BAB 41

50 5 0
                                        

•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••

Farel Elang Giandra

•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
.
.
.
.
.

...

"APA jadi racun itu buatanmu"teriak kaget seseorang di belakang William enteh sejak kapan

Erick ya Erick anak kesatu dari Acton dan Weni yang menatap tajam Davian, dibelakangnya ada Aldrian,Gibran Gavin dan Vian putra kesatu mereka semua,yang menatap tajam Davian yang ketakutan.

saat semua anak dan kakak iparnya ingin maju Kiara menghentikan mereka dengan ancaman,yang membuat mereka seketika terdiam karna ancamannya sangat menakutkan.

"jika kalian bergerak selangkah lagi jangan harap 2 kaki kalian akan selamat."ancaman Kiara yang seketika membuat langkah mereka terhenti,apa lagi melihat tatapan mematikan dari Kiara.

bukan tatapan tajam yang biasa saja tapi tatapan mematikan,seperti tidak bisa di bantah sama sekali karna jika Kiara sudah memerintah makah mereka tidak akan berani melawan.

di atas para tuan besar masih ada para nyonya Giandra yang lebih menyeramkan dari pada mereka,karna jika para nyonya sudah memberi perintah mereka tidak akan berani melawan.

"ini biar jadi urusanku,kalian tidak berguna katanya pembisnis yg hebat,dan juga hebat di dunia bawah tapi menemukan musuh yang menyakiti putraku saja masih tidak bisa dasar pengecut"ucap Kiara menatap neraka semua tajam.

tapi ini bukan Kiara ini adalah kepribadian Kiara yang lain yang bernama Clara yang lebih kejam dan menakutkan,bahkan membunuh dengan tangan kosong saja Clara bisa.

Clara menatap tajam anak,ipar dan Suami pemilik tubuh ini,ia menatap mereka remeh dan menjijikan.

mereka yang dibilang pengecut pun mengeraskan rahang mereka ingin marah tapi tidak bisa,ini bukan Kiara tapi Clara wanita gila yang bisa membunuh mereka dengan 3menit doang

"kenapa kau keluar,setelah sekian lama berdiam diri di tubuh istriku"tanya William pada Clara yang menatap mereka tajam.

Clara menatap William jijik,"cih...para pengecut ini aja nggak bisa nangkap Albreto"ucap Clara dengan santainya.

William menatap sinis Clara,"kau kira gampang melacak dia,"ucap Willian dengan serius,dan juga kesel karna ucapan Clara

"hei William kau bodoh apa bagaimana"tanya Clara pada William yang kebingungan dan juga nahan emosi di bilang bodoh.

"apa kau bilang bodoh kau kali yang bodoh"ucap William dengan nada tingginya

Clara menatap tajam William,dan berjalan sedikit ke arah William,tapi mundur dikit karna perintah Kiara di dalan jiwanya.

"keluarga lo punya hacker kan yang sangat jago,tapi lo nggak nyuruh dia buat cari keberadaan Alberto,definisi pria terbodoh sedunia bersama dengan keluarga lo itu benar-benar bodoh."ucap Clara dengan senyuman mengejek yang menurut mereka menyebalkan.

"cih...sebelum lu ngasih tau juga gua udh nyuruh hacker itu untuk cari tau keberadaan si bajiangan itu."ucap William dengan emosi menatap Clara dengan tajam.

FARELTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang