Bulan berjalan menuju bundanya dan langsung memeluk bunda yang sudah dari tadi duduk dimobil bunda nya tidak ikut mengejar bulan kalo bunda nya ikut ngejar bulan mobilnya dijaga sama siapa?
Wanita paruh baya itu keliatan khawatir tiba tiba saja bulan memeluk dirinya dengan menangis wanita paruh baya itu mengelus rambut anaknya bungsunya
" Kenapa sayang kok kamu nangis,ada apa cerita aja sama bunda? " Tanya diandra kepada bulan yang sudah cukup tenang
" Bunda " Lirih bulan yang mendongak keatas melihat kearah bunda nya
" Iya kenapa sayang? "
" Tadi kan ayah ngasih syarat sama bulan hiksss "
" Emang ayah ngasih syarat apa sama kamu sayang? "
" Syaratnya ada dua bunda hiks, syarat pertama bulan mau disekolahhin ayah di Arab Saudi hiksss, terus syarat kedua bulan gak boleh keluar rumah kecuali ke kuliah terus habis pulang kuliah bulan harus belajar agama sama gus farhan bunda dan juga motor bulan juga disita sama ayah hikss "
" Terus bulan harus milih yang mana bunda? " Lanjut bulan meminta bundanya membantu pilihan yang dibuat ayahnya
" Menurut bunda mendingngan kamu masuk ke pesantren aja dari pada dirumah gak diizinin ayah buat ketemu temen dan juga di pesantren ada banyak teman sama ada kak naufal juga di pesantren "
" Terus kamu mau disekolahhin ayah di Arab Saudi sayang ? "Lanjut diandra menjelaskan yang menurut pandangan diandra sendiri dia pengen yang terbaik buat anaknya daripada ia dirumah gak diizinin ayah keluar ketemu temen mendingan masuk pesantren yang pasti
dipesantren ada banyak teman dan disana juga ada kakaknya yang bisa sekalian jagain kalo pilihan pertama Diandra tidak terlalu yakin bulan akan memilih pilihan pertama bukan karena apa bulan belum begitu lancar bahasa Arab dan bukan cuma itu doang bulan tidak mau untuk jauh dari orang tua nya
" Bulan gak mau disekolahhin ayah di Arab Saudi bunda bulan aja belum lancar bahasa Arab bunda nanti disana bulan ngomong pake bahasa apa? , bahasa Korea bunda, emang orang yang ada disana bisa bahasa Korea bunda "
Diandra hanya menggelengkan kepala mendengar jawaban dari anaknya iya tidak habis pikir disaat ia sedih karena pilihan dari suaminya ia masih bisa bercanda kelakuan sebelas dua belas sama reihan
" Sayang kamu jadi milih ke pesantren atau pilihan yang diberikan dari ayah? " Tanya Diandra sambil menghapus air mata yang tadi sudah membasahi pipi cantik milik anak bungsunya
" Gak tau bunda bulan bingung boleh kasih bulan waktu buat nentuin bulan bakalan milih yang mana? " Meminta izin agar orang tuanya bisa memberi waktu untuk bulan berfikir bakalan milih yang orang tua pilihkan
" Yaudah kalo gitu ayah kasih waktu buat kamu milih yang mana,kalo gitu kita cari makan dulu nya pasti kalian berdua laparkan? " ucap lelaki paruh baya itu yang baru muncul habis mengejar bulan tadi
" Kita cari makan dulu nanti kamu milih yang mana sesuai kata hati kamu sayang " Diandra yang mengecup puncak kepala anaknya itu
" Ya bunda "
............
