Happy Reading 🤗🤗
Just keep smile to read this part😊😊
Doa terbaik buat kalian..
-------------
"Harusnya lo milih gue la, bukan malah milih dia yang udah jadi bangkai di neraka sana."
_ Viro setia saputra _
*****
"Bapak gak peduli kalian anak siapa. Karena disekolah ini semuanya sama, gak ada yang di beda-bedain. " ujar pak elan sembari ber jalan mondar-mandir di hadapan reyv dan teman-temannya.
"Tapi pak... Gue sama viro terlambat juga ada alasannya kok. " sahut chakra sembari menatap pak elan dengan tatapan menantang.
"Enak aja. Gak cuman lo yang punya alasan kenapa terlambat. Kita semua punya alasan kenapa terlambat datang kesekolah." sahut petir tak Terima.
"Yakin kalian terlambat ada sebabnya? " tanya pak elan sembari memicingkan mata meminta penjelasan lebih.
"Iya Pak. Tadi kita bantu anak kecil dulu di jalan, ya pas mau kesini. Makanya jadi telat." ujar viro dengan suara yang dibuat-buat agar pak elan percaya dengan ucapannya.
"WHAT? YANG BENER LO BANTU ORANG DI JALAN? " teriak petir dengan suara cempreng yang membuat semua orang yang berada di ruangan tersebut menutup telinga mereka.
"Iyalah. Emang lo kira, G-Thunder doang yang bisa bantuin orang? Riiidees juga bisa kali. " sewot chakra yang membuat pak elan dan yang berada didalam ruangan melongo mendengar jawaban chakra.
"Ouhh cerita nya iri nihh. " hardik rehan dengan sedikit meledek. Viro yang mendengar seketika diam tak berkutik, antara malu dan kesal mendengar hardikan rehan.
"SUDAH..... KALIAN BAPAK PANGGIL KE SINI ITU BUAT MERENUNGI KESALAHAN KALIAN, BUKAN MALAH ADU GENG KAYAK GINI. " bentak pak elan. Mendengar bentakan pak elan membuat mereka seketika langsung diam dan menunduk.
"POKOKNYA BAPAK GAK MAU TAU, KALIAN BAKAL BAPAK HUKUM HORMAT BENDERA SAMPAI JAM ISTIRAHAT NANTI. " suara pak elan masih terdengar menyeramkan, tapi kata menyeramkan mungkin hanya berlaku bagi mereka yang memang mempunyai hati nurani. Karena pada dasarnya reyv dan mereka yang berada di ruangan, bukanya takut akan hukuman maupun bentakan pak elan, malah menatap remeh pak elan.
"Bapak tau kalian tidak takut sama saya. Satu yang saya mau kalian patuh dan taat pada peraturan." setelah mengatakan itu pak elan melangkah keluar meninggalkan mereka yang ada didalam ruangan.
"Lahh malah pergi. " ujar petir sembari menyenderkan punggungnya pada kursi yang sedari tadi didudukinya.
"JUANCUKK.. " teriak chakra tiba-tiba membuat anggota G-Thunder seketika menoleh pada chakra dengan tatapan bertanya.
"Ngapa lo? " tanya rehan sinis.
Chakra tak menjawab hanya memberikan jari tengahnya pada rehan. Melihat itu membuat rehan segera berdiri dan hendak menghampiri chakra tapi urung karena dicegah oleh reyv.
"Awas lo.. " bentak rehan yang hanya ditanggapi senyum sinis oleh chakra.
Ya begitulah kedua geng tersebut. Tidak pernah akur, bahkan masalah kecil saja bisa membuat mereka sampai adu otot. Untung saja ketua G-Thunder tidak se ceroboh viro, walaupun memiliki wajah bagai iblis kesetanan, reyv masih bisa menahan diri, reyv tidak suka keributan, kecuali jika harga diri mereka di rendahkan baru dia akan maju untuk memberi pelajaran.
KAMU SEDANG MEMBACA
Reyvana
Ficțiune adolescențiReyv kevin Andara adalah ketua G-thunder, sebuah komunitas yang menjunjung tinggi solidaritas. Reyv merupakan anak dari penguasa yang kaya raya. Selain wajah dan penampilannya yang rada bad boy, ia juga merupakan murid berprestasi disekolahnya. Sika...
