Zulkifli.
Ustadz Zulkifli pun langsung keluar dari kamar dan langsung menuju ke Mesjid yang ada di pesantren. Banyak santriwan-santriwati sudah berlalu lalang juga menuju ke Mesjid untuk melaksanakan shalat tahajud bersama. Seluruh penghuni pesantren sudah berkumpul bersama di Mesjid, kecuali bagi perempuan yang sedang menstruasi. Bagi perempuan yang menstruasi juga harus bangun di jam-jam ini, mereka akan melakukan dzikiran, wirid, mendengar murotal, dan kegiatan lainnya juga.
Shalat tahajud kali ini di imami oleh Kyai Hamza sendiri selaku pemilik pesantren. Biasanya di imami oleh ustadz-ustadz lain yang ada di sini. Shalat tahajud kali ini merupakan tahajud pertama bagi santri baru kali ini.
Dilain tempat, Azzam, Ayran, Agam, Zaydan, Keenan, dan juga Hanan masih terbaring di atas ranjangnya masing-masing. Mereka tidak ikut shalat tahajud karena masih tidur. Usai kepergian ustadz Zulkifli tadi, mereka kembali berbaring tanpa seorangpun yang bangkit dari duduknya.
Lampu kamar kembali mereka matikan, agar tidak mengganggu tidur nyenyaknya.
Allahu akbar Allahu akbar
Suara azan terdengar merdu seluruh pelosok pesantren dan sekitarnya. Suara ayam berkokok pun ikut menyertai menyambut pagi yang akan datang. Suasana dingin di waktu subuh membuat siapapun ingin bersembunyi dibalik selimut dan melanjutkan tidurnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Al-Kaizen II Ganas Man Circle
Teen Fiction(Drama - Percintaan - Persahabatan - Hijrah - Comedy) . Ketika menginginkan adanya perubahan dalam hidup, seringkali kita mengharapkan perubahan yang instan dan drastis. Kita berekspektasi perubahan tersebut akan langsung membawa dampak yang signi...
