Happy Reading 🤗
"Masih adakah harapan untuk bahagia? "
_viona alesia_
******
Petir berjalan menyusuri jalan setapak, sebuah jalan yang akan membawanya ke rumah saudaranya, yang berada tidak jauh dari markas G-Thunder. Saat sedang asyik menikmati mie kuah hasil buatan rehan dan likho, tiba-tiba saja hilda-ibu petir, menyuruhnya untuk kerumah pamannya yang kebetulan tidak terlalu jauh dari markas, untuk mengambil pesanan ibunya. Dan dengan hati dongkol, akhirnya petir berangkat tanpa menggunakan kendaraan alias berjalan kaki.
"Jalan kaki biar sekalian olahraga. " gumam petir sembari menikmati indahnya sore ini.
Matahari sore ini, menampakkan sinarnya dengan malu-malu. Awan yang saat ini sangat bersemangat, membantu matahari untuk bersembunyi dengan menutup sebagian cahayanya. Hal tersebut menjadikan sore menjadi sejuk, karena tidak mendung juga tidak panas. Perpaduan yang petir suka. Karena dengan seperti itu, petir tidak lagi perlu untuk membuka bajunya karena kepanasan, maupun menambah jaketnya karena kedinginan.
Petir berjalan sembari bersenandung riang. Terkadang ia menyapa beberapa orang yang terlihat sedang menikmati pemandangan sore dihalaman rumah mereka. Terkadang pula, dengan sifat jailnya, di lempar nya sekumpulan ayam yang sedang mencari makan menggunakan kerikil yang berada disekitar jalan. Hal konyol yang dilakukan oleh petir menyebabkan sekumpulan ayam tersebut menjadi ribut dan berlarian kesana kemari untuk melindungi diri. Melihat itu, petir tertawa terbahak-bahak tanpa merasa bersalah.
"Huft.... " petir berhenti berjalan sembari mengatur napasnya. Terlalu bersemangat, sepertinya membuat petir kelelahan.
"Mending gue bawa motor tadi. " ujarnya menyesali perbuatan yang dianggap ceroboh karena lebih memilih jalan kaki.
"Kalau udah capek baru nyesel. Dah ah cepet nyampe cepet pulang. Kasihan mikino di rumah. Pasti kesepian ditinggal gue seharian. " setelah berkata demikian, petir melangkah kembali menuju rumah pamannya, yang sudah dekat.
Mikino adalah burung beo jantan peliharaan petir. Ia membelinya di papua, ketika mengunjungi saudaranya yang tinggal disana. Mikino sudah sangat mahir dalam berbicara dan berinteraksi. Bahkan mengoceh sepanjang haripun bisa mikino lakukan. Mengumpat, membicarakan orang lain, bernyanyi, menangis dan tertawa, adalah ajaran yang petir ajarkan pada mikino. Satu lagi, mikino sangatlah PLAY BOY alias BUAYA sama seperti pemiliknya.
*****
"Menurut lo siapa lagi kalo bukan pacar reyv? " tanya shaka sembari merebut kembali ponselnya dari tangan Cherly.
Cherly tak menjawab. Ia hanya tidak habis fikir dengan apa yang baru saja ia lihat. Sebuah foto reyv sedang bersama seorang gadis di sebuah taman dekat sekolahnya. Bahkan difoto itu terlihat reyv sedang menatap gadis tersebut yang tengah tertawa. Sungguh terlihat romantis sekali.
"Nggak mungkin pacar reyv. Gue kan calon tunangan nya. " ujar Cherly tak Terima.
"Yaa... Kalo gue sih seterah pendapat lo aja. Tapi kalo gue fikir lagi, pantas sih reyv nolak lo terus. Karna dia emang udah punya pacar. " ujar shaka mengeluarkan pendapatnya mengenai foto yang dia ambil, ketika tak sengaja melihat reyv dan seorang gadis tengah duduk berdua di taman.
"Gue nggak percaya. " ujar Cherly dengan keras kepala.
"Dasar keras kepala. " umpat shaka sembari berjalan menuju pintu utama rumah Cherly.
KAMU SEDANG MEMBACA
Reyvana
Teen FictionReyv kevin Andara adalah ketua G-thunder, sebuah komunitas yang menjunjung tinggi solidaritas. Reyv merupakan anak dari penguasa yang kaya raya. Selain wajah dan penampilannya yang rada bad boy, ia juga merupakan murid berprestasi disekolahnya. Sika...
