Tadi umma aisyah menyuruh mereka untuk mengambil makanan yang ada diacara itu banyak sekali makanan dan minuman yang mereka hidangkan seperti bakso,es cream,Sate,seblak es kelapa, croffle, siomay, crepes dan tidak lupa disediakan kue kue kering lain nya
" Kamu mau makan apa,bulan? " Tanya farhan
" Kamu mau es cream? " Tanya farhan lagi karena tidak ada jawaban dari sang empu ia tahu kalo bulan sangat menyukai es cream dari makanan manis lain nya
" Bulan, kamu lagi lihatin apa? " Tanya farhan yang matanya fokus kearah yang dari tadi dilihat oleh bulan yang menuju kearah luar kebetulan acara pernikahan ini diadakan dengan cara terbuka disebuah lapangan yang luas tidak tertutup seperti acara pernikahan pada umumnya yang dilakukan didalam gedung
Tanpa menjawab pertanyaan farhan bulan melangkah kan kakinya menuju kearah pintu masuk farhan mengikuti langkah kakinya dibelakang dengan perasaan bingung
Tapi ia tetap mengikuti nya takut nya terjadi apa apa kepada sang istri
" BAPAK BISA GAK SIH GAK USAH KASAR SAMA ANAK KECIL " Bentak bulan kepada pria paruh baya yang menggunakan baju polisi
" Mbak kalo gak tau apa mending diem, saya tadi sudah nasehati mereka berdua jangan masuk kedalam takutnya akan merusak acara didalam " Ucap pria paruh baya yang menyuruh bulan untuk tidak ikut campur kedalam acara ini
Bulan yang mendengar kata kata yang keluar dari mulut pria paruh baya itu hanya terseyum smirk " Bapak lagi ngelawak atau gimana pak? "
" Maksut mbak apa? Mbak gak usah macem macem saya bisa mempenjarai mbak karena membuat keributan disini"
Farhan yang mendengar itu langsung membulat kan matanya sempurna ia tidak salah dengar kan kalo istri akan di penjarai " Udah bulan " Ucap farhan yang menarik lengan milik sang istri untuk menyudahi pertengkaran ini ia takut kalo sang istri benar benar akan di penjara
" Saya yang akan balik mempenjarai bapak atas penganiayaan anak kecil emang bapak menasehati mereka berdua tapi dengan cara membentak dan lebih parah nya lagi bapak melakukan kekerasan main fisik kepada mereka berdua dengan cara mendorong mereka,saya tau bapak menjalani tugas nya tapi bukan kayak gini bisa di nasehati baik baik tidak usah pakai kekerasan mereka juga manusia sama seperti bapak "
Setelah mengatakan itu bulan beralih ke arah dua anak yang berumur sekitar tiga tahun yang menangis bulan mensejajarkan posisi tubuhnya dengan tinggi badan dua anak itu ia menghapus air mata yang mengalir deras dipipi kedua anak itu
" Udah jangan nangis mendingan kita pergi dari sini, kalian berdua mau ikut kakak gak?, kita kealon alon itu yuk " Ajak bulan sambil menunjuk ke arah alon alon yang bersebrangan dengan acara pernikahan nya
Mereka berdua mengangguk bulan dengan cepat mengendong anak perempuan yang dikuncir dua itu sedangkan anak satu lagi di gendong oleh farhan
" Jangan nyebrang sendiri " Ucap farhan tangan kanannya ia gunakan untuk mengendong anak laki laki itu sedangkan tangan kirinya ia gunakan memegang kain lengan milik bulan mereka berdua menyembrangi jalan raya yang sangat ramai sekali
" Takut " Ucap anak perempuan itu dengan suara yang sangat pelan sekali di tangisannya tapi bulan mendengar dengan jelas ucapan itu
" Jangan takut disini ada kakak,kakak akan jagain kalian berdua dari orang orang yang nyakitin kalian berdua " Ucap bulan mengelus rambut anak perempuan itu saat bulan masih mengendong gadis itu ia merasakan kalo jantung anak perempuan itu sangat cepat tidak seperti detak jantung pada normal nya
" Kalian berdua jangan takut disini ada kak bulan sama kak farhan yang akan melindungi kalian,tenang kita gak akan nyakitin kalian,kalian percaya kan sama kita?" Ucap farhan mengelus rambut mereka berdua dengan secara berganti mereka berdua mengangguk sebagai jawabannya
KAMU SEDANG MEMBACA
gus farhan &bulan
AcakMenceritakan tentang seorang gadis yang bernama bulan andara elzena yang memiliki hobi yaitu balapan karena hobinya itu membuat dirinya terkena musibah Gara gara balapan itu ia melupakan semuanya sampai ia juga melupakan suaminya yang bernama Muham...
