Happy Reading🤗
Tambah keseruannya dengan banyak berkomentar😊😊
Ingat komentar itu gratis lohhh 😊😂😂
-------------------
"Berbohong demi kebaikan BOLEH KAH?" 🤔
Bantu komen man teman...
_ Viona Alesia _
*****
Mereka masih terus menyusuri jalan setapak yang berbatu. Reyv yang semula menggenggam tangan ana langsung melepaskannya secara spontan, lalu menghentikan langkahnya begitu saja yang membuat ana mau tidak mau ikut menghentikan langkah kakinya.
Reyv segera menoleh menatap ana dengan alis yang terangkat satu, bingung dengan ana yang ikut berhenti juga.
"Kenapa? " tanya ana yang melihat raut wajah reyv yang agaknya kebingungan.
"Kayaknya lo bahagia banget jalan sama gua? " bukan menjawab, reyv malah melempar pertanyaan yang membuat ana berdecak sebal mendengar nya.
"Ciiihhh.. Siapa juga yang bahagia sama cowok kulkas kayak lo. " ujar ana dengan kedua tangan bersedekap didada.
"Terus mau sampai kapan lo disamping gue? " tanya reyv masih dengan nada serupa ketika mereka bertemu untuk pertama kalinya. Menyebalkan sekali.
"A..apaan sih. Orang gue juga mau pergi kok. Bye.. " ujar ana dengan salah tingkah. Pasalnya ana sempat mengira jika reyv akan mengantarnya sampai rumah. Sungguh sebuah harapan yang membuat ana kembali merutuk kepada dirinya sendiri. Lagi pula mana mungkin reyv si pria berhati baja itu bersikap manis kepadanya. Jangankan kepadanya, mungkin kepada pacarnya kelak, ia tidak akan jauh beda dengan sekarang ini. Sangat tidak pengertian dan tidak romantis.
Semoga saja ana tidak mendapatkan pacar yang sikapnya seperti reyv, karena yang ana inginkan adalah cowok pengertian yang bisa mengerti keadaan pacarnya dan mau menerima dirinya apa adanya. Dan yang paling penting adalah mudah mengalah dan tidak pemarah.
sᥱᑲᥱᥣᥙm ᑲᥱᥒᥱr-ᑲᥱᥒᥱr mᥱᥒіᥒggᥲᥣkᥲᥒ rᥱᥡ᥎, ᥲᥒᥲ mᥱmᑲᥲᥣіk 𝗍ᥙᑲᥙһᥒᥡᥲ ძᥲᥒ mᥱᥒᥲ𝗍ᥲ⍴ rᥱᥡ᥎ sᥱkіᥣᥲs ᥣᥲᥣᥙ ᑲᥱrkᥲ𝗍ᥲ
" mᥲkᥲsіһ ᑲᥙᥲ𝗍 ᥡᥲᥒg 𝗍ᥲძі " sᥱ𝗍ᥱᥣᥲһ mᥱᥒgᥲ𝗍ᥲkᥲᥒ і𝗍ᥙ ᥲᥒᥲ ᑲᥱrᥣᥲᥣᥙ mᥱᥒіᥒggᥲᥣkᥲᥒ rᥱᥡ᥎ ᥡᥲᥒg һᥲᥒᥡᥲ mᥱᥒᥲ𝗍ᥲ⍴ᥒᥡᥲ ძᥱᥒgᥲᥒ 𝗍ᥲ𝗍ᥲ⍴ᥲᥒ ძᥲ𝗍ᥲr 𝗍ᥲᥒ⍴ᥲ ᑲᥱrᥒіᥲ𝗍 ᥙᥒ𝗍ᥙk mᥱmᑲᥲᥣᥲs ᥙᥴᥲ⍴ᥲᥒ ᥲᥒᥲ.
*****
"Na.. Gue denger lo diganggu petro ya kemaren.. " suara yang terdengar sangat cempreng itu, membuat ana segera menjauhkan ponselnya dari telinganya.
Ana sekarang tengah berada di ruang makan, setelah sampai rumah, ana merasakan cacing-cacing yang ada didalam perutnya meronta minta diberi asupan. Maka dari itu tanpa menunggu kedua orang tuanya ana segera makan. Menu makan malam di keluarga ana sangat sederhana, hanya ikan goreng yang tadi dipancing oleh papa ana dan tempe goreng, serta sambal hijau.
"Bisa gak sih, lo kalo ngomong gak usah keras-keras. Sakit tau telinga gue. Hampir berdarah nih.. " gerutu ana, yang membuat ala terkekeh diseberang sana.
KAMU SEDANG MEMBACA
Reyvana
Teen FictionReyv kevin Andara adalah ketua G-thunder, sebuah komunitas yang menjunjung tinggi solidaritas. Reyv merupakan anak dari penguasa yang kaya raya. Selain wajah dan penampilannya yang rada bad boy, ia juga merupakan murid berprestasi disekolahnya. Sika...
