Beberapa menit berlalu kini waktu siang menunjukan pukul 10.13
Tokk tokkk tokkk
"Ya, masuk"-ucap freen
"Permisi nona boss,"-ucap gea
"Ya, ada apa gea?"-tanya freen
"Ada nona Darla Arsananta di luar, nona"-ucap ges sopan
"Hm, suruh masuk"-ucap freen
"Baik nona, saya permisi"-ucap gea
Gea keluar dari ruangan nona bos nya untuk menemui nona darla rekan bisnis nona bos nya.
Ceklekkkkk
"Selamat siang nona freen sarocha"-ucap darla
"Siang, ada apa nona darla"-ucap freen
"Begini nona, nanti malam mommy akan mengadakan acara makan malam, anda dan keluarga anda di undang untuk datang ke acara makan malam itu, apa anda bisa nona?"-ucap darla
"Ya nona akan saya usahakan"-ucap freen
"Terimakasi nona freen"-ucap darla
"Hmm"-ucap freen
"Ngmong ngmong apa anda sudah makan siang?"-tanya darla
"Belum, ini baru saja saya akan melakukan makan siang di luar"-ucap freen
"Owhhh kalo begitu, kita makan siang bersama saja bagaimana?"-tanya darla lagi
"Baiklah kalo begitu, mari"-ucap freen
Mereka berdua keluar dari ruangan itu yang kebetulan saat baru saja keluar terlihat ada seorang karyawan yang juga sedang berjalan melewati ruangan CEO.
Karyawan itu menyapa freen hanya dengan senyuman singkat. Namun freen belum sempat membalasnya karna karyawan itu berjalan dengan sangat terburu buru.
*Di dalam mobil freen
"Nona freen"-ucap darla
"Ya nona darla, ada apa"-ucap freen masih fokus pandangannya kedepan karna sedang menyetir
"Bolehkah saya memanggil nama anda saat berada di luar kantor, eumh maksud saya bisakah kita berteman biasa?"-tanya darla
"Tentu nona, anda boleh memanggil saya dengan sebutan freen saja, jangan kalah dengan pertemanan orang tua kita"-ucap freen tersenyum singkat
"Hhha iya kau benar freen, orang tua kita berteman masa anak anak nya tidak, hanya sebatas rekan kerja saja kan itu sangat tidak lucu bukan freen"-ucap darla
"Ya benar darla"-ucap freen
Didalam mobil mereka terus berbincang, hingga tak terasa kini mereka sudah berada di restoran yang mereka tuju. Mereka mulai memesan makanan.
Beberapa saat kemudian pesanan mereka datang dan mereka mulai mengobrol santai lagi.
"Freen apakah aku boleh menanyakan sesuatu"-ucap darla
"Tentu darla"-ucap freen
"Apakah umur mu tidak beda jauh dengan umurku?"-tanya darla
"Memangnya berapa umurmu darla?"-ucap freen
"Umurku 25"-jawab darla
"Oh, umur ku 24"-ucap freen
"Haha ternyata kita beda 1thn, aku lebih tua dari mu nong freen"-ucap darla tersenyum
"Ahh iya phi"-ucap freen sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal
"Freen, apa kah kau sudah mempunyai pacar?"-ucap darla
KAMU SEDANG MEMBACA
Cintaku Di Thailand (END)
RomanceWARNING!!! CERITA INI MENGANDUNG 18+ YANG BELUM CUKUP UMUR HARAP LEBIH BIJAK DALAM MEMILIH BACAAN!! - - Freen Sarocha Chankimha, anak tunggal dari pasangan Mr. Dan Mrs. Chankimha. Freen seorang CEO yang dikenal sangat tegas, cerdas namun baik hati d...
