Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

BABY || 16

17.9K 1K 6
                                        

♥️♥️♥️haechanie watoyo♥️♥️♥️

KAK MARKIDI

Mark:
dimana?

Haechan:
diapartemen, kenapa?

Mark:
gue dibutik ini nungguin lo sama lucas
katanya mau kesini buat ngatur baju tunangan

Haechan:
enggak ada baju-bajuan
gue nggak mau sama lucas

Mark:
duh dek, lo mau buat daddy sama mae marah lagi?

Haechan:
kak, gue nggak mau sama lucas
selain brengsek dan mesum, dia belum berhenti sama yeri

Mark:
terus gue harus ngomong apa sama mereka nanti

Haechan:
ntar gue yang ngomong,
lagian tadi lucas ketemu sama jeno diapart gue
jeno bilang dia suami gue dan minta Lucas batalin perjodohan ini

Mark:
duh channnn
entahlah nanti, gue nggak bisa bantuin kalau daddy atau mae marah lagi sama lo

Haechan:
santai, gue bakal adepin sendiri
bye

Haechan langsung mematikan ponselnya dan mendengkus kesal. Lagian kalau dipikir-pikir, Johnny dulu pernah bilang kalau mereka tidak jadi tunangan, Ayah Lucas akan mencabut semua dana investasinya, tapi kan Johnny lebih kaya daripada Bapaknya Lucas, masa iya langsung bangkrut?

Jeno yang duduk di sofa sembari bermain hapenya lantas melirik kearah Haechan yang cemberut. "Kenapa?"

"Gue nggak mau sama Lucas."

"Sama. Gue nggak mau lo sama Lucas. Maunya lo sama gue aja."

"Mau gue juga gitu, tapi emang bisa?"

"BISA!" Jeno sangat antusias menjawabnya yang membuat Haechan langsung menatapnya.

"Bisa apa?"

"Lo sama gue."

"Dih, itu mah maunya elo."

"Tadi lo bilang gitu kok."

"Kapan? Kok gue nggak ngerasa bilang?"

Jeno langsung melirik Haechan lempeng. "Enggak, lo nggak ngomong. Gue aja yang kege-eran."

"Cih, nggak jelas."

Jeno lantas berdiri sembari mengantongi hapenya, yang membuat Haechan mengerutkan keningnya.

"Mau kemana?"

"Kerumah Yangyang."

"Siapa?"

"Temen gue. Mau cari kerjaan gue. Nggak mungkin gue mau make uang tabungan terus tanpa ada pemasukan. Ntar malah orang tua lo nggak mau nerima gue jadi mantunya kalau guenya miskin."

"Dihhh," cibir Haechan. "Emang Mas ada skill?"

"Adalah. Gue bisa apa aja."

"Jadi barista dikafe gue aja gimana? Gue gaji kok."

Jeno mengeryitkan keningnya. "Janganlah. Ntar malah dikira kita ada apa-apa."

Haechan ikut mengerutkan keningnya. "Yaudah kalau nggak mau."

"Euy, ya nggak gitu."

"Ya gimana? Kalau Mas nggak mau, ya gue nggak maksa."

Jeno berdecak pelan. "Okelah. Gue mau jadi barista lo."

BABY || NOHYUCKCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang