Bab 9

2.4K 133 0
                                        

Happy reading

Setelah Wonwoo keluar dari kamar Dino, ia langsung membuka laci-laci untu mencari obat penahan rasa sakit yang ia simpan dihari sebelumnya.
"Arghhh dimana sih obatnya, ini juga kenapa perutku harus sangat sakit depan Wonwoo hyung."
Tangan Dino tak berhenti mengacak-acak lacinya.
"Ah ketemu! Aku harus terlihat baik-baik saja." Dino meminum obatnya lalu keluar kamar.

Sementara itu di meja makan..
"Ya! Sarapan sudah siap, yang mau makan silahkan." Ucap Mingyu lalu member satu persatu datang.
"Eh dimana Dino? Ku menyuruhmu memanggilnya, bukan?" Jeonghan kepada Wonwoo.
"Iya dia bentar lagi nyusul, tadi katanya mau ke kamar mandi dulu." Jawab Wonwoo dan tak lama kemudian Dino datang.
"Pagi semua, sudah lama aku tidak sarapan dengan toast." Dino
"Ya! Berterima kasihlah padaku, aku yang menyiapkan semua ini." Ucap Mingyu
"Hahaha aigoo, terimakasih hyungku yang tampan." Jawab dino tertawa.
Seventeenpun menikmati sarapannya. Mereka sesekali membahas tentang wawancara yang akan dilaksanakannya besok.
"Besok kita melakukan wawancara kan?" Woozi memulai obrolan.
"Benar." Scoups
"Apa PD nim ada memberitahu tentang apa yang harus di siapkan?" Tanya jun
"Belum, mungkin nanti." Jawab Scoups.
"Uhuk uhuk.. ahhh." Tiba-tiba Dino batuk lalu dia memegang perutnya. Roti yang di genggamnya pun terjatuh. Member langsung mengalihkan pandangannya.
"Ya! Ada apa? Makan dengan pelan-pelan!" Sontak mingyu mengambilkan air minum untuk Dino.
"Maaf perutku sedikit sakit." Ucap Dino yang sudah tak bisa menyembunyikan sakitnya.
"Perutmu sakit? Kenapa?" Scoups menghampirinya.
"Aku kurang tahu. Aku akan istirahat lagi sekarang." Dino berdiri dan akan pergi ke kamarnya.
"Mari biar aku antar." Hoshi menarik tangan Dino ke pundaknya.
"Sebentar, minumlah pereda nyeri sebelum kau istirahat lagi." Kata Jeonghan lalu ia bergegas mengambil obat dan memberikannya kepada Dino.
"Terimakasih, tolong jangan beritahu yang lain. Aku yakin aku akan membaik." Pinta dino dan member menyetujuinya.

Hari itu dihabiskan Dino hanya untuk beristirahat, dia hanya berada dalam kamarnya. Syukurnya rasa sakit pada perut Dino sedikit berkurang. Dia menjadi sedikit lega, karena ia tak ingin terganggu saat wawancara besok.

Tok tok tok...

"Dino-yaa, aku masuk ya?" Kata seungkwan dari luar
"Oh masuklah." Sahut dino. Seungkwan masuk dan duduk di kasur dino
"Apa kau sudah membaik?" Tanya nya.
"Iya aku lebih baik. Syukur hari ini kita libur." Jawab dino
"Jagalah kesehatanmu chan-ah.. kau tidak boleh jatuh sakit seperti ini. Aku dan yang lainnya khawatir." Ucap seungkwan memegang pundak dino
"Aku mengerti, maafkan aku telah membuatmu khawatir." Dino menunduk.
"Sudahlah, mari kebawah? Kita akan segera makan malam." Seungkwan
"Baiklah, ayo."

Member makan malam, setelah itu mereka mendapat arahan dari PD nim untuk wawancara mereka besok.
Hari telah berakhir, waktunya istirahat. Jadi para member pergi ke kamarnya masing-masing. Semuanya juga sudah cukup lega melihat Dino yang membaik.

Namun tak disangka saat tengah malam rasa sakit di perut dino muncul lagi. Dia juga mual lalu ia berusaha pergi ke toilet. Tetapi ia tak sanggup, ia terjatuh di lantai dan merintih kesakitan.
"Arghhh aku tidak sanggup."
"H-hyung.. siapa saja tolong aku." Dino mulai meneteskan air mata. Lalu mencoba meraih handphone nya. Saat handphone sudah ditangan Dino, ia menghubungi nomor kontak teratas di log panggilannya.

Tuutt tuutt...

"Halo, mengapa kau menelepon?"

"Si-siapapun tolong aku.."

........

Ceklek

"Ya!! Dino-yaa, bangun !!" Teriakan hoshi cukup heboh, hingga member keluar dan berlarian ke kamar dino.
"Hyung perutku sangat sakit." Ucap dino lemah dengan mata terpejam.
"Ada apa ini?!" Scoups
"Dia meneleponku berkata bahwa dia sakit, lalu aku kesini dan menemukan dia sudah seperti ini." Jelas hoshi
"Angkat dia ke kasurnya." Beberapa memberpun mengangkat dino.
"Aku akan membuat air hangat untuknya." Mingyu lalu pergi ke dapur
"Kita panggil dokter?" Ucap The8
"Ja-jangan." Tolak dino
"Bagaimana ini Seungcheol-ah?" Tanya joshua
Scoups dan yang lainnya tampak khawatir namun juga bingung. Bagaimana cara terbaik untuk mengatasi ini .










To be continued
Please waitt

Maap aku dr kemarin sibukkk :((

Thanks for support

Terimakasih, Dino.Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang