JAEMINJING
Jaemin:
nggak kangen rumah sampai nggak mau pulang?
Jeno:
males
nggak bakalan pulang kalau gue terus ditekan didunia perbisnisan
Jaemin:
kan bisa bicara baik-baik sama mereka kan jen
Jeno:
males
mendingan gue kerja sendiri, terus gue bakalan gedein kafe haechan dan gue sukses tanpa duit bapak lo
Jaemin:
amen,
tapi tanpa restu mereka, impian lo emang bakal jadi?
Jeno:
bodo, yang penting gue capek kalau harus stuck dibisnis perusahaan
jangankan hiling buat ngelepas lelah, istirahat aja bisa hitungan menit
Jaemin:
papa pengen ketemu lo nanti
Jeno:
atas dasar?
Jaemin:
lo dijodohin sama anak temennya papa
Jeno:
dih, ogah
lo aja sana yang datang, gue mah udah dapat yang perfect versi gue
Jaemin:
dih, gue juga ogah
renjun udah pas dihidup gue
Jeno:
kayanya otak bapak lee taeyong sedikit bergeser ketika perusahaannya hampir bangkrut karna presentasinya nggak pernah berhasil dipegang sama anak kesayangannya, lee jaemin
Jaemin:
itu semua karna elo bangsat, nggak pernah datang buat meeting
Jeno:
lagian elo kan diajari juga sama papa, masa nggak ngerti-ngerti
Jaemin:
heh jenong! mereka tuh maunya elo yang presentasi, karna lebih mudah dimengerti,
kalau sama gue katanya terlalu belibet, kan padahal papa ngajarinnya gitu
Jeno:
ck, males ah
mendingan lo kabur aja juga sana kerumah renjun,
tekuni dunia model lo tanpa ada campur tangan papa
biarin mereka mikir, kalau anaknya enggak selalu bergantung sama uangnya
dan yang paling penting, mereka bisa sadar kalau mereka terlalu menekan anaknya ini itu
Jaemin:
kasian buna
Jeno:
terserah lo
terpenting gue nggak bakalan datang buat ketemu sama papa yang mau jodohin gue
Jeno mematikan ponselnya. Ia lalu ikut bergabung tidur diranjang dengan Jisung yang berada ditengah mereka.
Jeno memiringkan tubuhnya, menatap Haechan dengan mengusap lembut pipi Haechan. "Tidur yang nyenyak Chan."
Jeno lalu sedikit bangkit dan mencondongkan dirinya untuk mencium kening Haechan. Ia juga mencium pipi bayi mungilnya. Setelah itu, barulah Jeno tidur.
🐶🐻
"HAECHAN!!"
Teriakan itu membuat Haechan juga Jeno langsung membuka matanya. Sinar matahari sudah masuk dama kamarnya akibat gorden yang sudah dibuka oleh seseorang.
"Hiks.... hiks...."
Jeno langsung mempuk-puk Jisung, sementara Haechan mulai menatap sumber suara.
Alangkah terkejutnya saat Haechan menatap Ten, Maenya sudah berdiri dengan berkacak pinggang. Mark juga ada dibelakang Ten dengan Johnny, Daddynya yang menatap bingung kelakuan Haechan.
KAMU SEDANG MEMBACA
BABY || NOHYUCK
Random-Karna bayi itu, takdir mempertemukan Jeno dan Haechan untuk menjalin sebuah hubungan sebagai keluarga- Budayakan follow, vote, dan comment temannn🤗 Intinya, jangan salah lapak. Ini bxb. NCT shipper. Nohyuck. JANGAN JADI SIDERS VRENNN😭 KALIAN MOOD...