Lelaki berbaju koko putih yang sudah dilipat dengan sarung berwarna hitam polos tidak lupa dengan kopyah berwarna hitam yang membuat lelaki itu sangat mirip dengan kakaknya dia adalah adek kandung farhan
Afsar dan seorang laki-laki yang tadi mau ke
masjid dia gak sengaja mendengar suara laki laki nangis suara itu berasal dari kamar yang berada disamping kamarnya ia membuka sedikit pintu kamar kakaknya itu
Tanpa lama lama afsar dan seorang laki-laki yang tadi mau ke masjid menghampiri kakaknya itu farhan langsung terbangun dari sujud dan memeluk adiknya dengan air mata yang sudah membasahi pipi nya dada farhan bergemuruh tidak bisa dielak lagi ada rasa sesak
Sedangkan afsar mengerutkan keningnya karena tidak biasa kakaknya menangis ini kali pertama nya farhan menangis sehebat ini haikal-adeknya afsar dan farhan juga merasa bingung yang tiba-tiba seorang farhan yang notabene nya tidak pernah nangis
Iya emang bener dari ketiga anak umma aisyah yang paling jarang nangis itu farhan padahal saja dulu pas masih tk lah farhan yang paling sering nangis dari pada kedua adeknya semenjak ia sudah masuk kesekolah dasar ia sudah tidak pernah lagi nangis sampai kedua adeknya saja tidak pernah lagi melihat sang abang nangis
" Abang ada apa?, kenapa abang tiba tiba nangis kayak gini ? Kalo abang ada apa apa Cerita aja sama afsar bang!! " Kata afsar panik karena kakaknya gak mau cerita apa yang membuat ia menangis
" Abang udah buat dosa besar lal " Jawab lelaki itu dengan suara serak
" Abang habis ngebunuh orang? Abang habis mencuri? Abang habis judi? " Tebak laki laki itu yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari afsar sang empu saat mendapatkan tatapan tajam dari sang kakak hanya menampilkan deretan giginya yang tersusun rapi
" Dosa besar, emang abang udah ngelakuin apa sampai dosa besar? " Tanya semakin bingung karena jawaban yang diberikan kakaknya
Farhan melepaskan pelukannya dari afsar dan mengusap air mata dan area hidung yang tadi sudah membasahi kemudian farhan menarik nafas perlahan untuk menenangkan diri nya dan menceritakan kejadian dimana dia bisa ketemu gadis yang ia sendiri tidak tau gadis itu sudah langsung kabur
" Apakah abang harus melakukan poligami?" Tanya farhan yang membuat mereka berdua mengeleng tak habis fikir kakaknya terlalu cepat mengambil keputusan
" Gimana bang rasanya? " Tanya haikal yang sama seperti tadi yang langsung mendapatkan tatapan tajam lagi dan lelaki itu hanya menampilkan deretan gigi yang tersusun rapi
" Afsar tau abang sangat berhati hati biar tidak bersentuhan secara langsung sama perempuan itu kecuali sama mbak bulan emang keluarga mbak bulan mau anaknya dipoligami? Dan juga Semua perempuan itu gak mau suaminya poligami bang "
" Katanya nanti mbak bulan sama kedua orang tuanya mau datang kesini dan juga mbak bulan mau nyantri disini biar ingatan nya kembali coba abang pikir pikir dulu dan berdoa meminta petunjuk sama Allah atas permasalahan ini sama satu lagi abang jangan terlalu cepat bertindak " Lanjut afsar memperingati abang jangan terlalu cepat bertindak biasa ia selalu bertindak tanpa dipikir terlebih dahulu
" Yaudah kalo gitu afsar sama ikal pamit kemasjid dulu , Assalamu'alaikum " Pamit afsar ia langsung melenggang pergi hadapan kakaknya
" Waalaikumsalam "
............
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Gimana kabarnya kalian semua????
Mulut kalian kering?, ayok kita basahi dengan mengucapkan
Alhamdulillah........3×
Astaghfirullahal' adzim.......3×
Allahuakbar....... 3×
KAMU SEDANG MEMBACA
gus farhan &bulan
De TodoMenceritakan tentang seorang gadis yang bernama bulan andara elzena yang memiliki hobi yaitu balapan karena hobinya itu membuat dirinya terkena musibah Gara gara balapan itu ia melupakan semuanya sampai ia juga melupakan suaminya yang bernama Muham...
